Bima Arya Dorong Mahasiswa Unhan NTT Miliki Visi sebagai Bekal Masa Depan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan pesan penting tentang kepemimpinan kepada mahasiswa Politeknik 'Ben Mboi' Universitas Pertahanan (Unhan) di Kabupaten Belu, Nus

Jul 07, 2026 - 23:38
0 0
Bima Arya Dorong Mahasiswa Unhan NTT Miliki Visi sebagai Bekal Masa Depan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan pesan penting tentang kepemimpinan kepada mahasiswa Politeknik 'Ben Mboi' Universitas Pertahanan (Unhan) di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam pengarahannya pada Sabtu (27/6), ia menekankan bahwa visi adalah elemen fundamental yang membedakan manusia biasa dengan mereka yang mampu menciptakan perubahan besar. Tanpa visi yang jelas, seseorang hanya akan bergerak mengikuti arus tanpa arah yang pasti.

Visi dan Disiplin: Fondasi Kepemimpinan

Bima Arya menjelaskan bahwa visi bukan sekadar angan-angan atau cita-cita abstrak, melainkan komitmen yang terukur dan memberikan tujuan. Ia mendorong para mahasiswa untuk memproyeksikan diri mereka dua dekade ke depan—apa yang ingin mereka capai, tanggung jawab apa yang akan mereka emban, dan kontribusi apa yang bisa mereka berikan bagi bangsa. Proyeksi tersebut, menurutnya, akan membentuk fondasi mental seorang pemimpin. Visi tersebut kemudian harus diikat oleh disiplin yang tinggi. "Visi hanya menjadi mimpi jika tidak disertai disiplin untuk mewujudkannya," tegasnya. Bima Arya mencontohkan bagaimana disiplin militer yang diterapkan di lingkungan Unhan dapat menjadi wahana ideal untuk melatih konsistensi, karena pemimpin masa depan harus mampu menjembatani jarak antara rencana dan eksekusi.

“Kalau kalian sudah tahu di depan kalian mau ke mana, di depan kalian mengerjakan apa, di depan kalian mengembangkan tanggung jawab apa, kalian sudah selesai dengan diri kalian—kalian memiliki visi. Itu yang paling utama.”

Pengarahan yang berlangsung di Terdepan.id pantau tersebut menjadi momentum refleksi bagi para mahasiswa Unhan. Bima Arya mengajak mereka untuk tidak sekadar mengandalkan ilmu teknis yang diperoleh di bangku kuliah, melainkan juga membangun peta jalan hidup yang kokoh. Dengan memiliki visi yang tajam, seorang pemimpin akan mampu bertahan dalam situasi sulit dan tetap membuat keputusan yang tepat. Konsep ini relevan dengan tantangan global dan nasional yang membutuhkan inovasi serta kepemimpinan adaptif. Para mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan di sektor pertahanan, tetapi juga inisiator yang mampu melihat ancaman dan peluang jauh sebelum terjadi.

Sebagai penutup, Bima Arya berpesan bahwa pembentukan visi harus dimulai sejak dini, terutama bagi generasi yang tengah menempuh pendidikan tinggi. Unhan, dengan kurikulum yang mengintegrasikan kedisiplinan dan wawasan strategis, dinilai memiliki posisi strategis untuk mencetak pemimpin masa depan. Ia pun mengingatkan, "Pemimpin bukanlah mereka yang menunggu perintah, melainkan mereka yang punya tujuan dan disiplin melangkah ke sana. Kalian semua calon pemimpin itu." Pengarahan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa visi, saat dipadukan dengan tindakan konsisten, akan menjadi bekal paling berharga dalam mengarungi karier dan kehidupan berbangsa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User