Kolaborasi BULOG-DPR Perkuat Kesejahteraan Petani di Klaten

Di tengah sawah yang mulai menguning di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, sekelompok petani berkumpul dengan harap-harap cemas. Harga gaba

Kolaborasi BULOG-DPR Perkuat Kesejahteraan Petani di Klaten

Di tengah sawah yang mulai menguning di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, sekelompok petani berkumpul dengan harap-harap cemas. Harga gabah sering kali anjlok saat panen raya tiba. Namun, kunjungan kerja spesifik yang dilakukan Perum BULOG bersama Komisi IV DPR RI pada awal pekan ini membawa angin segar. Sinergi yang diperkuat antara lembaga pangan negara dan wakil rakyat itu bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata untuk memastikan kesejahteraan petani lokal terjaga.

Misi Menyerap Gabah di Tingkat Petani

Perum BULOG sebagai badan usaha milik negara yang bertugas menjaga stabilitas harga pangan memiliki peran krusial dalam musim panen. Di Klaten, salah satu lumbung padi Jawa Tengah, serapan gabah oleh BULOG menjadi penentu apakah petani akan tersenyum atau merugi. Data Dinas Pertanian Klaten mencatat, lebih dari 12.000 hektare lahan siap panen pada triwulan ini, dengan produktivitas rata-rata 6,5 ton per hektare. Tanpa penyerapan yang memadai, harga gabah bisa jatuh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan.

Dalam kunjungan itu, Direktur Utama Perum BULOG menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan gudang-gudang berkapasitas 20 ribu ton di wilayah Klaten dan sekitarnya untuk menampung gabah petani. “Kami tidak hanya menyerap, tetapi juga memastikan kualitas gabah sesuai standar agar petani mendapatkan harga terbaik,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan Komisi IV DPR menegaskan dukungan anggaran dan pengawasan agar program ini berjalan tepat sasaran.

“Kami datang langsung untuk mendengar kendala di lapangan. Sinergi ini harus memutus mata rantai tengkulak yang sering mempermainkan harga,” kata anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PDI-P, menekankan pentingnya keberpihakan kepada petani kecil.

Dampak Langsung bagi Petani Wonosari

Sukardi (52), petani asal Desa Wonosari, mengaku lega. “Biasanya kalau panen raya, tengkulak datang menawar harga rendah. Sekarang ada kepastian BULOG membeli gabah kering panen kami dengan harga sesuai HPP,” ujarnya. HPP gabah kering panen saat ini ditetapkan Rp5.800 per kilogram, harga yang mampu memberi margin keuntungan wajar bagi petani. Dengan adanya jemput bola dari BULOG, beban transportasi yang sebelumnya mencapai 10 persen dari biaya produksi pun berkurang.

Lebih jauh, kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada penyerapan. Komisi IV DPR mendorong pendampingan teknis dari penyuluh pertanian agar kualitas gabah meningkat, sehingga berpotensi diekspor. “Kami ingin Klaten tidak hanya jadi lumbung pangan lokal, tetapi juga nasional, bahkan global,” tutur anggota dewan tersebut. Optimisme ini menular kepada para petani yang mulai melirik praktik pertanian ramah lingkungan sebagai nilai tambah produk mereka.

Peta Jalan Menuju Kedaulatan Pangan

Langkah di Klaten adalah bagian dari strategi besar pemerintah menuju kedaulatan pangan 2025. BULOG dan DPR bersepakat bahwa ketahanan pangan tidak bisa dicapai tanpa kesejahteraan petani. Oleh karena itu, selain serapan gabah, mereka membicarakan perlindungan harga komoditas lain seperti jagung dan kedelai yang juga banyak ditanam petani Klaten.

Tantangan ke depan masih ada: perubahan iklim yang memengaruhi musim tanam, keterbatasan irigasi, dan fluktuasi harga pupuk. Namun, dengan komitmen yang ditunjukkan melalui sinergi ini, petani merasa diprioritaskan.

“Kami butuh kepastian, bukan janji. Hari ini kami melihat bukti bahwa negara hadir,” ujar Sukardi penuh haru.

Kunjungan ini juga menjadi momentum Komisi IV DPR untuk mengawal program-program BULOG secara lebih intensif. Rapat dengar pendapat akan dilakukan secara berkala untuk mengevaluasi serapan dan dampaknya terhadap kesejahteraan petani. Masyarakat pun berharap, sinergi ini tidak hanya terjadi di Klaten, melainkan di seluruh sentra produksi pangan di Indonesia. Sebuah babak baru bagi petani Indonesia sedang dimulai, dari sebuah desa kecil di Klaten.

[SOCIAL_TWEET]: Kolaborasi BULOG dan DPR di Klaten pastikan serapan gabah sesuai HPP, petani lega. Sinergi nyata demi kedaulatan pangan. #BULOG #PetaniSejahtera #Klaten #PanenRaya[SOCIAL_TG]: 🌾 BULOG+DPR bersinergi di Klaten: gabah petani diserap harga HPP, beban transportasi berkurang, petani optimis! Klik selengkapnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User