London — Samsung-Google Siap Tantang Apple dengan Fitur AI Baru

Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas. Samsung secara resmi mengonfirmasi bahwa gelaran Galaxy Unpacked berikutnya akan berlangsung di London p

Jul 09, 2026 - 10:28
0 0
London — Samsung-Google Siap Tantang Apple dengan Fitur AI Baru

Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas. Samsung secara resmi mengonfirmasi bahwa gelaran Galaxy Unpacked berikutnya akan berlangsung di London pada 22 Juli mendatang. Dalam acara tersebut, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu diyakini akan memperkenalkan lini ponsel lipat terbarunya, sekaligus menggebrak dengan senjata andalan yang merupakan hasil kolaborasi strategis bersama Google: fitur kecerdasan buatan (AI) generatif yang secara langsung menantang dominasi Apple Intelligence di ekosistem iOS.

Kemitraan Samsung dan Google dalam mengintegrasikan model AI Gemini ke antarmuka One UI merupakan langkah terukur untuk menciptakan pengalaman yang lebih personal dan kontekstual. Jika Apple Intelligence mengandalkan pemrosesan di perangkat untuk menjaga privasi, pendekatan Samsung dan Google menggabungkan kemampuan on-device dan cloud secara dinamis. Bagaikan memiliki asisten pribadi yang tidak hanya mendengar perintah, tetapi juga memahami kebiasaan pengguna secara proaktif—menyarankan restoran berdasarkan preferensi kuliner, menerjemahkan panggilan telepon secara real-time, hingga menyunting foto kompleks hanya dengan perintah suara. Inilah yang oleh para analis disebut sebagai “serangan balik” terhadap Apple setelah peluncuran iPhone 17 yang mengusung chip A19 Pro dengan Neural Engine 48-core.

Kronologi Menuju Galaxy Unpacked London

  1. April 2026: Google merilis pratinjau Gemini 3.0 dengan kemampuan multimodal yang lebih cepat dan ringan. Samsung langsung mengumumkan integrasi penuh Gemini ke perangkat lipat generasi berikutnya.
  2. Mei 2026: Bocoran dari rantai pasok mengungkap Samsung tengah menguji fitur “Circle to Search 2.0” yang memungkinkan pencarian visual tanpa batas antar aplikasi—mirip solusi yang belum dimiliki Apple.
  3. Juni 2026: Samsung mengonfirmasi tanggal dan lokasi Unpacked: 22 Juli di London, memilih panggung Eropa sebagai simbol ekspansi fitur AI multi-bahasa.
  4. Juli 2026 (mendatang): Peluncuran Galaxy Z Flip8 dan dua varian Galaxy Z Fold8 (varian premium “Ultra” dengan S Pen dan varian “Slim” yang lebih ringan). Keduanya akan menjadi perangkat pertama yang menjalankan Galaxy AI 2.0 berbasis Gemini.

Fitur AI yang Memanaskan Kompetisi

Galaxy AI 2.0 yang dijejali Gemini bukan sekadar asisten suara. Samsung dan Google mengemasnya dalam tiga pilar yang menyasar kelemahan Apple Intelligent Assistant yang dinilai masih kaku dan terkotak-kotak:

  • Live Translate 2.0: Menerjemahkan percakapan telepon, chat, dan video call dalam 24 bahasa, termasuk bahasa daerah Indonesia, dengan latensi di bawah 0,8 detik. Teknologi ini memanfaatkan chip Snapdragon 8 Gen 5 yang juga mendukung pemrosesan AI tanpa koneksi internet.
  • Contextual Glance: Layar sampul Z Flip8 dan layar utama Fold8 dapat menampilkan informasi prediktif—seperti tiket pesawat, ramalan cuaca, atau pengingat rapat—tanpa pengguna perlu membuka aplikasi. Bagaikan memiliki widget cerdas yang berevolusi sepanjang hari.
  • Generative Edit Pro: Pengguna dapat menghapus objek, mengubah komposisi, bahkan menambahkan elemen realistis ke foto hanya dengan mengetik deskripsi teks. Semua diproses dalam waktu kurang dari 3 detik, lebih cepat dibanding solusi Apple yang masih bergantung pada sinkronisasi iCloud.

Sorotan data: Dalam uji internal, Galaxy AI 2.0 dilaporkan memproses 68 miliar parameter model bahasa secara lokal, mengurangi ketergantungan pada koneksi internet hingga 40% dibanding generasi sebelumnya.

Dampak pada Pasar dan Strategi Apple

Dengan peluncuran seri lipat terbaru yang dibekali AI kolaboratif, Samsung dan Google tidak hanya menyerang dari sisi perangkat keras, tetapi juga membangun ekosistem layanan yang cair. Pengamat industri menilai Apple harus bergerak lebih agresif dalam mengatasi fragmentasi fitur AI-nya atau berisiko kehilangan pengguna premium yang mendambakan fleksibilitas. Apalagi, Galaxy Z Fold8 varian Slim digadang-gadang memiliki ketebalan hanya 9,9 mm saat dilipat—setara dengan iPhone 17 Pro Max—menjadikannya pesaing langsung di segmen flagship konvensional.

Dengan jadwal Unpacked yang tinggal beberapa minggu lagi, mata dunia teknologi kini tertuju ke London. Pertanyaannya bukan lagi apakah Samsung dan Google mampu menyaingi Apple, melainkan seberapa besar tekanan yang bisa mereka ciptakan agar inovasi di ranah AI berjalan lebih cepat dan inklusif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User