Daftar Barang Rampasan Kasus Noel dkk Dilelang KPK: Velg Porsche hingga Ducati
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melelang sejumlah barang rampasan yang berasal dari perkara korupsi pemerasan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kasus ini sebelumnya menjerat
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melelang sejumlah barang rampasan yang berasal dari perkara korupsi pemerasan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kasus ini sebelumnya menjerat mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan yang akrab disapa Noel, bersama 10 terdakwa lainnya. Barang-barang mewah yang akan dilelang tersebut antara lain velg premium Marchesini Forged yang biasa digunakan untuk motor Ducati dan mobil Porsche.
Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto, mengonfirmasi bahwa pelelangan ini merupakan bagian dari upaya pengembalian kerugian keuangan negara. Eksekusi terhadap barang rampasan telah dilaksanakan pada Rabu (24/6/2026) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin oleh tim jaksa eksekutor.
"Pelaksanaan eksekusi pada hari ini sudah kita laksanakan di Lapas Sukamiskin oleh tim jaksa eksekutor di jam 11 tadi siang. Ini untuk pelaksanaan eksekusi terhadap terdakwa lainnya sebanyak 11 orang," ujar Mungki kepada awak media di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan) KPK, Cawang, Jakarta Timur.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Terdepan.id, velg merek Marchesini Forged tersebut dikenal sebagai komponen aftermarket berkinerja tinggi yang sering dipasang pada kendaraan sport premium. Harganya di pasaran bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah per set, tergantung spesifikasi dan model kendaraan yang dituju. Kehadiran barang rampasan sekaliber ini mengindikasikan gaya hidup mewah yang didanai dari hasil korupsi para terpidana.
Lelang Demi Pulihkan Kerugian Negara
Pelelangan barang rampasan merupakan langkah konkret KPK untuk memaksimalkan pemulihan aset (asset recovery) dari tindak pidana korupsi. Seluruh hasil lelang nantinya akan disetorkan ke kas negara sebagai bagian dari penggantian kerugian keuangan negara yang timbul akibat praktik pemerasan sertifikat K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan. Kasus Noel dkk sendiri mencuat setelah KPK mengungkap adanya permainan uang dalam penerbitan sertifikat yang seharusnya menjadi standar perlindungan bagi para pekerja.
Selain velg mewah, KPK juga menyita dan akan melelang aset-aset lain milik para terpidana yang diduga berkaitan dengan hasil kejahatan. Detail lengkap mengenai daftar barang rampasan beserta jadwal dan mekanisme lelang akan diumumkan oleh KPK dalam waktu dekat. Publik diharapkan dapat berpartisipasi dalam lelang tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pemberantasan korupsi sekaligus kesempatan untuk memperoleh barang berkualitas dengan harga kompetitif.
Proses eksekusi di Lapas Sukamiskin sendiri berjalan lancar dan telah dikoordinasikan dengan berbagai pihak terkait. KPK menegaskan akan terus menelusuri aset-aset lain yang mungkin masih disembunyikan oleh para terpidana untuk memastikan efek jera dan pengembalian kerugian negara secara maksimal.
Comments (0)