Investasi Kota Bengkulu Tembus 89,57 Persen dari Target 2026
BENGKULU — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bengkulu terus memperkuat iklim investasi di ibu kota Provinsi Bengkulu. H
BENGKULU — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bengkulu terus memperkuat iklim investasi di ibu kota Provinsi Bengkulu. Hasilnya mulai terlihat: realisasi investasi tercatat mencapai 89,57 persen dari target yang ditetapkan untuk tahun 2026, sebuah capaian yang menunjukkan tren positif kepercayaan pelaku usaha terhadap kota ini.
Capaian tersebut dinilai sebagai buah dari konsistensi pemerintah kota dalam membenahi layanan perizinan, memangkas birokrasi, serta aktif mempromosikan potensi daerah kepada calon investor. DPMPTSP menjadi ujung tombak dalam menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan kebijakan pemerintah daerah.
"Capaian 89,57 persen ini menunjukkan iklim investasi di Kota Bengkulu semakin kondusif. Kami akan terus mempermudah perizinan dan menjaga kepercayaan investor agar target dapat terlampaui," ujar Kepala DPMPTSP Kota Bengkulu.
Realisasi Investasi Mendekati Target
Angka 89,57 persen merefleksikan progres realisasi penanaman modal yang masuk ke Kota Bengkulu terhadap target yang telah ditetapkan pemerintah daerah untuk periode hingga 2026. Dengan sisa waktu yang masih tersedia, peluang untuk melampaui target dinilai terbuka lebar, terutama bila tren pertumbuhan ekonomi daerah terus terjaga.
Pemerintah kota mencatat minat investor datang dari berbagai skala usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga perusahaan berskala menengah-besar. Masuknya investasi ini turut berkontribusi terhadap pembukaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Sektor Unggulan Penopang Investasi
Sejumlah sektor menjadi magnet utama penanaman modal di Kota Bengkulu. Keunggulan geografis sebagai kota pesisir yang dilengkapi Pelabuhan Pulau Baai serta Bandara Fatmawati Soekarno menjadikan kota ini simpul penting aktivitas ekonomi di kawasan barat Sumatera.
- Sektor perdagangan dan jasa yang tumbuh seiring meningkatnya daya beli masyarakat.
- Sektor pariwisata dan perhotelan, didukung destinasi wisata sejarah dan bahari.
- Sektor perikanan dan kelautan yang memanfaatkan potensi pesisir Kota Bengkulu.
- Sektor properti dan konstruksi yang berkembang mengikuti pertumbuhan kawasan perkotaan.
- Sektor pengolahan hasil pertanian sebagai hilirisasi komoditas unggulan daerah.
Perizinan Kian Mudah Melalui OSS
Salah satu kunci naiknya kepercayaan investor adalah kemudahan perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA). Sistem perizinan elektronik berbasis risiko ini memungkinkan pelaku usaha mengurus perizinan secara daring, transparan, dan terukur waktunya, tanpa harus bolak-balik ke kantor pelayanan.
DPMPTSP Kota Bengkulu juga memperkuat layanan konsultasi dan pendampingan bagi pelaku usaha, termasuk UMKM yang baru merintis usaha. Pendekatan jemput bola dilakukan agar hambatan perizinan di lapangan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan.
"Kami tidak hanya menunggu. Tim kami aktif memberikan pendampingan agar pelaku usaha memahami alur perizinan dan investasinya berjalan lancar," kata Kepala DPMPTSP Kota Bengkulu.
Tantangan dan Strategi ke Depan
Meski capaian sudah mendekati target, pemerintah kota mengakui masih ada sejumlah pekerjaan rumah. Persaingan antardaerah dalam merebut investasi semakin ketat, sehingga Kota Bengkulu harus terus berbenah. Sejumlah strategi disiapkan, di antaranya:
- Penyusunan peta potensi investasi yang siap ditawarkan kepada calon investor.
- Peningkatan kapasitas SDM layanan perizinan agar pelayanan semakin cepat dan akurat.
- Kolaborasi dengan kamar dagang dan asosiasi pengusaha untuk menjaring masukan dunia usaha.
- Penguatan infrastruktur pendukung bersama pemerintah provinsi dan pusat.
- Promosi investasi terjadwal melalui forum temu bisnis dan media digital.
Dengan tren realisasi yang positif dan komitmen perbaikan layanan, DPMPTSP Kota Bengkulu optimistis realisasi investasi dapat menembus 100 persen, bahkan melampaui target 2026. Iklim investasi yang sehat diharapkan bermuara pada satu tujuan utama: kesejahteraan masyarakat Kota Bengkulu yang terus meningkat.
[SOCIAL_TWEET]: Realisasi investasi Kota Bengkulu capai 89,57 persen dari target 2026. DPMPTSP terus perkuat iklim investasi dan permudah perizinan lewat OSS. #Investasi #KotaBengkulu #DPMPTSP[SOCIAL_TG]: 📈 Realisasi investasi Kota Bengkulu tembus 89,57% dari target 2026! DPMPTSP perkuat iklim investasi lewat perizinan OSS, pendampingan UMKM, dan promosi potensi daerah. Sektor perdagangan, jasa, pariwisata, dan perikanan jadi magnet utama.
Comments (0)