Irjen Pol. Achmad Kartiko: Profil dan Kinerja Kapolda Aceh
Irjen Pol. Achmad Kartiko: Profil dan Kinerja Kapolda Aceh
Profil Singkat
Irjen Pol. Achmad Kartiko adalah perwira tinggi Polri yang sejak awal 2025 mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Daerah Aceh. Pria kelahiran 1972 ini dikenal luas di kalangan dunia usaha sebagai figur yang memahami betul benang merah antara stabilitas keamanan dan geliat investasi. Pengalamannya yang panjang di bidang intelijen dan reserse ekonomi membentuk perspektif unik: penegakan hukum bukan semata soal represi, melainkan harus menciptakan ekosistem yang kondusif bagi dunia bisnis.
Di bawah kendalinya, Polda Aceh menjelma menjadi institusi yang tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga aktif menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi. Para pelaku usaha di Banda Aceh, Lhokseumawe, hingga Sabang mencatat perubahan signifikan dalam koordinasi keamanan, terutama terkait pengawalan proyek-proyek strategis dan kemudahan perizinan. "Iklim investasi yang sehat hanya bisa tumbuh di atas fondasi kepastian hukum dan rasa aman yang dirasakan langsung oleh investor," tegasnya dalam sejumlah forum bisnis.
Karier dan Riwayat Jabatan
Jejak karier Achmad Kartiko sarat dengan pos-pos yang menuntut kepekaan tinggi terhadap dinamika sosial-ekonomi. Sebelum menjabat Kapolda Aceh, ia tercatat sebagai Wakil Kepala Bareskrim Polri yang membidangi kejahatan ekonomi dan pencucian uang. Di posisi itu, ia kerap berkoordinasi dengan Kementerian Investasi, PPATK, dan OJK dalam mengurai hambatan investasi akibat praktik ilegal.
Riwayat penugasan lainnya memperlihatkan kedekatan dengan isu-isu strategis daerah:
- Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim — merumuskan strategi nasional pemberantasan pungutan liar di pelabuhan dan kawasan industri.
- Kapolrestabes Semarang — memelopori sistem perizinan acara bisnis dan investasi berbasis daring yang memangkas waktu proses dari tujuh hari menjadi 48 jam.
- Wakapolda Sumatera Utara — mengawal langsung pengamanan proyek Jalan Tol Medan-Binjai dan KEK Sei Mangkei, dua proyek vital yang sempat terganggu konflik lahan.
Di semua pos tersebut, satu benang merah yang konsisten terlihat: kemampuannya menerjemahkan anggaran keamanan menjadi investasi penciptaan nilai ekonomi, sebuah pendekatan yang kini ia bawa ke Bumi Serambi Mekah.
Kinerja dan Program Unggulan
Sejak dipercaya memimpin Polda Aceh, Achmad Kartiko menggelontorkan sejumlah program yang langsung menyentuh sentimen bisnis.
1. Satgas Pengamanan Investasi dan Proyek Strategis
Dibentuk dalam 100 hari pertamanya, Satgas ini menjadi jembatan antara pemerintah daerah, kontraktor, dan masyarakat. Hasilnya, sepanjang kuartal I-2026, realisasi investasi Aceh naik 14,2% year-on-year menjadi Rp9,3 triliun (data DPMPTSP Aceh). Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Jaboi dan Smelter Emas Pidie yang sebelumnya tersendat kini berjalan lebih mulus berkat peng
Comments (0)