BMKG Peringatkan Banjir Rob Pesisir Kalbar Akibat Super New Moon

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan siaga terkait potensi banjir pesisir atau rob yang mengancam wilayah Kalimanta

Jul 09, 2026 - 06:55
0 0
BMKG Peringatkan Banjir Rob Pesisir Kalbar Akibat Super New Moon
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan siaga terkait potensi banjir pesisir atau rob yang mengancam wilayah Kalimantan Barat. Fenomena astronomi Super New Moon yang sedang berlangsung diidentifikasi sebagai pemicu utama melonjaknya ketinggian air laut hingga berpotensi menggenangi daratan pesisir selama beberapa hari ke depan. Banjir rob telah mulai menunjukkan dampaknya di sejumlah ruas jalan Kota Pontianak. Petugas BPBD Kalimantan Barat diterjunkan untuk memantau langsung kondisi genangan air dan kesiapan infrastruktur drainase lokal. Jalan-jalan protokol yang biasanya kering berubah menjadi kolam-kolam air asin, mengganggu arus lalu lintas perkotaan dan aktivitas warga. Fenomena Super New Moon terjadi ketika Bulan berada dalam fase Bulan Baru dan secara bersamaan berada di titik terdekatnya dengan Bumi dalam orbit elipsnya, yang dikenal sebagai perigee. Secara visual, Bulan tidak akan tampak di langit karena seluruh permukaannya yang menghadap Bumi tidak menerima cahaya Matahari. Namun, dampaknya sangat nyata bagi lautan. Ketika Bulan berada sedemikian dekat dengan Bumi, gaya gravitasinya pada air laut meningkat secara signifikan. Analogi sederhananya seperti menarik selimut lebih kuat saat Anda mendekat ke ujung selimut itu. Tarikan gravitasi yang lebih kuat ini menghasilkan pasang laut yang jauh lebih tinggi dari biasanya, atau yang disebut pasang perigean.

Mekanisme Super New Moon dan Dinamika Pasang Ekstrem

Pasang surut air laut pada dasarnya dikendalikan oleh tarian gravitasi antara Bumi, Bulan, dan Matahari. Pada saat Super New Moon, konfigurasinya menjadi istimewa karena Matahari dan Bulan sejajar di sisi yang sama dari Bumi, menciptakan fenomena syzygy. Gaya gravitasi gabungan keduanya bekerja seperti dua orang yang menarik tali ke arah yang sama; efeknya maksimal dan saling memperkuat. Ketika fenomena syzygy ini bertepatan dengan perigee Bulan, hasilnya adalah pasang astronomis tertinggi dalam siklus tahunan. Air laut "menumpuk" di wilayah ekuator dan mendorong masuk ke daratan melalui muara sungai dan celah pesisir yang rendah. Di Kalimantan Barat, yang geografinya dipenuhi delta dan sungai-sungai besar seperti Kapuas, efek ini menjadi sangat kritis. Air laut yang terdorong masuk akan menahan aliran air tawar dari sungai ke laut, sehingga air meluap dari badan sungai dan saluran drainase ke wilayah urban. BMKG memproyeksikan rentang ketinggian pasang maksimum berkisar antara 1,8 hingga 2,1 meter di atas mean sea level untuk beberapa titik pemantauan di pesisir Kalbar. Model prediksi ini memperhitungkan tidak hanya faktor astronomis, tetapi juga data batimetri dan topografi pesisir lokal.
Parameter Pasang Normal (Kondisi Rata-rata) Pasang Super New Moon (Juli 2026)
Ketinggian Maksimum 1,2 - 1,5 meter 1,8 - 2,1 meter
Durasi Genangan 1-2 jam 3-5 jam
Wilayah Terdampak Terbatas di bibir pantai Meluas ke jalan protokol & pemukiman
Konfigurasi Astronomis Pasang purnama/baru standar Syzygy + Bulan di Perigee
Fenomena ini diperkirakan akan berlangsung hingga 22 Juli 2026, dengan periode puncak yang memerlukan kewaspadaan tertinggi pada jam-jam menjelang dini hari dan senja, saat pasang mencapai elevasi maksimalnya. "Kombinasi faktor astronomis dan kondisi topografi rendah Kalbar membuat banjir rob tidak hanya menjadi isu meteorologis, tapi sudah menjadi tantangan hidrologi dan tata kota jangka panjang," ujar seorang peneliti oseanografi dari Institut Teknologi Bandung yang telah lama mengamati dinamika pesisir barat Kalimantan. Ancaman ini diperparah oleh fenomena penurunan muka tanah (land subsidence) di beberapa kawasan urban Pontianak, yang secara ironis menaikkan elevasi relatif air laut terhadap daratan. Dengan kata lain, bahkan tanpa kenaikan absolut muka laut, daratan yang menurun akan membuat banjir rob semakin sering dan parah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User