Survei Global: Gen Z Jadi Generasi Paling Tidak Dipercaya dalam Kemampuan Ganti Ban Mobil

Kemampuan dasar otomotif seperti mengganti ban bocor ternyata masih menjadi jurang pemisah yang lebar antar generasi. Hasil studi global terbaru menegaskan bahwa kepercayaan terhadap keterampilan meka

Jul 08, 2026 - 08:17
0 0
Survei Global: Gen Z Jadi Generasi Paling Tidak Dipercaya dalam Kemampuan Ganti Ban Mobil
Kemampuan dasar otomotif seperti mengganti ban bocor ternyata masih menjadi jurang pemisah yang lebar antar generasi. Hasil studi global terbaru menegaskan bahwa kepercayaan terhadap keterampilan mekanik dasar semakin menurun seiring bertambah mudanya usia seorang pengemudi. Pengemudi dari kalangan Gen X dinobatkan sebagai kelompok yang paling diandalkan dalam situasi darurat ban kempes, kontras tajam dengan reputasi Gen Z yang justru tidak dipercaya sama sekali. Temuan ini berasal dari studi berskala internasional yang dilakukan oleh platform otomotif terkemuka, Autotrader UK. Dalam riset tersebut, mereka melibatkan lebih dari 3.000 responden yang tersebar di 15 negara berbeda. Hasilnya menunjukkan sebuah pola menarik di mana generasi yang lebih tua secara konsisten dianggap lebih kompeten dalam menangani masalah teknis di jalan raya.

Tak Ada yang Percaya Gen Z di AS

Salah satu data paling mencolok datang dari Amerika Serikat. Di negara tersebut, hasil survei menunjukkan angka yang sangat ekstrem: nol persen. Tidak ada satu pun responden yang berpartisipasi dalam studi ini yang memilih Gen Z sebagai orang pertama yang akan mereka mintai pertolongan saat mengalami ban bocor di pinggir jalan. Hal ini seolah menegaskan stereotip bahwa generasi yang lahir di era digital ini, meskipun akrab dengan teknologi canggih, justru gagap saat berhadapan dengan kerasnya perangkat mekanis konvensional.
Data tersebut menjadi ironi tersendiri, mengingat Gen Z adalah generasi yang paling sering terhubung dengan informasi melalui internet. Meski tutorial video penggantian ban tersedia luas di platform digital, kepercayaan diri untuk mempraktikkannya tampaknya masih sangat rendah, baik di mata diri mereka sendiri maupun generasi lain.
Di sisi lain spektrum usia, Gen X justru mendominasi sebagai "penolong jalanan" paling diandalkan. Faktor pengalaman berkendara yang lebih panjang serta kebiasaan masa muda yang minim layanan darurat instan membuat kelompok ini lebih akrab dengan perkakas seperti dongkrak dan kunci roda. Fenomena ini juga tidak terlepas dari perubahan fitur pada kendaraan modern. Banyak mobil generasi terbaru yang tidak lagi dilengkapi ban cadangan konvensional demi mengejar efisiensi bobot dan ruang, melainkan hanya menyediakan kit perbaikan ban darurat atau teknologi run-flat tire. Hal ini otomatis mengurangi kesempatan generasi muda untuk belajar dan terbiasa dengan prosedur penggantian ban secara manual. Meskipun demikian, hasil studi ini tetap menjadi pengingat penting akan perlunya pembekalan literasi mekanik dasar bagi seluruh pengemudi, tanpa memandang usia. Keterampilan mengganti ban tidak hanya soal kebanggaan personal, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan dan kemandirian di jalan raya, terutama saat petugas bantuan tidak dapat segera tiba. Tim redaksi Terdepan.id menilai, dengan masifnya produksi mobil berteknologi tinggi, masuknya investasi pabrik canggih global ke Indonesia perlu dibarengi dengan edukasi pengguna yang tidak melulu bergantung pada sensor dan otomatisasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Editor Ekonomi Digital. Editor transformasi digital dan ekonomi digital.

Comments (0)

User