Batam Perkuat Layanan HIV, Dorong Deteksi Dini Tanpa Takut
Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan setempat memperkuat layanan pencegahan dan pengobatan HIV/AIDS sebagai bagian dari strategi nasional eliminasi AIDS pada 2030. Program yang diperluas ini ...
Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan setempat memperkuat layanan pencegahan dan pengobatan HIV/AIDS sebagai bagian dari strategi nasional eliminasi AIDS pada 2030. Program yang diperluas ini mencakup peningkatan kapasitas tes sukarela, pendampingan konseling, serta jaminan ketersediaan obat antiretroviral (ARV) di seluruh puskesmas dan rumah sakit rujukan. Masyarakat pun didorong untuk tidak takut melakukan pemeriksaan apabila memiliki faktor risiko, seiring kampanye “Batam Bebas Stigma”.
Mengakhiri Ketakutan: Tes HIV Bukan Ancaman
Salah satu hambatan terbesar dalam penanggulangan HIV adalah stigma sosial yang melekat, sehingga banyak orang enggan memeriksakan diri. Kepala Dinas Kesehatan Batam, drg. Diana Putri, M.Kes., menekankan bahwa saat ini tes HIV dapat dilakukan secara rahasia dan gratis di 21 unit layanan kesehatan. Prosedur tes menggunakan metode rapid test dengan hasil yang keluar dalam waktu 15 menit. Bila hasilnya reaktif, pasien akan langsung dirujuk ke layanan konfirmasi dan konseling untuk memulai pengobatan sedini mungkin.
Ibarat seperti memeriksa kadar gula darah rutin, tes HIV seharusnya menjadi bagian dari pemeriksaan kesehatan berkala bagi siapa saja yang aktif secara seksual tanpa pengaman, berganti-ganti pasangan, atau terlibat dalam penggunaan jarum suntik tidak steril. Dinas Kesehatan juga menggandeng komunitas populasi kunci melalui lembaga swadaya masyarakat untuk menyebarkan informasi dan menjemput bola ke tempat-tempat yang sulit diakses.
Angka Kasus dan Ketersediaan ARV
| Indikator | 2023 | 2024 (target) |
|---|---|---|
| Estimasi ODHA di Batam | 2.450 | 2.600 |
| ODHA yang mengetahui status | 1.872 (76%) | 2.200 (85%) |
| ODHA yang menerima ARV | 1.560 (64%) | 1.950 (75%) |
| Viral load tersupresi | 1.280 (52%) | 1.690 (65%) |
Data menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan antara estimasi jumlah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dan mereka yang benar-benar mengakses pengobatan. Dengan perluasan layanan, Pemko Batam optimistis pada akhir 2024 dapat mencapai target 95-95-95: 95% ODHA mengetahui status, 95% dari yang tahu status menerima ARV, dan 95% dari yang menerima ARV mengalami supresi virus. Supresi virus berarti kemampuan menekan jumlah virus dalam tubuh hingga tidak terdeteksi, sehingga ODHA tidak lagi menularkan HIV kepada pasangannya—konsep yang dikenal sebagai U=U (Undetectable = Untransmittable).
Inovasi Layanan untuk Pasien
Untuk meningkatkan kualitas hidup pasien, Batam kini menerapkan layanan multi-month dispensing (MMD), yaitu pemberian obat ARV untuk jangka waktu hingga tiga bulan bagi pasien yang sudah stabil. Hal ini mengurangi frekuensi kunjungan ke fasilitas kesehatan dan membantu pasien bekerja dan beraktivitas normal. Selain itu, telekonseling melalui aplikasi Sehati Batam mulai diujicobakan agar pasien dapat berkonsultasi dari rumah tanpa khawatir identitasnya terekspos.
“HIV bukan lagi vonis mati. Dengan pengobatan rutin, usia harapan hidup ODHA hampir sama dengan populasi umum. Masyarakat harus berani tes dan berobat,” tegas drg. Diana.
Program ini mendapat dukungan dari Global Fund dan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau. Ke depan, Batam akan menambah tiga puskesmas dengan layanan spesialis infeksi menular dan membentuk support group di setiap kecamatan untuk memastikan tidak ada pasien yang putus obat.
[TAGS]: HIV Batam, tes HIV, ARV, stigma, U=U, eliminasi AIDS [SOCIAL_TWEET]: Batam perkuat layanan HIV: tes gratis di 21 faskes, ARV 3 bulan untuk pasien stabil. Target 95-95-95 pada 2024. [SOCIAL_FB]: Singkirkan rasa takut! Batam perluas tes dan pengobatan HIV gratis demi eliminasi AIDS 2030. Konsep U=U jadi kunci: bila virus tak terdeteksi, HIV tak menular. Info lengkap di sini. [SOCIAL_TG]: Layanan HIV Batam makin mudah: rapid test 15 menit, ARV 3 bulan, telekonseling rahasia. Target tahun ini 85% ODHA tahu status. [SOCIAL_THREADS]: Tes HIV bukan aib. Di Batam, kamu bisa tes gratis 15 menit, hasil rahasia. Kalau positif, pengobatan langsung tersedia. Stop stigma, mulai dari dirimu sendiri.
Comments (0)