Swiss Tumbangkan Kolombia via Adu Penalti di 16 Besar Piala Dunia

VANCOUVER — Pertarungan sengit antara dua kuda hitam tersaji di BC Place Stadium, Selasa malam (7/7) saat Swiss menghadapi Kolombia pada babak 16 besar Pia

Swiss Tumbangkan Kolombia via Adu Penalti di 16 Besar Piala Dunia

VANCOUVER — Pertarungan sengit antara dua kuda hitam tersaji di BC Place Stadium, Selasa malam (7/7) saat Swiss menghadapi Kolombia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Laga yang disaksikan langsung oleh 59.847 penonton ini harus ditentukan lewat drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Swiss akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3 dalam adu tos-tosan, memastikan satu tempat di perempat final untuk pertama kalinya sejak 1954.

Babak Pertama: Kebuntuan di Bawah Guyuran Hujan Vancouver

Pertandingan dibuka dengan tempo tinggi. Kolombia, yang mengandalkan trisula maut Luis Diaz, Rafael Santos Borré, dan James Rodriguez, langsung menekan sejak menit awal. Namun, duet bek tengah Swiss, Manuel Akanji dan Nico Elvedi, tampil solid meredam setiap ancaman.

Swiss merespons lewat serangan balik cepat yang digerakkan Remo Freuler dan Xherdan Shaqiri. Peluang emas pertama datang pada menit ke-23 ketika sundulan Breel Embolo memanfaatkan umpan silang Silvan Widmer masih melambung tipis di atas mistar gawang Camilo Vargas. Hingga turun minum, papan skor tetap menunjukkan angka 0-0 meskipun Swiss unggul penguasaan bola 54% berbanding 46%.

Babak Kedua: Gol Embolo dan Balasan Cepat Kolombia

Memasuki babak kedua, Swiss meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-58. Berawal dari skema tendangan sudut yang dieksekusi Shaqiri, bola liar jatuh di kaki Embolo yang tanpa ragu melepaskan tembakan keras dari jarak 12 meter. Bola bersarang di pojok kiri bawah gawang Vargas. Swiss unggul 1-0.

  1. Menit 58: Gol Breel Embolo (Swiss 1-0 Kolombia). Penyerang AS Monaco itu mencetak gol ketiganya di turnamen ini, menjadikannya top skor sementara Swiss.

Namun, keunggulan Swiss tidak bertahan lama. Kolombia merespons dengan meningkatkan pressing tinggi. Pada menit ke-72, Luis Diaz yang bergerak menusuk dari sisi kiri berhasil melewati kawalan Widmer. Sepakan melengkungnya dari sudut sempit tak mampu dihalau kiper Gregor Kobel. Skor berubah menjadi 1-1.

  1. Menit 72: Gol Luis Diaz (Swiss 1-1 Kolombia). Gol keempat Diaz di Piala Dunia 2026, menyamai catatan legenda Kolombia, Radamel Falcao.

Kedua tim saling jual beli serangan di sisa waktu normal. Masuknya Denis Zakaria menggantikan Freuler menambah daya gedor Swiss, sementara Kolombia nyaris membalikkan keadaan lewat sundulan Borré yang membentur tiang gawang pada menit ke-84. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir 90 menit.

Perpanjangan Waktu: Kelelahan dan Peluang Emas yang Terbuang

Babak tambahan 2x15 menit berlangsung dengan tensi lebih rendah karena faktor kelelahan. Kedua pelatih, Murat Yakin dan Nestor Lorenzo, melakukan pergantian pemain untuk menyegarkan lini serang. Swiss nyaris mencetak gol kemenangan pada menit ke-107 ketika tendangan jarak jauh Zeki Amdouni membentur mistar gawang. Di kubu Kolombia, James Rodriguez hampir menjadi pahlawan, tetapi tendangan bebas melengkungnya di menit ke-113 dapat ditepis Kobel dengan gemilang. Total 23 tembakan dilepaskan sepanjang laga, dengan 8 di antaranya tepat sasaran.

Drama Adu Penalti: Kobel dan Kegagalan Quintero

Tanpa gol tambahan, pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti. Swiss yang bertindak sebagai penendang pertama menjalankan tugas dengan sempurna. Berikut kronologi lengkap adu penalti:

  1. Shaqiri (Swiss) – Gol: Tendangan keras ke pojok kanan atas.
  2. James (Kolombia) – Gol: Sepakan mendatar ke kiri, Kobel salah arah.
  3. Zakaria (Swiss) – Gol: Tenang menempatkan bola ke tengah gawang.
  4. Diaz (Kolombia) – Gol: Meski Kobel membaca arah, bola terlalu deras.
  5. Embolo (Swiss) – Gol: Penalti panenka mengecoh Vargas.
  6. Quintero (Kolombia) – Gagal: Tendangan ke kanan bawah ditepis Kobel.
  7. Akanji (Swiss) – Gol: Bek Manchester City itu menuntaskan kemenangan Swiss 4-3.

Gregor Kobel menjadi pahlawan berkat penyelamatan krusial pada tendangan Juan Fernando Quintero. Swiss menang adu penalti 4-3 dan memastikan tiket perempat final.

Fakta Kunci

  • Stadion dan Penonton: BC Place, Vancouver; 59.847 penonton (kapasitas penuh).
  • Pencetak Gol: Breel Embolo (58’), Luis Diaz (72’).
  • Total Tendangan: Swiss 14 (6 tepat sasaran), Kolombia 9 (2 tepat sasaran).
  • Kartu: Kuning untuk Ruben Vargas (Swiss) dan Jefferson Lerma (Kolombia).
  • Pemain Terbaik Pertandingan: Gregor Kobel (Swiss).
  • Lawan Berikutnya: Swiss akan menantang pemenang laga Argentina vs Denmark.

FAQ Esensial

[SOCIAL_TWEET]: 🧤🇨🇭 Gregor Kobel si pahlawan! Penyelamatan krusial di adu penalti antar Swiss ke perempat final #PialaDunia2026. Skor 1-1 (4-3) atas Kolombia. Embolo dan Diaz cetak gol. Next: Seattle, 12 Juli. #FIFAWorldCup #SUICOL [SOCIAL_TG]: 🔥 Hasil 16 Besar: Swiss 1-1 Kolombia (4-3 adu penalti) ⚽ Gol: Embolo 58' - Diaz 72' 🧤 Kobel selamatkan penalti Quintero 🏟️ BC Place, Vancouver: 59.847 penonton 📌 Swiss lolos ke perempat final pertama sejak 1954, akan hadapi Argentina/Denmark di Seattle, 12 Juli 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User