ASN Tewas dalam Mobil di Bandara Juanda, Wabup Bangkalan: Tak Ada Tugas Dinas
Pihak Pemerintah Kabupaten Bangkalan memberikan klarifikasi terkait penemuan jenazah seorang aparatur sipil negara (ASN) di area parkir Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Wakil Bupati Bangkalan
Pihak Pemerintah Kabupaten Bangkalan memberikan klarifikasi terkait penemuan jenazah seorang aparatur sipil negara (ASN) di area parkir Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Wakil Bupati Bangkalan Moh Fauzan Ja'far menegaskan bahwa korban yang diketahui bernama RJS (50), Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), sedang tidak dalam penugasan dinas saat insiden nahas tersebut terjadi.
Berdasarkan laporan yang diterima Terdepan.id, kendaraan yang digunakan korban memang terdaftar sebagai mobil dinas operasional. Meski demikian, hasil penelusuran internal Pemkab Bangkalan menunjukkan bahwa pada hari kejadian tidak ada agenda kedinasan yang melibatkan almarhum, terutama yang mengharuskannya berada di kawasan bandara. "Setelah kami cek, tidak ada surat tugas atau agenda dinas ke luar daerah untuk yang bersangkutan," ujar Fauzan.
Konfirmasi dan Kondisi Lapangan
Atas kejadian ini, Pemkab Bangkalan menyatakan rasa duka yang mendalam. Pihak Wabup langsung bergerak cepat dengan menginstruksikan Dinas PRKP untuk segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di area parkiran Bandara Juanda. Langkah ini diambil guna memastikan kebenaran identitas korban serta status kendaraan operasional yang digunakan.
Dari hasil identifikasi awal, berupa catatan aset pemerintah daerah, dipastikan bahwa kendaraan model MPV tersebut merupakan unit khusus yang digunakan oleh Sekretaris Dinas PRKP. "Berdasarkan catatan di bagian Aset Pemerintah Kabupaten Bangkalan, memang benar mobil itu merupakan kendaraan operasional khusus Sekretaris Dinas PRKP. Dan dari identitasnya jelas, meski secara fisik belum bisa dikenali," tutur Fauzan melalui keterangan yang dilansir dari jaringan media Terdepan.id di Jatim.
Berdasarkan catatan di bagian Aset Pemerintah Kabupaten Bangkalan, memang benar mobil itu merupakan kendaraan operasional khusus Sekretaris Dinas PRKP. Dan dari identitasnya jelas meski secara fisik belum bisa dikenali
Saat ini, aparat kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kematian pejabat dinas tersebut di dalam mobil dinas. Pihak keluarga korban pun dikabarkan telah dihubungi oleh instansi terkait untuk proses lebih lanjut.
Comments (0)