Pekerja Tewas Diterkam Buaya Saat Perbaiki Perahu di Sungai

Seorang pekerja perahu ditemukan meninggal dunia setelah sempat hilang selama tiga hari akibat diterkam buaya di aliran Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawarin

Jul 12, 2026 - 04:03
0 0
Pekerja Tewas Diterkam Buaya Saat Perbaiki Perahu di Sungai

Seorang pekerja perahu ditemukan meninggal dunia setelah sempat hilang selama tiga hari akibat diterkam buaya di aliran Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Insiden tragis ini terjadi pada Selasa (14/5/2024) sore saat korban tengah memperbaiki perahunya di tepi sungai.

Kronologi Serangan Buaya yang Menghentak

Berdasarkan keterangan saksi mata dan pihak kepolisian setempat, berikut adalah rangkaian kejadian yang menimpa korban:

  1. Selasa, 14 Mei 2024 pukul 15.30 WIB: Korban, Rahman (42), seorang buruh perahu tradisional, terlihat sedang menambal lambung perahu kayunya yang bocor di tepi Sungai Mentaya. Ia bekerja seorang diri tanpa rekan.
  2. Pukul 16.10 WIB: Seorang warga yang melintas mendengar suara teriakan dan percikan air keras dari arah perahu korban. Saat didekati, perahu dalam kondisi kosong dan terdapat bekas lumpur serta goresan di sisi perahu.
  3. Pukul 16.30 WIB: Warga melaporkan kejadian ke Polsek setempat. Tim kepolisian bersama warga melakukan pencarian awal di sekitar lokasi hingga malam hari namun tidak membuahkan hasil.
  4. Rabu, 15 Mei 2024: Tim SAR gabungan dari Basarnas Pangkalan Bun dikerahkan. Pencarian diperluas hingga radius tiga kilometer dari titik awal korban hilang.
  5. Kamis, 16 Mei 2024: Tim SAR menemukan jenazah korban tersangkut di batang kayu pada jarak sekitar empat kilometer dari lokasi awal kejadian. Kondisi tubuh korban mengalami luka robek parah.

Evakuasi dan Kondisi Jenazah

Kepala Basarnas Pangkalan Bun, Andi Susanto, mengonfirmasi penemuan jenazah korban dalam konferensi pers singkat.

"Kami menemukan jenazah korban dalam kondisi mengenaskan sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi. Terdapat luka gigitan besar di bagian dada dan paha kanan korban yang konsisten dengan serangan reptil besar,"
ujarnya. Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Sultan Imanuddin untuk dilakukan visum sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Riwayat Konflik Buaya di Sungai Mentaya

Wilayah aliran Sungai Mentaya dikenal sebagai habitat alami buaya muara (Crocodylus porosus), spesies buaya terbesar di dunia yang populasinya cukup signifikan di Kalimantan Tengah. Sepanjang tahun 2024, tercatat sudah empat insiden serangan buaya terhadap manusia di wilayah ini, dua di antaranya berakibat fatal.

  • Data BKSDA Kalteng mencatat populasi buaya muara di Sungai Mentaya mencapai 300-400 ekor.
  • Penyempitan habitat akibat pembukaan lahan sawit mendorong buaya mendekati permukiman.
  • Warga diminta tidak beraktivitas sendirian di tepi sungai terutama saat senja.

Peringatan BKSDA dan Langkah Pencegahan

Kepala BKSDA Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan. Pihaknya akan memasang rambu peringatan di titik-titik rawan serta melakukan patroli rutin di kawasan konflik buaya-manusia.

"Kami tidak bisa merelokasi seluruh buaya, tapi warga harus memahami bahwa mereka hidup di wilayah jelajah satwa liar. Hindari aktivitas di tepi sungai saat jam makan buaya yaitu pagi dan sore hari,"
tegasnya.

Duka Keluarga dan Respons Warga

Istri korban, Sumarni (38), tidak kuasa menahan tangis saat jenazah suaminya tiba di rumah duka. Rahman diketahui merupakan tulang punggung keluarga dengan tiga anak yang masih bersekolah. Warga sekitar mengaku terkejut karena Rahman dikenal sebagai perenang handal yang telah puluhan tahun bekerja di sungai tersebut. Kejadian ini memicu rencana swadaya warga untuk membangun pagar pelindung di titik-titik aktivitas warga di sepanjang tepi Sungai Mentaya.

[SOCIAL_TWEET]: Tragis! Pekerja perahu tewas diterkam buaya muara di Sungai Mentaya Kalteng. Sempat hilang 3 hari, jenazah ditemukan dengan luka robek parah. Ini jadi insiden fatal ke-2 tahun ini. Warga diminta waspada! #SeranganBuaya #KalimantanTengah #BreakingNews[SOCIAL_TG]: 🐊 TRAGIS! Pekerja perahu tewas diterkam buaya muara di Sungai Mentaya Kalteng. Sempat hilang 3 hari, jenazah ditemukan tersangkut batang kayu dengan luka parah. BKSDA: populasi buaya makin mendekat ke permukiman. Waspada!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User