Pelajar di Jakbar Tewas Usai Tiba-tiba Dibacok di Jalan, 3 Pelaku Ditangkap
Seorang pelajar berinisial AH meregang nyawa setelah menjadi korban pembacokan secara tiba-tiba saat mengendarai sepeda motor di kawasan Grogol, Jakarta Barat. Peristiwa tragis itu menggemparkan warg
Seorang pelajar berinisial AH meregang nyawa setelah menjadi korban pembacokan secara tiba-tiba saat mengendarai sepeda motor di kawasan Grogol, Jakarta Barat. Peristiwa tragis itu menggemparkan warga sekitar dan langsung memicu gerak cepat aparat kepolisian Sektor Grogol Petamburan. Dalam waktu singkat, tiga orang remaja yang diduga kuat sebagai pelaku berhasil diringkus, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
Menurut laporan yang diterima Terdepan.id, korban AH—yang masih berstatus pelajar—sedang melintas di jalan raya ketika tiba-tiba dihampiri sekelompok pemuda bersenjata tajam. Tanpa banyak bicara, para pelaku langsung membacok korban yang masih berada di atas motornya. Benturan senjata tajam itu menyebabkan luka parah yang merenggut nyawa korban di tempat kejadian, sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis. Hingga berita ini diturunkan, motif di balik penyerangan sadis itu masih didalami oleh penyidik, namun sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap latar belakang peristiwa.
Penangkapan Tiga Pelaku Remaja
Kapolsek Grogol Petamburan, AKP Reza Aditya, dalam keterangan resminya pada Sabtu (20/6/2026) mengonfirmasi penangkapan ketiga terduga pelaku. Mereka yang diamankan masih berusia belasan tahun dan diduga kuat bagian dari kelompok yang kerap melakukan aksi kekerasan jalanan. Berdasarkan data awal, identitas para pelaku yang telah ditangkap adalah KK (17), ADS (16), dan MA (17).
“Dari tiga pelaku yang diamankan, dua di antaranya sudah kami tetapkan sebagai tersangka, yaitu KK (17) dan R (17). Sementara satu tersangka lainnya, R, masih buron dan terus kami kejar,” ujar AKP Reza. Ia menambahkan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas dan ciri-ciri R, sehingga proses pengejaran diharapkan tidak memakan waktu lama.
“Kami masih mengembangkan kasus ini untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pihak lain atau motif spesifik yang melatarbelakangi penyerangan. Untuk sementara, kami menduga kuat ini merupakan bagian dari aksi brutal yang direncanakan, mengingat para pelaku sudah membawa senjata tajam sebelum bertemu korban,” terang AKP Reza Aditya.
Penangkapan dilakukan setelah olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan sejumlah saksi yang melihat langsung insiden berdarah itu. Barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit dan sepeda motor yang digunakan para pelaku turut disita. Ketiga remaja yang telah ditangkap kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Grogol Petamburan. Mereka dijerat dengan pasal pembunuhan dan atau pengeroyokan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal pidana penjara bertahun-tahun.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka guna mencegah keterlibatan dalam aksi kriminal serupa. Hingga kini, situasi di sekitar lokasi kejadian sudah kembali kondusif, dan patroli kepolisian ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi balas dendam atau aksi susulan. Terdepan.id akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru kepada pembaca.
Comments (0)