pura Pinjam Toilet dan Komputer, Dua WN Timur Tengah Bobol Uang Apotek di Badung
Dua warga negara asing yang diduga berasal dari Timur Tengah justru memanfaatkan keramahtamahan pegawai apotek untuk melancarkan aksi pencurian di Bali. Alih-alih menikmati liburan seperti wisatawan
Dua warga negara asing yang diduga berasal dari Timur Tengah justru memanfaatkan keramahtamahan pegawai apotek untuk melancarkan aksi pencurian di Bali. Alih-alih menikmati liburan seperti wisatawan pada umumnya, kedua pelaku justru menggasak uang tunai dari laci kasir dengan modus pengalihan perhatian.
Insiden ini terjadi di Apotek Wedanta Farma yang berlokasi di Jalan Raya Abianbase-Kapal, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, pada Minggu, 28 Juni lalu. Seluruh rangkaian aksi terekam jelas oleh kamera CCTV yang terpasang di dalam apotek tersebut.
Rekaman CCTV Bongkar Taktik Licin Pelaku
Berdasarkan rekaman yang diperoleh, aksi pencurian ini melibatkan dua orang pria yang bekerja sama secara terorganisir. Modus operandinya cukup rapi: salah satu pelaku berperan sebagai pemancing perhatian dengan berpura-pura meminjam toilet. Ia terus berinteraksi dengan pegawai apotek, memastikan fokus target benar-benar teralihkan dari area kasir.
Sementara rekannya yang lain melancarkan aksi utama. Dengan memanfaatkan kelengahan pegawai yang sedang sibuk melayani, pelaku kedua menyelinap ke area meja kasir. Ia tampak tenang dan bahkan sempat berpura-pura menggunakan komputer seolah sedang mencari informasi obat tertentu. Dalam hitungan detik, tangannya dengan cekatan membuka laci penyimpanan uang dan menguras seluruh isinya.
Kedua pelaku kemudian meninggalkan apotek secara terpisah untuk menghindari kecurigaan. Kejadian ini baru disadari oleh pegawai apotek beberapa saat kemudian ketika mereka hendak mengambil kembalian untuk transaksi berikutnya.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi para pelaku usaha untuk selalu waspada terhadap modus pengalihan perhatian, terutama menjelang musim liburan yang kerap dimanfaatkan oleh sindikat kejahatan internasional.
Kerugian dan Proses Penyelidikan
Pihak Apotek Wedanta Farma mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah akibat aksi pencurian ini. Uang yang berhasil digondol kedua pelaku merupakan hasil penjualan obat-obatan yang seharusnya disetorkan pada hari itu. Manajemen apotek langsung melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian setempat disertai bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan dengan jelas wajah dan gerak-gerik kedua pelaku.
Kepolisian Sektor Mengwi saat ini masih melakukan proses penyelidikan dan pengejaran terhadap kedua WN asing tersebut. Koordinasi dengan Imigrasi juga dilakukan untuk melacak identitas serta riwayat perjalanan kedua pelaku selama berada di Indonesia. Pihak berwenang mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk segera melapor jika menemukan keberadaan atau aktivitas mencurigakan dari orang-orang dengan ciri-ciri serupa.
Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan yang melibatkan warga negara asing di Pulau Dewata. Masyarakat diharapkan tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pemilik usaha yang berinteraksi langsung dengan pelanggan dari berbagai latar belakang negara. Laporan lengkap mengenai perkembangan penyelidikan kasus ini akan terus disampaikan oleh Tim Terdepan.id.
Comments (0)