Eks Menpora Dito Ariotedjo Lebih Langsing Saat Datangi KPK, Ngaku Ikut Hyrox
Jakarta - Penampilan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mencuri perhatian saat ia memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (30/6/2026). Po
Jakarta - Penampilan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mencuri perhatian saat ia memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (30/6/2026). Politikus Partai Golkar itu tampak lebih ramping dan segar dibandingkan dengan kemunculan-kemunculan publik sebelumnya.
Kehadiran Dito di gedung KPK, Jakarta Selatan, kali ini adalah untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi pengelolaan kuota haji di Kementerian Agama tahun 2023-2024. Namun, sebelum memasuki ruang pemeriksaan, perubahan fisiknya yang cukup signifikan justru yang menjadi sorotan awak media.
Dito, yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam, terlihat jauh lebih bugar dengan raut wajah yang lebih tirus. Ia pun tak menampik bahwa dirinya tengah menjalani program latihan intensif. Saat disinggung soal rutinitas olahraganya, politisi kelahiran 1990 itu memberikan jawaban singkat namun menggambarkan pemanfaatan waktu luangnya pasca tidak menjabat.
"Iya, mumpung lagi nggak sibuk," ujar Dito singkat sambil terus berjalan menuju lobi utama.
Menurut informasi yang dihimpun Terdepan.id, Dito belakangan memang aktif mengikuti Hyrox, sebuah ajang kompetisi kebugaran global yang menggabungkan lari dan latihan fungsional. Hyrox dikenal sebagai salah satu tren olahraga yang menyita perhatian para eksekutif dan mantan pejabat karena mampu membakar kalori dalam jumlah besar sekaligus menguji ketahanan fisik. Event ini mengombinasikan delapan kilometer lari yang diselingi delapan stasiun latihan, mulai dari mendayung, mendorong kereta luncur, hingga lompat kotak.
Partisipasi Dito dalam Hyrox ini menjadi jawaban tidak langsung atas transformasi tubuhnya yang sekarang lebih proporsional. Sebelumnya, saat masih menjabat sebagai Menpora, jadwalnya yang padat sering kali membuatnya terlihat kurang istirahat dan cenderung lebih berisi.
Sementara itu, terkait pemeriksaan kasus kuota haji, KPK masih terus mendalami peran berbagai pihak. Juru bicara KPK menyatakan keterangan Dito diperlukan untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka lain yang telah ditetapkan dalam kasus yang merugikan keuangan negara hingga puluhan miliar rupiah tersebut. Dito sendiri ketika dikonfirmasi mengenai materi pemeriksaan hanya memberikan senyum tipis dan memilih langsung memasuki area steril penyidik.
Hingga berita ini diturunkan, Dito masih menjalani proses pemeriksaan intensif di ruang penyidik KPK dan belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut mengenai dugaan aliran dana dalam skandal pengalokasian kuota haji tambahan tersebut.
Comments (0)