Boston — Maroko Tantang Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026

BOSTON – Laga perempat final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua kekuatan yang menyimpan sejarah panas: Maroko dan Prancis. Pertandingan di Boston Stad

Jul 09, 2026 - 13:31
0 0

BOSTON – Laga perempat final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua kekuatan yang menyimpan sejarah panas: Maroko dan Prancis. Pertandingan di Boston Stadium, Kamis (9/7/2026) pukul 20.00 waktu setempat, bukan sekadar perebutan tiket semifinal. Bagi Maroko, duel ini adalah misi menuntaskan dendam lama — kekalahan 2-0 di semifinal Piala Dunia 2022 yang menghentikan langkah bersejarah mereka empat tahun lalu.

Kilas Balik: Ketika Atlas Singa Terhenti di Tikungan Terakhir

Pada 14 Desember 2022 di Al Bayt Stadium, Qatar, Maroko tampil sebagai tim kejutan yang membungkam Belgia, Spanyol, dan Portugal. Namun Prancis terlalu tangguh. Gol Theo Hernández pada menit ke-5 dan Randal Kolo Muani di menit ke-79 memastikan Les Bleus melaju ke final. Meski kalah, Maroko pulang dengan kepala tegak — tim Afrika pertama yang menembus empat besar Piala Dunia.

Kini, 2026, nada berbeda terdengar. Pelatih Walid Regragui yang masih memimpin tim menegaskan bahwa skuad kali ini lebih matang dan siap membalas.

“Kami tidak datang hanya untuk berpartisipasi. Kami punya urusan yang belum selesai. Para pemain sudah paham apa yang perlu dilakukan,” ujar Regragui dalam konferensi pers pra-pertandingan.

Kunci Pertempuran di Lapangan

Maroko mengandalkan struktur pertahanan solid yang menjadi ciri khas mereka sejak 2022. Achraf Hakimi, bek kanan Paris Saint-Germain yang tampil dalam performa terbaik sepanjang turnamen, akan menjadi poros transisi cepat. Duet tengah Sofyan Amrabat dan Azzedine Ounahi tetap vital untuk memutus aliran bola lini tengah Prancis yang dimotori Aurélien Tchouaméni dan Eduardo Camavinga.

Sementara itu, Prancis yang diasuh Zinédine Zidane tak banyak mengubah pakem menyerang mereka. Trio depan Kylian Mbappé, Kolo Muani, dan Ousmane Dembélé menjadi ancaman konstan dengan kecepatan yang bisa membongkar lini belakang mana pun. Mbappé, yang mencetak 5 gol di turnamen sejauh ini, adalah pemain paling ditakuti Maroko.

“Saya sudah bicara dengan beberapa bek Maroko. Mereka tahu cara bermain saya, tapi kami juga punya banyak opsi. Tim ini bukan hanya soal satu pemain,” kata Mbappé.

Faktor Penentu: Efisiensi vs Dominasi Bola

Data dari empat pertandingan sebelumnya menunjukkan pola yang kontras. Maroko hanya mencatat rata-rata possession 38%, tetapi memiliki conversion rate tembakan tepat sasaran tertinggi kedua (58%). Sementara Prancis menguasai bola 61% dengan jumlah total tembakan dua kali lipat lebih banyak. Pertarungan nanti bisa jadi tentang siapa yang lebih efisien, bukan siapa yang lebih dominan.

  • Lini belakang Maroko: Baru kebobolan 2 gol dalam 4 laga, clean sheet melawan Portugal dan Kanada.
  • Trio penyerang Prancis: Sudah mengemas 12 gol bersama, terbanyak dari tim mana pun yang tersisa.
  • Rekor head-to-head: Prancis menang dalam 2 pertemuan terakhir (2016 friendly, 2022 semifinal), tapi Maroko menang di Piala Dunia 1998 lewat adu penalti.

Faktor kelelahan juga patut dicermati. Maroko bermain 120 menit melawan Uruguay di babak 16 besar, sementara Prancis menyelesaikan laga melawan Mesir dalam waktu normal. Regragui diprediksi akan melakukan rotasi kecil untuk menjaga kesegaran pemain kuncinya.

Di atas kertas, Prancis masih difavoritkan. Namun motivasi balas dendam Maroko bukan sekadar retorika. Empat tahun lalu mereka tampil tanpa beban; kini ekspektasi jauh lebih tinggi. Jika Regragui bisa mengunci sisi sayap Prancis dan memanfaatkan peluang lewat bola mati, bukan mustahil Atlas Lions mengaum lebih keras malam nanti.

Pertandingan ini diyakini akan menjadi salah satu duel paling emosional dan strategis di babak gugur Piala Dunia 2026. Siapa pun yang lolos, penonton akan disuguhi pertarungan dua filosofi sepak bola yang kontras: ketahanan Afrika Utara melawan kecepatan Eropa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User