Eddy Soeparno Ajak Bloomberg NEF Gaungkan Potensi EBT Indonesia
Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, secara langsung memaparkan peta jalan transisi energi Indonesia kepada jajaran petinggi Bloomberg New Energy Finance (Bloomberg NEF) di London. Pertemuan strategis i
Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, secara langsung memaparkan peta jalan transisi energi Indonesia kepada jajaran petinggi Bloomberg New Energy Finance (Bloomberg NEF) di London. Pertemuan strategis ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian London Climate Action Week, yang turut dihadiri oleh dua Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Aryo Djojohadikusumo dan Bobby Gafur Umar.
Dalam audiensi yang berlangsung di kantor pusat Bloomberg NEF, Eddy Soeparno menemui CEO Albert Cheung beserta tim manajemen senior. Fokus utama pembicaraan adalah mengurai secara rinci implementasi visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang sangat terkait dengan penguatan kemandirian energi nasional. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak hanya berhenti pada komitmen politik, tetapi telah menjalankan aksi nyata penanganan iklim dan transisi energi secara konsisten sejak tahun 2024.
Misi Asta Cita dan Komitmen Nyata Pemerintah
Eddy menjelaskan bahwa pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menjabarkan penerapan program kerja prioritas nasional. Ia memastikan bahwa seluruh langkah strategis yang diambil selaras dengan upaya menekan emisi karbon dan memperkuat bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) di tanah air.
“Saya menjabarkan secara rinci komitmen Presiden Prabowo yang tertuang dalam Asta Cita dan penerapannya yang telah dilakukan sejak tahun 2024 sampai sekarang. Ini bukan sekadar wacana, tetapi langkah konkret yang terus berjalan,” ujar Eddy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/6/2026).
Menarik Perhatian Investor Global
Kehadiran dua pimpinan Kadin, Aryo Djojohadikusumo dan Bobby Gafur Umar, mempertegas sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendorong percepatan transisi energi. Dialog ini diharapkan mampu membuat Bloomberg NEF, sebagai lembaga riset energi terkemuka dunia, turut menggaungkan profil dan potensi besar EBT Indonesia di mata komunitas bisnis dan investor global.
Dengan luasnya potensi sumber daya seperti panas bumi, surya, hidro, dan angin, Indonesia dinilai memiliki posisi yang sangat strategis. Pertemuan ini menjadi jembatan diplomasi ekonomi untuk memastikan bahwa narasi transisi energi Indonesia diterima dengan baik oleh pasar keuangan internasional, membuka jalan bagi masifnya aliran pendanaan hijau ke berbagai proyek berkelanjutan di masa depan sebagaimana dilaporkan oleh Terdepan.id.
Comments (0)