Sudewo Bongkar Dugaan Fitnah, Plt Bupati Pati Tanggapi dengan Santai Bahas Piala Dunia
Pati - Suasana politik di Kabupaten Pati kembali memanas. Mantan Bupati Pati yang kini berstatus nonaktif, Sudewo, akhirnya membuka suara mengenai hubungannya dengan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chan
Pati - Suasana politik di Kabupaten Pati kembali memanas. Mantan Bupati Pati yang kini berstatus nonaktif, Sudewo, akhirnya membuka suara mengenai hubungannya dengan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Dalam sebuah pernyataan yang penuh emosi, Sudewo mengaku menjadi korban fitnah sistematis yang dilancarkan oleh wakilnya sendiri.
Pernyataan mengejutkan ini disampaikan Sudewo usai menjalani persidangan kasus korupsi yang membelit dirinya sebagai terdakwa. Kepada awak media, Sudewo secara blak-blakan menceritakan kekecewaannya terhadap Chandra yang dinilainya tidak loyal dan selalu berusaha menjatuhkan citranya di hadapan publik serta pejabat tinggi negara.
Curhat Sudewo: 'Dia Mengeluh Tidak Diberi Peran'
Sudewo mengungkapkan bahwa Plt Bupati yang kini memegang tampuk kepemimpinan itu kerap menyampaikan klaim sepihak yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Ia bahkan menyebut Chandra sampai melakukan langkah politik dengan menemui mantan presiden untuk menyampaikan keluhan pribadi yang menurut Sudewo tidak berdasar.
"Ini kan Plt Bupati, Wakil Bupati itu selalu fitnah saya. Plt Bupati bahkan menghadap Pak Jokowi mantan presiden, mengatakan bahwa dia itu tidak saya beri peran, selalu saya tinggal," ujar Sudewo dengan nada kecewa, seperti dilansir dari pemberitaan Terdepan.id.
Dengan tegas, Sudewo membantah semua tudingan tersebut. Mantan orang nomor satu di Pati itu menjelaskan bahwa ia sebenarnya telah memberikan ruang dan tanggung jawab yang jelas kepada Chandra. Akan tetapi, menurut pengakuannya, sang wakil justru tidak menunjukkan kinerja yang diharapkan dalam forum-forum penting pemerintahan. "Saya sudah beri peran, tapi dia malah diam setiap rapat. Saya mencurigai ini semua adalah bagian dari upayanya untuk menjatuhkan saya," tambah Sudewo.
Respon Plt Bupati: Defensif atau Menghindar?
Di tengah panasnya isu saling tuding ini, respon Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra justru menyita perhatian. Alih-alih menanggapi substansi tuduhan serius dari mantan koleganya itu dengan data atau argumen politik, Chandra malah memberikan komentar yang oleh sebagian kalangan dinilai tidak nyambung. Sang Plt Bupati justru melempar pernyataan mengenai ajang sepak bola internasional, Piala Dunia, yang tengah menjadi perbincangan hangat masyarakat global.
Manuver komunikasi politik Chandra ini segera menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan pengamat pemerintahan daerah. Beberapa pihak menilai pernyataan tentang Piala Dunia tersebut sebagai upaya untuk meredakan tensi politik dan menghindari konfrontasi langsung dengan Sudewo yang kini tengah menghadapi masalah hukum berat. Respon tersebut seolah menjadi tameng untuk tidak masuk lebih dalam ke pusaran konflik yang semakin memanas, sekaligus menjaga citra sebagai pemimpin yang tenang di hadapan publik menjelang masa transisi kekuasaan yang definitif.
"Kita doakan saja semoga tim kesayangan kita bisa tampil maksimal dan melaju ke babak selanjutnya. Untuk masalah internal pemerintahan, kita serahkan saja prosesnya sesuai aturan yang berlaku," tutur Chandra singkat saat dimintai konfirmasi oleh jurnalis Terdepan.id.
Hingga berita ini diturunkan, publik Pati masih menantikan kejelasan mengenai dinamika hubungan kedua pemimpin daerah tersebut. Di satu sisi, Sudewo menunjukkan sikap melawan balik dengan membongkar dugaan fitnah yang selama ini ia pendam, sementara di sisi lain Plt Bupati Chandra memilih untuk bersikap dingin dan mengalihkan isu ke topik olahraga dunia. Situasi ini menciptakan dualitas persepsi publik: apakah ini bentuk pendewasaan politik atau justru mencerminkan tidak adanya solusi atas konflik yang berlarut-larut di tubuh eksekutif Kabupaten Pati.
Comments (0)