Bellingham Bawa Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026
Miami, 12 Juli 2026 – Timnas Inggris memastikan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026 dalam laga yang mendebarkan melawan Norwegia. Bertanding di Stadion Mia
Miami, 12 Juli 2026 – Timnas Inggris memastikan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026 dalam laga yang mendebarkan melawan Norwegia. Bertanding di Stadion Miami yang megah, pasukan Gareth Southgate harus bersusah payah menyingkirkan wakil Skandinavia itu dengan skor 2-1 melalui babak tambahan waktu. Gol dramatis dari Jude Bellingham pada menit ke-113 menjadi penentu kemenangan dan menegaskan status Inggris sebagai salah satu favorit juara.
Drama Extra Time di Miami
Pertandingan berlangsung ketat sejak kick-off pukul 03.00 WIB. Norwegia yang diperkuat Erling Haaland justru tampil menekan di babak pertama, memaksa kiper Inggris Jordan Pickford melakukan sejumlah penyelamatan krusial. Inggris mencoba membalas lewat serangan balik cepat, namun pertahanan kokoh yang dikomandoi Leo Østigård mampu meredam agresivitas Harry Kane dan kawan-kawan.
Skor imbang 0-0 bertahan hingga babak pertama usai. Pasca jeda, intensitas permainan meningkat. Pada menit ke-58, Inggris akhirnya memecah kebuntuan lewat skema tendangan bebas cantik yang dieksekusi James Maddison. Bola melengkung ke pojok kanan gawang yang tak mampu dijangkau kiper Mathias Dyngeland.
Keunggulan Inggris ternyata tak bertahan lama. Hanya 12 menit berselang, Haaland menyamakan kedudukan lewat sundulan mematikan memanfaatkan crossing presisi dari Martin Ødegaard. Stadion bergemuruh, momentum berpihak ke Norwegia. Kedua tim saling jual beli serangan di sisa waktu normal, namun tak ada gol tambahan sehingga laga harus dilanjutkan ke extra time.
Di babak tambahan, kebugaran pemain diuji. Inggris yang lebih dalam mengandalkan pengalaman akhirnya menentukan nasib. Pada menit ke-113, Bellingham yang tampil luar biasa sepanjang laga menerima umpan terobosan dari Declan Rice. Dengan ketenangan khas gelandang 23 tahun itu, ia mengecoh satu bek lalu melepaskan tendangan mendatar yang membentur tiang dalam sebelum bergulir ke gawang. Gol itu seperti belati yang mengakhiri perlawanan heroik Norwegia.
Jude Bellingham: Pahlawan di Laga Krusial
Penampilan Bellingham memang pantas diacungi jempol. Sepanjang 120 menit, ia tidak hanya mencetak gol penentu, tetapi juga mencatat 92 persen akurasi operan, menciptakan tiga peluang emas, dan memenangi tujuh duel lini tengah. Ia menjelma menjadi jenderal lapangan tengah yang mengatur ritme permainan Inggris.
"Saya hanya mencoba memberikan segalanya untuk negara ini. Gol itu untuk seluruh rakyat Inggris yang mendukung kami. Ini malam yang luar biasa," ujar Bellingham selepas pertandingan dengan mata berkaca-kaca.
Kapten Harry Kane pun memuji performa rekan setimnya itu. "Jude adalah pemimpin di lapangan meski usianya masih muda. Dia pantas dapat pujaan malam ini," kata Kane.
Perjalanan Inggris Menuju Semifinal
Inggris melaju ke semifinal setelah menjuarai Grup E dengan sempurna, mengalahkan Kanada di babak 16 besar, dan kini menaklukkan Norwegia. Ini adalah semifinal ketiga Inggris dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir, menandakan konsistensi tinggi skuad asuhan Southgate yang kini diisi perpaduan pemain senior berpengalaman dan talenta muda brilian.
Fakta Menarik di Balik Kemenangan
- Gol Kemenangan di Extra Time: Bellingham menjadi pemain Inggris pertama setelah Paul Gascoigne yang mencetak gol penentu di babak tambahan Piala Dunia. Gazza melakukannya di semifinal Piala Dunia 1990 melawan Jerman Barat, meski saat itu Inggris kalah adu penalti.
- Rekor Pertemuan: Inggris kini memperpanjang rekor tidak terkalahkan melawan Norwegia menjadi delapan pertemuan terakhir. Kekalahan terakhir mereka terjadi pada 2002.
- Haaland Gagal Jadi Pahlawan: Meski mencetak gol penyeimbang, Haaland gagal membawa Norwegia lebih jauh. Striker Manchester City itu mencatat 8 gol di turnamen ini, menjadi pencetak gol terbanyak sementara, tapi harus pulang lebih awal.
- Stadion Miami Penuh: Laga disaksikan 65.326 penonton yang mayoritas pendukung Inggris, menciptakan atmosfer seperti di Wembley.
- Bellingham Termuda: Di usia 23 tahun 2 bulan, Bellingham adalah kapten termuda ketiga yang bermain di babak perempatfinal Piala Dunia setelah Diego Maradona dan Lothar Matthäus.
Norwegia Tersingkir dengan Kepala Tegak
Meski kalah, penampilan Norwegia patut diapresiasi. Tim asuhan Ståle Solbakken menunjukkan organisasi permainan modern dan semangat juang tinggi. Mereka bukan lagi sekadar tim yang menggantungkan segalanya pada Haaland, tetapi kolektifitas tim yang solid.
"Kami sedih, tentu saja. Tapi saya bangga dengan apa yang kami capai. Kami sudah memberikan perlawanan maksimal dan menunjukkan bahwa sepak bola Norwegia pantas diperhitungkan," kata pelatih Solbakken.
Di semifinal, Inggris akan menghadapi pemenang antara Brasil dan Portugal yang bertanding beberapa jam kemudian. Peluang mereka untuk mengulang sukses 1966 semakin terbuka lebar.
[SOCIAL_TWEET]: 🚨 INGGRIS KE SEMIFINAL! Bellingham cetak gol extra time di menit ke-113, kalahkan Norwegia 2-1. Malam dramatis di Miami! Akankah Football's Coming Home tahun ini? #PialaDunia2026 #ThreeLions #ENGNOR[SOCIAL_TG]: ⚽️ Final pun pake drama extra time! Bellingham ⭐️ mengantar Inggris 🇬🇧 lolos semifinal Piala Dunia 2026 usai kalahkan Norwegia 🇳🇴 2-1. Gol di menit 113! Semifinal ketiga dalam tiga edisi terakhir. Football's coming home? 🔥
Comments (0)