Transvision Tampilkan Inovasi Hotel Masa Depan di NFH 2026

Ratusan pelaku industri perhotelan dan penyedia solusi teknologi berkumpul di ICE BSD, Tangerang, dalam gelaran NFH Expo 2026. Salah satu peserta yang menc

Jul 12, 2026 - 10:19
0 0

Suasana booth Transvision di NFH Expo 2026

Ratusan pelaku industri perhotelan dan penyedia solusi teknologi berkumpul di ICE BSD, Tangerang, dalam gelaran NFH Expo 2026. Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Transvision Hospitality, perusahaan penyedia layanan dan teknologi perhotelan terintegrasi. Lewat partisipasinya yang penuh gebyar, Transvision tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga memproyeksikan peta jalan hotel masa depan yang semakin personal, efisien, dan berkelanjutan.

Dalam pembukaan pameran, Direktur Sales dan Marketing Transvision, Brando Tengdom, menjelaskan bahwa kehadiran Transvision di NFH Expo 2026 merupakan bagian dari strategi besar memperkuat ekosistem kolaborasi. “Kami ingin memperkuat kolaborasi dengan para pelaku industri, dari pemilik hotel, operator, hingga penyedia teknologi pendukung. Masa depan perhotelan tidak bisa dibangun sendiri; kita butuh sinergi untuk menghadirkan pengalaman tamu yang benar-benar baru,” ujarnya di sela-sela acara.

Pamerkan Teknologi Canggih: AI, IoT, dan Kontakless

Di booth seluas 120 meter persegi, Transvision menghadirkan 15 solusi hotel pintar yang mencakup check-in mandiri berbasis biometrik, asisten virtual AI 24 jam, sistem manajemen energi cerdas berbasis IoT, hingga platform analitik okupansi real-time. Pengunjung dapat mencoba langsung bagaimana kunci digital bekerja lewat smartphone, atau berbicara dengan AI concierge yang mampu menjawab permintaan tamu dalam bahasa Indonesia dan Inggris secara natural.

Salah satu prototipe paling diminati adalah “Smart Room Experience” – sebuah kamar hotel mini yang sepenuhnya dikendalikan lewat tablet. Di sini pencahayaan, tirai, suhu AC, hingga pilihan hiburan dapat diatur hanya dengan satu sentuhan. Data yang dihimpun dari interaksi tamu juga langsung dianalisis untuk memberikan rekomendasi layanan yang dipersonalisasi.

“Kami menerima lebih dari 600 permintaan demo hanya dalam dua hari pertama. Ini menandakan pasar sudah sangat siap mengadopsi otomatisasi,” kata Brando Tengdom.

Tidak hanya perangkat keras, Transvision juga memperkenalkan platform manajemen hotel berbasis cloud yang memungkinkan operator mengelola beberapa properti sekaligus dari satu dasbor. Sistem ini kompatibel dengan lebih dari 30 penyedia PMS global, memudahkan migrasi tanpa merombak total infrastruktur IT yang ada.

Kolaborasi Strategis dan Keberlanjutan

NFH Expo 2026 juga menjadi saksi penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) antara Transvision dan jaringan hotel lokal. Salah satunya adalah kerja sama dengan Archipelago International untuk uji coba sistem check-in contactless di 20 hotel di Bali dan Jakarta. Menurut Brando, kemitraan ini bukan sekadar transaksi bisnis, melainkan ruang untuk belajar bersama bagaimana teknologi bisa menjawab tantangan operasional yang sesungguhnya di lapangan.

Transvision juga menonjolkan komitmen terhadap keberlanjutan. Di bagian pojok booth, terdapat instalasi yang menunjukkan bagaimana sensor IoT dapat memangkas konsumsi listrik hingga 22% per kamar dengan mendeteksi okupansi tanpa mengorbankan kenyamanan tamu. Ada pula demo daur ulang air abu-abu yang dikelola secara otomatis untuk kebutuhan toilet dan irigasi taman.

“Green hospitality bukan lagi sekadar slogan. Tamu masa kini, terutama generasi Z dan milenial, memilih hotel yang punya tanggung jawab lingkungan. Transvision berkomitmen menyediakan teknologi yang mendukung efisiensi energi dan pengelolaan limbah,” jelas Brando.

Antusiasme dan Jejak Pameran

Rangkaian acara NFH Expo 2026 berlangsung hingga 12 Juli 2026, mengusung tema “Reimagine Hospitality: Where Technology Meets Humanity”. Selain eksibisi, terdapat sesi konferensi dan panel diskusi yang menghadirkan pemimpin industri. Transvision sendiri mengisi slot presentasi di panggung utama dengan topik “From Data to Delight: The AI-Driven Guest Journey” yang dihadiri lebih dari 400 peserta.

Bagi para pelaku hotel, kehadiran Transvision di pameran ini membuktikan bahwa masa depan perhotelan tidak lagi khayalan. Dengan biaya implementasi yang semakin terjangkau berkat model SaaS, hotel-hotel menengah pun dapat mulai beralih dari operasional konvensional menuju layanan terdigitalisasi. Sementara itu, pengunjung pameran dari kalangan investor tampak antusias menjajaki peluang kerja sama jangka panjang.

“Event ini menjadi ajang yang tepat bagi kami untuk menunjukkan bahwa meskipun teknologi mutakhir, sentuhan manusia tetap menjadi intinya. Kami menciptakan alat, tetapi kehangatan pelayanan tetap dari para pelaku hotel itu sendiri,” pungkas Brando.

Transvision Hospitality berencana melanjutkan partisipasinya di pameran internasional berikutnya di Singapura dan Dubai, sekaligus meluncurkan program mentorship bagi startup lokal yang ingin mengembangkan solusi perhotelan inovatif. Dengan demikian, bukan hanya hotel yang bertransformasi, tetapi seluruh ekosistem hospitality Indonesia kian siap melangkah ke era baru.

[SOCIAL_TWEET]: Transvision Hospitality unjuk gigi di NFH Expo 2026, hadirkan solusi hotel pintar berbasis AI dan IoT. Simak tren hospitality masa depan! #NFHExpo2026 #HotelMasaDepan #Transvision[SOCIAL_TG]: 🏨 Transvision Hospitality hadir di NFH Expo 2026 dengan inovasi hotel pintar. Teknologi terbaru siap ubah pengalaman menginap Anda. Saksikan di ICE BSD.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User