BMKG: Siklon Bavi Picu Awan Hujan di Sejumlah Wilayah

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa Siklon Tropis Bavi yang saat ini bergerak di Laut Filipina memberikan dampak tidak

Jul 11, 2026 - 13:25
0 1
BMKG: Siklon Bavi Picu Awan Hujan di Sejumlah Wilayah

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa Siklon Tropis Bavi yang saat ini bergerak di Laut Filipina memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia. Berdasarkan analisis terbaru, siklon ini memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan, terutama di wilayah utara dan timur Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi yang dapat terjadi dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Posisi dan Perkembangan Siklon Bavi

Menurut catatan BMKG, Siklon Tropis Bavi terpantau berada di sekitar 16,8° Lintang Utara dan 128,5° Bujur Timur, atau kurang lebih 1.500 kilometer sebelah utara Manado, Sulawesi Utara. Sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot atau setara 120 kilometer per jam, dengan tekanan udara minimum sekitar 985 hPa. Siklon bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 15 kilometer per jam, menjauhi wilayah Indonesia. Meskipun demikian, keberadaannya tetap berdampak pada dinamika atmosfer di sekitar ekuator.

"Siklon Bavi menyebabkan terbentuknya daerah pertemuan dan belokan angin (konvergensi) di sekitar Kalimantan Utara, Sulawesi bagian utara, dan Maluku Utara. Kondisi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan secara signifikan," jelas Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani.

BMKG menjelaskan, dampak tidak langsung siklon tropis umumnya berupa peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di perairan sekitar, serta terbentuknya pola cuaca yang lebih labil. Dalam kasus Bavi, pengaruhnya terasa hingga ke wilayah Indonesia karena massa udara basah tertarik ke pusat siklon dan memicu pengangkatan udara lembap di atas Benua Maritim Indonesia.

Wilayah Terdampak dan Potensi Cuaca Ekstrem

Peringatan dini cuaca yang dikeluarkan BMKG menyebutkan sejumlah provinsi berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Daerah-daerah tersebut antara lain:

  • Kalimantan Utara – wilayah pesisir dan pedalaman diprakirakan diguyur hujan lebat disertai petir pada sore hingga malam hari.
  • Sulawesi Utara – potensi hujan lebat dan angin kencang di Manado, Bitung, dan Kepulauan Sangihe.
  • Gorontalo – hujan dengan durasi panjang berisiko menyebabkan genangan di dataran rendah.
  • Maluku Utara – Ternate, Tidore, dan Halmahera Barat masuk dalam kategori siaga.
  • Papua Barat – wilayah pesisir utara seperti Manokwari dan Teluk Wondama perlu waspada.

Selain hujan lebat, gelombang tinggi juga menjadi ancaman serius. BMKG mengeluarkan peringatan gelombang setinggi 2,5 hingga 4,0 meter di perairan utara Maluku, Laut Sulawesi bagian timur, dan Samudra Pasifik utara Papua. Kapal-kapal kecil dan nelayan tradisional diimbau untuk sementara tidak melaut.

Koordinasi dan Kesiapsiagaan

Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas, BMKG telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta pemerintah daerah setempat. Tim reaksi cepat disiagakan di beberapa titik rawan bencana, terutama di daerah dengan riwayat banjir dan longsor. Masyarakat diimbau untuk membersihkan saluran air, menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir, dan terus memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG.

"Kami meminta warga tidak mengabaikan peringatan dini yang disampaikan. Meskipun siklon bergerak menjauh, dampak cuaca buruk masih bisa terjadi secara tiba-tiba," tegas Andri.

Pengaruh Siklon Bavi diprakirakan mulai mereda dalam 48 jam ke depan seiring pergerakannya menuju Laut Cina Selatan. Namun, BMKG tetap mengingatkan bahwa masa peralihan musim seperti saat ini kerap memunculkan fenomena cuaca ekstrem lokal yang perlu diwaspadai secara mandiri oleh masyarakat.

[SOCIAL_TWEET]: BMKG konfirmasi Siklon Bavi picu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Hujan lebat & gelombang tinggi mengancam Kalimantan Utara, Sulut, Malut, hingga Papua Barat. Warga diminta waspada. #SiklonBavi #CuacaEkstrem #BMKG[SOCIAL_TG]: 🌧️ BMKG: Siklon Bavi picu hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia. Kalimantan Utara, Sulut, Malut, hingga Papua Barat diminta waspada. Gelombang tinggi hingga 4 meter, nelayan harap hati-hati. Info lengkap di sini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User