Serangan Mematikan Rusia Guncang Kyiv, Puluhan Korban Jiwa Berjatuhan

Terdepan.id - Gelombang serangan gabungan rudal dan drone yang dilancarkan militer Rusia mengguncang ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Kamis (2/7/2026), mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dalam jumlah sig

Jul 07, 2026 - 23:13
0 0
Serangan Mematikan Rusia Guncang Kyiv, Puluhan Korban Jiwa Berjatuhan

Terdepan.id - Gelombang serangan gabungan rudal dan drone yang dilancarkan militer Rusia mengguncang ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Kamis (2/7/2026), mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dalam jumlah signifikan. Hingga berita ini diturunkan, otoritas setempat mencatat sedikitnya 13 orang meninggal dunia dan 86 lainnya mengalami luka-luka akibat hantaman yang menghancurkan sejumlah bangunan apartemen di pusat kota.

Dampak Kerusakan dan Evakuasi

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, melalui pernyataan resmi yang dipantau media kami, mengonfirmasi angka korban tewas tersebut. "Hingga saat ini, 13 kematian telah tercatat. Tim penyelamat dan petugas medis masih bekerja di bawah reruntuhan untuk mencari kemungkinan adanya korban selamat," tulisnya. Serangan brutal ini tidak hanya meratakan beberapa lantai gedung apartemen, tetapi juga memicu gelombang kepanikan di kalangan warga sipil yang terpaksa mengungsi ke stasiun bawah tanah.

Ini adalah salah satu serangan paling mematikan yang menargetkan permukiman padat penduduk di Kyiv dalam beberapa bulan terakhir. Puing-puing bangunan berserakan di jalan-jalan utama, sementara layanan darurat terus mengevakuasi warga yang terjebak.

Peringatan Dini Presiden Zelensky

Menariknya, tragedi ini terjadi hanya berselang beberapa jam setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan peringatan keras kepada publik dan sekutu internasionalnya. Berdasarkan laporan di lapangan, Zelensky sebelumnya mengungkapkan bahwa intelijen Ukraina mendeteksi persiapan Moskow untuk melancarkan "serangan besar-besaran" yang menyasar infrastruktur sipil. Peringatan tersebut rupanya menjadi kenyataan pahit ketika sirene serangan udara meraung-raung dan ledakan memekakkan telinga terdengar di berbagai distrik di Kyiv.

Desakan Mendesak untuk Sistem Pertahanan Udara

Insiden ini semakin mempertegas desakan otoritas Ukraina kepada sekutu-sekutunya di Barat. Pemerintahan Zelensky kembali mendesak agar pengiriman sistem pertahanan udara canggih dipercepat secara signifikan. Dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas serangan Rusia, Kyiv menilai kesenjangan dalam sistem proteksi udara menjadi celah fatal yang terus dieksploitasi oleh militer Moskow. Para pejabat tinggi Ukraina menegaskan bahwa tanpa tambahan sistem pencegat rudal, nasib warga sipil di kota-kota besar seperti Kyiv akan terus terancam.

Hingga kini, Kementerian Pertahanan Rusia belum memberikan pernyataan resmi terkait serangan terbaru ini. Konflik yang telah memasuki tahun keempat ini menunjukkan eskalasi baru di mana pusat-pusat populasi sipil menjadi sasaran langsung, memicu krisis kemanusiaan yang kian mendalam di jantung Eropa Timur.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
olivia-hartono

Reporter Pasar Modal. Reporter saham, obligasi, dan emiten.

Comments (0)

User