Wakil Jawa Barat Sapu Bersih Matchday Kedua, Akademi Persib Hajar Tangsel 5-1

Kudus — Tiga wakil Jawa Barat menampilkan performa dominan pada matchday kedua Grup B HYDROPLUS Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Aren

Jul 09, 2026 - 09:14
0 0
Kudus — Tiga wakil Jawa Barat menampilkan performa dominan pada matchday kedua Grup B HYDROPLUS Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Rabu (8/7). Cipta Cendikia FA Bogor, Goal Aksis Cimahi, dan Akademi Persib Bandung kompak meraih kemenangan krusial yang menjaga peluang mereka melaju ke semifinal. Kemenangan paling impresif datang dari sektor U-18 saat Akademi Persib menghancurkan Putri Tangsel City dengan skor telak 5-1. Sementara di kategori U-15, Cipta Cendikia FA membungkam Tigers Football Academy Surabaya 2-0, dan Goal Aksis menundukkan tuan rumah Scorpion FC Kudus 1-0. Di lapangan, Cipta Cendikia FA membuka keunggulan melalui gol cepat Albianca Raula pada menit ke-8, memanfaatkan kerja sama sayap yang rapi. Yasmin Aprilianti menggandakan skor di babak kedua lewat situasi sepak pojok, memastikan tiga poin bagi tim asal Bogor. Albianca mengaku timnya tampil lebih rileks. “Kami bermain lebih lepas dan kerja sama tim lebih lancar. Insyaallah besok lawan Scorpion FC kami bisa menang.” Pelatih Rully Hidayansyah menyoroti strategi serangan switching sisi. “Saya instruksikan pemain bermain switch dari kiri ke kanan dan memaksimalkan pemain sayap. Bianca menjalankan tugasnya dengan sangat baik.” Sementara itu, pelatih Tigers Patar Samuel Parningotan mengakui timnya masih perlu mematangkan mental di level nasional. Goal Aksis Cimahi mengunci kemenangan tipis atas Scorpion FC melalui sundulan Amanda Fitriani pada menit ke-12 setelah serangan cepat yang dibangun dari lini kedua. Amanda, yang pernah mengikuti training camp Timnas Putri U-17 di Prancis, merasakan transisi dari gugup menjadi agresivitas. “Awalnya sempat nervous, tapi ketika sudah di lapangan jadi semangat banget buat menang.” Pelatih Budi Sufarlan menuturkan timnya mulai menampilkan pola permainan hasil latihan. “Kami sempat terpancing tempo lawan, tetapi akhirnya bisa mengatur ritme lagi. Fokus berikutnya adalah laga hidup-mati melawan Tigers.” Asisten pelatih Scorpion FC, Islam Andhika, menegaskan timnya belum menyerah dan akan membenahi lini tengah demi menjaga asa lolos fase grup. Di partai U-18, Akademi Persib yang sebelumnya kurang greget, bangkit dengan sangat meyakinkan. Safa Amelia mencetak dua gol, Zahra Nafisa Dwi Agustin menyumbang dua gol, dan Zahra Putri Permata Sari menambah satu gol, sementara Putri Tangsel hanya membalas lewat penalti Cessa Elyen Febriani. Pelatih Akademi Persib, Dian Nadia Mutiara, memuji peningkatan struktur permainan timnya. “Kami bermain jauh lebih terstruktur dibanding laga sebelumnya. Setiap transisi dan penguasaan bola berjalan sesuai rencana, dan penyelesaian akhir mulai klinis.” Kemenangan ini menempatkan Akademi Persib sebagai tim dengan selisih gol terbaik di grup setelah matchday kedua.

Analisis Faktor Kemenangan: Dari Switching Play hingga Kematangan Mental

Kesuksesan tiga wakil Jawa Barat tidak lepas dari penerapan strategi spesifik dan peningkatan kualitas mental. Data lapangan menunjukkan bahwa fleksibilitas taktik dan penyelesaian peluang di lini depan menjadi pembeda.
KategoriTimSkorMenit Gol PentingPola Kunci
U-15Cipta Cendikia FA2-08’, 48’Switch serangan sayap, set-piece
U-15Goal Aksis Cimahi1-012’Serangan cepat, crossing terukur
U-18Akademi Persib5-1Multi golPenguasaan bola, transisi cepat, finishing berlapis
Kemenangan Cipta Cendikia dan Goal Aksis sama-sama lahir dari gol di babak pertama yang menekan mental lawan. Sementara itu, Akademi Persib menunjukkan transformasi mencolok: dari tim yang sebelumnya kesulitan membangun serangan, kini menjadi mesin gol yang menyebar—tiga pemain berbeda membobol gawang lawan, menandakan distribusi ancaman yang merata. Menurut pengamat, pendekatan pelatih Dian Nadia yang menekankan organisasi blok dan transisi vertikal menjadi katalis produktivitas. Kedua bek sayap Persib rajin melakukan overlap, membuka ruang bagi Safa dan Zahra Nafisa untuk menusuk dari lini kedua. Keberhasilan ini juga mencerminkan peningkatan aspek psikologis. Kepercayaan diri Amanda Fitriani setelah debut internasional di Prancis, serta ketenangan Albianca Raula yang memanfaatkan momen awal pertandingan, menunjukkan bahwa para pemain muda Jabar mulai matang dalam membaca tekanan. Jika tren positif ini berlanjut, bukan tidak mungkin ketiganya akan saling bertemu di babak semifinal dan memperkuat dominasi regional. Kemenangan komprehensif ini memastikan Jawa Barat menguasai puncak klasemen sementara Grup B, sekaligus memberi sinyal kuat kepada pesaing lain bahwa kedalaman akademi dan pembinaan usia muda di provinsi ini semakin kompetitif di skala nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User