Leclerc Tuntaskan Penantian di Silverstone
Charles Leclerc akhirnya memutus rentetan hasil minor dengan kemenangan dramatis di Grand Prix Inggris 2026. Pebalap Ferrari itu tampil solid di Sirkuit Silverstone, Minggu (5/7), meskipun balapan di
Charles Leclerc akhirnya memutus rentetan hasil minor dengan kemenangan dramatis di Grand Prix Inggris 2026. Pebalap Ferrari itu tampil solid di Sirkuit Silverstone, Minggu (5/7), meskipun balapan diwarnai sejumlah kejutan sejak tikungan pertama.
Start Mengejutkan dan Hukuman buat Hamilton
Kimi Antonelli yang memulai lomba dari posisi terdepan justru kehilangan banyak tempat begitu lampu start padam. Ia melorot ke urutan ketiga di belakang Leclerc dan Lewis Hamilton. George Russell menguntit di posisi keempat. Situasi langsung memanas saat Hamilton dinilai melakukan false start oleh pengawas balapan. Hamilton kemudian masuk pit pada lap ke-24 dan harus menjalani tambahan hukuman lima detik, sebuah pukulan telak bagi peluangnya meraih podium.
Sementara itu, Antonelli perlahan menemukan ritme. Pada lap ke-11, pembalap muda Italia itu sukses menyalip Hamilton untuk merebut kembali posisi kedua dan mulai mengancam Leclerc di depan. Namun drama sesungguhnya terjadi saat pit stop. Leclerc masuk pit satu lap setelah Hamilton, tepatnya di lap ke-25, sehingga posisi terdepan untuk sementara diambil alih oleh Antonelli yang belum mengganti ban.
Pergantian Posisi dan Antiklimaks
Keunggulan Antonelli tidak bertahan lama. Begitu ia akhirnya masuk pit pada lap ke-28, Leclerc kembali ke posisi pertama. Namun yang membuat balapan ini terasa antiklimaks adalah hilangnya kecepatan Antonelli di stint terakhir. Alih-alih mengejar Leclerc, ia justru harus bertahan dari tekanan Russell. Sementara Leclerc di depan mampu menjaga konsistensi laju mobilnya hingga finis.
“Ini kemenangan yang sangat berarti, bukan hanya untuk saya tapi untuk seluruh tim. Kami sudah bekerja keras dan balapan ini adalah bukti bahwa kami belum selesai,” ujar Leclerc yang puasa kemenangan sejak Grand Prix tahun lalu.
Hasil ini memperbaiki posisi Ferrari di klasemen konstruktor sekaligus memberi sinyal bahwa persaingan musim ini masih terbuka. Bagi Antonelli, kegagalan memaksimalkan pole position menjadi pelajaran berharga, sementara Hamilton harus menerima kenyataan bahwa penalti mengubur harapannya di kandang sendiri. Informasi lengkap dari Silverstone ini dihimpun oleh Terdepan.id.
Comments (0)