Usai Lobi Trump, China Bebaskan Pendiri Gereja Bawah Tanah Ezra Jin

Beijing – Otoritas China akhirnya membebaskan Ezra Jin, pendiri Gereja Zion yang dikenal sebagai salah satu gereja "bawah tanah" di negara itu. Kepastian pembebasan ini disampaikan langsung oleh pi

Jul 07, 2026 - 23:01
0 0
Usai Lobi Trump, China Bebaskan Pendiri Gereja Bawah Tanah Ezra Jin

Beijing – Otoritas China akhirnya membebaskan Ezra Jin, pendiri Gereja Zion yang dikenal sebagai salah satu gereja "bawah tanah" di negara itu. Kepastian pembebasan ini disampaikan langsung oleh pihak keluarga kepada Terdepan.id, Minggu (5/7/2025), setelah Jin mendekam dalam tahanan sejak Oktober 2025.

Ezra Jin, yang juga memiliki nama Tionghoa Mingri, adalah pendiri dan pemimpin Gereja Zion. Gereja ini merupakan salah satu tempat ibadah yang tidak terdaftar secara resmi di bawah pengawasan Biro Urusan Agama China. Komunitas Kristen yang memilih beribadah di sana menjadikan Gereja Zion sebagai alternatif dari gereja-gereja yang disetujui dan dikelola oleh pemerintah.

Penahanan dan Dakwaan yang Membayangi

Jin ditangkap bersama sejumlah anggota gerejanya pada 10 Oktober 2025. Aparat keamanan China membekuk mereka dengan tuduhan "kecurigaan menggunakan jaringan informasi ilegal". Tuduhan tersebut merujuk pada pelanggaran aturan ketat tentang aktivitas keagamaan dan komunikasi daring yang berlaku di China. Sejak penahanan itu, proses hukum yang dijalani Jin hampir tidak tersentuh transparansi publik.

Intervensi Trump Jadi Titik Balik

Berdasarkan laporan yang dihimpun Terdepan.id dari sejumlah sumber diplomatik, pembebasan Ezra Jin tak lepas dari lobi dan tekanan intensif yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dalam berbagai kanal bilateral dan komunikasi tingkat tinggi, isu kebebasan beragama di China menjadi salah satu poin yang terus didorong Washington. Desakan inilah yang diyakini mendorong Beijing untuk melunak dan memberikan pembebasan yang dinanti keluarga.

"Kami sangat bersyukur atas pembebasan ini. Doa dan dukungan dari komunitas internasional, terutama langkah nyata dari Presiden Trump, telah memberi harapan baru bagi keluarga kami," ujar salah seorang perwakilan keluarga dalam keterangan tertulis yang diterima Terdepan.id.

Harapan dan Sinyal Kehati-hatian

Pembebasan ini disambut sukacita oleh keluarga dan komunitas Kristen global yang sejak awal menyuarakan solidaritas. Namun, sejumlah pengamat mengingatkan bahwa langkah China bisa jadi bersifat taktis, terutama menjelang serangkaian pertemuan diplomatik tingkat tinggi yang sudah terjadwal. Harapan besar kini tertuju pada pemulihan penuh aktivitas Ezra Jin tanpa represi berkelanjutan, agar kebebasan beribadah yang dimenangkannya kali ini tidak sekadar bernilai sesaat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Editor Ekonomi Digital. Editor transformasi digital dan ekonomi digital.

Comments (0)

User