Bagnaia dan Marquez Segera Berpisah, Rossi Disinggung-singgung

Dua Musim Harmonis yang Tak Terduga Francesco Bagnaia secara terbuka membahas dinamika hubungannya dengan Marc Marquez menjelang perpisahan mereka di penghujung musim MotoGP 2026. Dalam beberapa k

Jul 08, 2026 - 08:56
0 0
Bagnaia dan Marquez Segera Berpisah, Rossi Disinggung-singgung

Dua Musim Harmonis yang Tak Terduga

Francesco Bagnaia secara terbuka membahas dinamika hubungannya dengan Marc Marquez menjelang perpisahan mereka di penghujung musim MotoGP 2026. Dalam beberapa kesempatan wawancara, pembalap asal Italia itu menggambarkan kerja sama keduanya sebagai sesuatu yang berjalan jauh lebih mulus daripada ekspektasi banyak pihak. Padahal, ketika Marquez pertama kali bergabung ke Ducati Lenovo Team, muncul kekhawatiran besar bahwa garasi pabrikan asal Borgo Panigale itu akan berubah menjadi arena perang dingin.

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa dasar. Bagnaia tumbuh besar di bawah naungan Valentino Rossi melalui VR46 Riders Academy, sementara Marquez adalah sosok yang terlibat dalam rivalitas paling sengit dan kontroversial dengan The Doctor sepanjang sejarah MotoGP modern. Banyak yang menduga loyalitas personal Bagnaia kepada mentornya akan memicu gesekan tak terhindarkan dengan Marquez. Namun, kenyataannya berbicara lain.

Bayang-Bayang Rossi dalam Garasi Ducati

Saat menyinggung perpisahan ini, Bagnaia tidak menghindari pembahasan mengenai Valentino Rossi. Ia mengakui bahwa banyak pihak kerap menghubung-hubungkan hubungan profesionalnya dengan Marquez ke dalam konteks perseteruan masa lalu antara Rossi dan pembalap Spanyol itu. "Orang-orang sering membawa nama Valentino ketika membicarakan saya dan Marc. Itu adalah cerita lama yang sudah menjadi bagian dari sejarah MotoGP, tapi saya dan Marc adalah pembalap yang berbeda, di era yang berbeda," ungkap Bagnaia dalam sebuah sesi media yang dikutip Terdepan.id.

Meskipun demikian, Bagnaia mengisyaratkan bahwa rasa hormat profesional mampu mengesampingkan isu-isu personal yang sempat menghantui kolaborasi mereka. Selama nyaris dua musim penuh berbagi data, strategi, dan sesi pengembangan motor Desmosedici GP, kedua pembalap yang sama-sama menyandang status juara dunia itu berhasil menjaga suasana tetap kondusif.

Arah Baru: Aprilia dan Akhir Era Ducati

Perpisahan ini menjadi titik balik signifikan dalam karier Bagnaia. Kepindahannya ke Aprilia Racing akan mengakhiri empat tahun kebersamaannya dengan Ducati pabrikan—periode yang telah memberinya dua gelar juara dunia kelas premier. Sementara itu, Ducati tidak membuang waktu untuk mengamankan masa depan mereka dengan merekrut Pedro Acosta, pembalap muda sensasional asal Spanyol, yang akan menjadi tandem baru Marquez mulai musim 2027.

Perombakan besar-besaran ini akan mendefinisikan ulang peta persaingan MotoGP dalam beberapa tahun ke depan. Bagnaia akan menghadapi tantangan besar membawa Aprilia ke level kompetitif, Marquez akan tetap menjadi ujung tombak Ducati bersama talenta muda paling menjanjikan, dan dinamika baru di antara para pembalap papan atas pun siap menciptakan babak segar yang tak kalah menarik dari rivalitas legendaris yang pernah ada sebelumnya. Laporan ini pertama kali dimuat oleh Terdepan.id.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fahmi-reza

Reporter Startup. Reporter startup dan ekosistem pendanaan.

Comments (0)

User