Senegal Juara AFCON 2026 Usai Kalahkan Tuan Rumah Maroko

RABAT — Ribuan suporter tuan rumah terdiam ketika peluit panjang wasit menandai berakhirnya drama 90 menit di Stade Prince Moulay Abdellah, Minggu malam (1

Senegal Juara AFCON 2026 Usai Kalahkan Tuan Rumah Maroko

RABAT — Ribuan suporter tuan rumah terdiam ketika peluit panjang wasit menandai berakhirnya drama 90 menit di Stade Prince Moulay Abdellah, Minggu malam (18/1). Senegal sukses menggondol trofi Piala Afrika (AFCON) 2026 setelah menaklukkan Maroko dengan skor tipis 2-1 dalam laga yang penuh tensi tinggi. Kemenangan ini terasa lebih manis karena mereka berhasil membungkam ambisi Maroko yang ingin merayakan gelar pertama di depan pendukung sendiri.

Di tengah pusaran permainan keras, figur Sadio Mané menjadi pusat gravitasi. Kapten Senegal itu tidak hanya menyumbang gol pembuka lewat titik penalti pada menit ke-23, tapi juga memimpin rekan-rekannya bertahan dari gempuran bertubi-tubi tuan rumah. Tapi tepat di depannya, seorang pemain bernama Neil Yoni El Aynaoui tampil sebagai tembok yang tak mudah ditembus. Kartu as Maroko itu berkali-kali memenangi duel udara dan memotong umpan-umpan kunci yang dialamatkan ke Mané.

Duel Sengit Mané vs El Aynaoui

Pertarungan antara Mané dan El Aynaoui menjadi miniatur ketangguhan kedua tim. Striker Al Nassr itu -- yang dikenal dengan kecepatan dan insting tajamnya -- tak henti-hentinya mencoba menusuk dari sisi sayap. Namun, El Aynaoui, bek berusia 27 tahun yang musim ini bersinar bersama Bayer Leverkusen, tampil lugas dan tenang. Dalam sebuah momen krusial di babak pertama, Mané melepaskan tusukan mematikan, tetapi El Aynaoui melakukan tekel bersih yang membuat peluang emas sirna.

Saya sudah menghadapi banyak pemain hebat, tapi El Aynaoui punya kejelian membaca permainan yang luar biasa. Dia membuat pekerjaan kami sangat sulit,” ujar Mané seusai laga. Walau begitu, mantan bintang Liverpool itu tetap menunjukkan kelasnya. Gol penalti yang ia eksekusi dengan dingin menjadi bukti mental juara yang ia bawa ke timnas.

Gelombang Tekanan dan Gol Penyeimbang

Unggul satu gol tak lantas membuat Senegal nyaman. Maroko yang didukung hampir 60 ribu pasang mata langsung menggebrak di babak kedua. Hasilnya, menit ke-54, gelandang serang Achraf Hakimi berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas spektakuler yang melengkung ke pojok kiri gawang Edouard Mendy. Suasana stadion meledak. Maroko terus menekan, menciptakan tiga peluang emas dalam 15 menit berikutnya.

Namun, lini belakang Senegal yang digawangi Kalidou Koulibaly tampil solid. Kiper Mendy juga melakukan dua penyelamatan krusial dari sundulan Youssef En-Nesyri dan tembakan Sofyan Amrabat. Pelatih Pape Thiaw memasukkan tenaga segar dengan membawa Iliman Ndiaye dan Pape Matar Sarr untuk menyegarkan lini tengah.

Gol Penentu di Menit Akhir

Ketika laga seolah akan berakhir seri dan memaksa babak tambahan, Senegal mendapat momen ajaib di menit ke-84. Lewat skema serangan balik cepat yang dibangun dari kaki Mendy, bola mengalir deras ke sisi kiri melalui Ndiaye. Umpan tarik mendatarnya disambut oleh Papa Demba Diop yang melepaskan tendangan menyusur tanah dari luar kotak penalti. Bola tak mampu dijangkau Yassine Bounou dan bersarang di pojok kiri gawang. 2-1. Para pemain Senegal berlari ke sudut lapangan merayakan gol yang jadi penentu takhta Afrika.

Misi Berikutnya: Piala Dunia 2026

Gelar AFCON 2026 ini menjadi trofi kedua Senegal sepanjang sejarah, setelah pertama kali merebutnya pada 2022. Kemenangan di Rabat sekaligus menegaskan dominasi “Singa Terenga” di benua Afrika. Kini perhatian Mané dan kolega tertuju pada Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Utara pada Juni mendatang. “Kami belum selesai. Ini baru langkah pertama tahun ini,” tegas pelatih Thiaw dalam konferensi pers.

Data statistik menunjukkan Senegal hanya menguasai 41 persen penguasaan bola, namun melepaskan 6 tembakan tepat sasaran dari 11 percobaan. Sementara Maroko mencatat 15 tembakan namun hanya 5 yang mengarah ke gawang. Efektivitas menjadi kunci.

“Kami tahu Maroko akan menguasai bola, jadi kami fokus pada transisi cepat. Anak-anak menjalankan taktik dengan sempurna,” kata Thiaw.

Bagi Maroko, kekalahan ini terasa pahit. Pelatih Walid Regragui menyatakan kekecewaannya tetapi tetap bangga pada perjuangan timnya. “Kami kalah, tapi saya melihat masa depan cerah. Tim ini akan bangkit,” janjinya.

[SOCIAL_TWEET]: Malam bersejarah di Rabat! Senegal kalahkan tuan rumah Maroko 2-1 di final AFCON 2026. Gol Diop di menit 84 jadi penentu. Kapten Sadio Mane buka skor lewat penalti. Kini targetkan Piala Dunia! #AFCON2026 #SenegalJuara #SadioMane[SOCIAL_TG]: 🏆 Senegal juara AFCON 2026! Kalahkan Maroko 2-1 di kandang lawan. Gol Diop jadi penentu. Mane dan kawan-kawan kini siap terbang ke Piala Dunia 2026. 🇸🇳⚽

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User