Bingkai Sepekan: Panas Ekstrem Terjang Eropa, Warga Diminta Waspada

Jakarta - Gelombang panas ekstrem tengah melanda sejumlah negara di Eropa dalam sepekan terakhir. Suhu yang melonjak drastis telah memicu korban jiwa, meningkatkan risiko kebakaran hutan, dan memaksa

Jul 07, 2026 - 23:05
0 0
Bingkai Sepekan: Panas Ekstrem Terjang Eropa, Warga Diminta Waspada

Jakarta - Gelombang panas ekstrem tengah melanda sejumlah negara di Eropa dalam sepekan terakhir. Suhu yang melonjak drastis telah memicu korban jiwa, meningkatkan risiko kebakaran hutan, dan memaksa otoritas setempat menetapkan status darurat kesehatan.

Rekor Suhu di Berbagai Negara

Pantauan media kami, beberapa wilayah di Spanyol, Italia, dan Yunani mencatat suhu di atas 40 derajat Celsius. Di Spanyol, suhu bahkan menyentuh 44 derajat Celsius di wilayah Andalusia. Badan Meteorologi setempat menyebut fenomena ini sebagai yang terparah dalam satu dekade terakhir.

"Kami belum pernah melihat lonjakan suhu setinggi ini di bulan Juni. Ini alarm serius bagi semua," ujar juru bicara Badan Meteorologi Eropa dalam laporan yang dikutip Terdepan.id, Kamis (13/6).

Korban Jiwa dan Dampak Kesehatan

Otoritas kesehatan Italia melaporkan sedikitnya 15 orang meninggal akibat serangan panas dalam tiga hari terakhir. Mayoritas korban adalah lansia dan pekerja luar ruangan. Rumah sakit di Roma dan Milan mulai kewalahan menangani pasien dehidrasi dan gagal napas. Sementara itu, Yunani mencatat peningkatan kunjungan ke unit gawat darurat hingga 30 persen.

Kebakaran Hutan Meluas

Kondisi kering dan angin kencang memicu kebakaran hutan di sejumlah titik. Di Pulau Sardinia, api telah menghanguskan lebih dari 2.000 hektare lahan. Armada pemadam udara dikerahkan, namun upaya pemadaman terkendala asap tebal dan medan yang sulit dijangkau. Otoritas setempat mengevakuasi ratusan warga di desa-desa terdekat.

Peringatan bagi WNI

Kementerian Luar Negeri melalui Kedutaan Besar di Madrid, Roma, dan Athena mengeluarkan imbauan bagi warga negara Indonesia yang berada di Eropa untuk membatasi aktivitas luar ruangan pada siang hari. Warga diminta menjaga asupan cairan dan segera mencari bantuan medis jika mengalami gejala heat stroke.

"Kami terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat. Keselamatan WNI prioritas utama," demikian pernyataan resmi Kemlu yang dikutip Terdepan.id.

Gelombang panas diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir pekan. Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan otoritas setempat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fahmi-reza

Reporter Startup. Reporter startup dan ekosistem pendanaan.

Comments (0)

User