Polda Metro Jaya Sita Tanah dan Bangunan Terkait Kasus Bos Hanania Travel

Jakarta, Terdepan.id – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset berupa tanah dan bangunan yang terhubung dengan kasus du

Jul 08, 2026 - 05:16
0 0
Polda Metro Jaya Sita Tanah dan Bangunan Terkait Kasus Bos Hanania Travel

Jakarta, Terdepan.id – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset berupa tanah dan bangunan yang terhubung dengan kasus dugaan penipuan perjalanan umrah yang melibatkan PT Khazanah Tamma Internasional atau yang dikenal sebagai Hanania Group (Hanania Travel). Langkah tegas ini diambil setelah serangkaian penelusuran oleh tim penyidik di berbagai wilayah.

Dirkrimum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin, menyampaikan bahwa proses identifikasi dan pengamanan aset telah berjalan secara simultan. Pihaknya menegaskan komitmen untuk memulihkan seluruh kerugian para korban yang bernasib nahas akibat gagal berangkat ke Tanah Suci.

"Hasil penelusuran aset yang dilakukan oleh penyidik, ada beberapa aset yang sebagian sudah kami laksanakan penyitaan. Ada juga beberapa aset yang sudah kami amankan di beberapa daerah," ungkap Kombes Iman kepada awak media pada Selasa (30/6/2026).

Aset-aset yang telah disita tersebut tersebar di beberapa daerah di luar Jakarta. Meskipun penyidik belum merinci secara detail nilai ekonomis dari tanah dan bangunan yang diamankan, langkah provokatif ini merupakan bagian dari strategi besar dalam penanganan perkara yang menyedot perhatian publik tersebut. Penyidik berfokus pada upaya asset tracing untuk memaksimalkan pengembalian dana jemaah yang telah terlanjur disetorkan.

Lebih lanjut, Kombes Iman menyuarakan optimismenya bahwa dengan pengamanan aset ini, harapan para korban untuk tetap dapat menunaikan ibadah umrah belum sepenuhnya pupus. Ia menekankan bahwa prioritas utama penyidik bukan hanya pada aspek penegakan hukum terhadap para tersangka, melainkan pemulihan keadaan semula bagi para pendaftar yang menjadi korban.

Kasus Hanania Travel sendiri mencuat setelah ratusan calon jemaah gagal diberangkatkan tanpa kejelasan jadwal dan keabsahan tiket serta visa. Hingga berita ini diturunkan, tim penyidik terus bekerja untuk menginventarisir seluruh kerugian dan mengembangkan kemungkinan adanya pelaku lain di balik skema bisnis travel yang diduga fiktif ini. Polda Metro Jaya memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas agar kepercayaan masyarakat terhadap industri perjalanan ibadah tetap terjaga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
grace-winata

Editor Investasi. Editor panduan investasi dan produk finansial.

Comments (0)

User