11 Jam Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang Belum Padam, Ini Kendalanya

Tangerang, Terdepan.id – Kebakaran besar yang melanda pabrik sandal jepit PT Murni Karetindo Lestari di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, telah memasuki jam ke‑11 dan hingga kini api belum sepenu

Jul 08, 2026 - 00:10
0 0
11 Jam Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang Belum Padam, Ini Kendalanya

Tangerang, Terdepan.id – Kebakaran besar yang melanda pabrik sandal jepit PT Murni Karetindo Lestari di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, telah memasuki jam ke‑11 dan hingga kini api belum sepenuhnya dapat dipadamkan. Ratusan personel gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Dinas Pemadam Kebakaran, serta relawan masih berjibaku di lokasi untuk menjinakkan si jago merah sekaligus mengantisipasi potensi perambatan ke permukiman padat penduduk yang berada di sekitar pabrik.

Lokasi pabrik yang berada di Jalan Raya Cipondoh itu menyimpan ribuan material sandal berbahan dasar karet sintetis dan plastik busa. Sifat bahan yang mudah terbakar dan menghasilkan api dengan suhu tinggi membuat pemadaman berlangsung sulit. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengungkapkan bahwa titik paling parah berada di bagian belakang pabrik, tepat berbatasan langsung dengan gang milik warga.

Petugas Fokus Lindungi Permukiman Warga

Tim pemadam dikerahkan secara intensif di sisi barat dan utara bangunan yang berdekatan dengan rumah penduduk. Penyemprotan air dan foam dilakukan tanpa henti guna menciptakan sekat pendingin antara area yang terbakar dan kawasan permukiman. Menurut Mahdiar, strategi tersebut membuahkan hasil positif sejauh ini.

“Ini (bagian belakang) adalah titik terparah saat terjadi kebakaran semalam di bagian belakang pabrik yang dekat dengan permukiman warga. Alhamdulillah, sampai saat ini permukiman warga aman terkendali,” ujar Mahdiar, Senin (22/6/2026).

Meski hunian warga berhasil diamankan, ancaman ambruknya struktur bangunan pabrik dan kepungan asap tebal masih menjadi kekhawatiran. BPBD telah mengimbau warga di radius 100 meter untuk sementara menjauh dan menggunakan masker.

Kendala di Lapangan

Laporan Terdepan.id dari lapangan mengidentifikasi sejumlah kendala yang memperpanjang proses pemadaman. Pertama, akses jalan sempit di belakang pabrik membuat unit mobil pemadam kesulitan mendekat. Petugas terpaksa menarik selang sepanjang lebih dari 150 meter dengan bantuan pompa portabel. Kedua, kandungan kimia pada bahan baku sandal yang terbakar menghasilkan gas beracun, sehingga penyemprotan hanya bisa dilakukan dari arah melawan angin agar petugas tidak keracunan.

Selain itu, pasokan air menjadi tantangan klasik. Sumber air terdekat dari kanal Kali Cipondoh memiliki debit yang terbatas, sehingga petugas menerapkan pola gilir untuk mengisi tangki. “Kami sudah mengerahkan empat unit mobil tangki dan mencari suplai dari hydrant kota, tapi konsistensi tekanan air masih fluktuatif,” jelas seorang petugas di lokasi.

Sementara itu, banyaknya tumpukan kardus, lem, dan spons dalam gudang menyebabkan api terus menyala di titik‑titik dalam. Petugas harus membongkar puing secara manual dengan alat berat mini untuk mencapai sumber api yang tersembunyi. Hingga pukul 11.00 WIB, upaya pendinginan masih terus dilakukan, memanfaatkan jeda angin yang mulai mereda.

Pihak manajemen PT Murni Karetindo Lestari belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kebakaran. Kerugian material ditaksir mencapai miliaran rupiah. Beruntung, belum ada laporan korban jiwa. Ratusan karyawan yang sedang tidak beroperasi penuh pada akhir pekan telah dievakuasi lebih awal ketika api mulai membesar sekitar pukul 23.30 WIB.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
olivia-hartono

Reporter Pasar Modal. Reporter saham, obligasi, dan emiten.

Comments (0)

User