Momen Haru Pramono Teteskan Air Mata Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Suasana haru menyelimuti kegiatan Open House Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta yang digelar baru-baru ini. Kehadiran Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, dan Guber

Jul 07, 2026 - 23:06
0 0
Momen Haru Pramono Teteskan Air Mata Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Suasana haru menyelimuti kegiatan Open House Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta yang digelar baru-baru ini. Kehadiran Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan warna tersendiri dalam acara yang menampilkan beragam potensi siswa tersebut. Para pelajar dengan penuh semangat mempersembahkan yel-yel, atraksi baris-berbaris, tarian, hingga unjuk bakat lainnya di hadapan para tamu undangan dan orang tua yang hadir.

Momen yang paling menyita perhatian terjadi ketika Gubernur Pramono Anung terlihat tak kuasa membendung air matanya. Keharuan itu muncul saat ia menyaksikan langsung semangat dan kegigihan para siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Di tengah keterbatasan ekonomi, anak-anak ini mampu menunjukkan prestasi dan karakter yang membanggakan. Para hadirin yang hadir pun turut merasakan getaran emosi yang sama, menciptakan atmosfer kebersamaan yang mendalam dalam ruangan tersebut.

Komitmen Pemerintah dalam Memutus Rantai Kemiskinan

Dalam sambutannya, Gus Ipul menekankan bahwa Sekolah Rakyat bukanlah sekadar program pendidikan biasa. Lembaga ini menjadi bagian integral dari strategi besar yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. "Sekolah Rakyat hadir sebagai jawaban atas kesenjangan akses pendidikan yang masih terjadi. Melalui pendidikan yang berkualitas dan pembinaan karakter, kami berharap anak-anak dari keluarga miskin dapat memiliki masa depan yang lebih cerah," ujar Gus Ipul di hadapan peserta.

Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi besar Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Ini bukan sekadar janji, tetapi aksi nyata yang sudah berjalan dan menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan.

Pramono Anung, yang sejak awal menjabat berkomitmen pada sektor pendidikan, mengungkapkan bahwa momen tersebut mengingatkannya pada perjalanan hidupnya sendiri. Sebagai seseorang yang tumbuh dari keluarga sederhana, ia sangat memahami betapa pentingnya akses pendidikan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat. "Saya melihat masa depan Indonesia di mata anak-anak ini. Mereka punya semangat juang yang luar biasa, dan tugas kami sebagai pemerintah adalah memastikan mereka tidak berjuang sendirian," kata Pramono dengan suara bergetar.

Kegiatan Open House SRMA 10 Jakarta ini juga menjadi ajang bagi orang tua siswa untuk melihat langsung perkembangan anak-anak mereka dalam lingkungan sekolah yang mendukung. Para orang tua mengaku bersyukur atas adanya program Sekolah Rakyat yang membebaskan biaya pendidikan sekaligus memberikan pendampingan intensif. Salah seorang wali murid mengungkapkan rasa terima kasihnya, "Sebelumnya saya pesimis anak saya bisa melanjutkan ke jenjang menengah atas karena keterbatasan biaya. Tapi dengan adanya program ini, ia tidak hanya bisa bersekolah, tapi juga berkembang dengan baik."

Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, Sekolah Rakyat diharapkan dapat terus melahirkan generasi unggul yang siap membawa perubahan positif bagi bangsa. Open House ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara kementerian, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan membebaskan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
toni-kurniadi

Reporter Fintech. Reporter fintech dan pembayaran digital.

Comments (0)

User