Rudal Rusia Hantam Kyiv, 16 Orang Tewas dan 40 Terluka

KYIV — Rentetan rudal Rusia menghantam ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Kamis dini hari, menewaskan sedikitnya 16 orang dan melukai 40 orang lainnya. Ledakan d

Rudal Rusia Hantam Kyiv, 16 Orang Tewas dan 40 Terluka

KYIV — Rentetan rudal Rusia menghantam ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Kamis dini hari, menewaskan sedikitnya 16 orang dan melukai 40 orang lainnya. Ledakan demi ledakan mengguncang sejumlah wilayah di pusat kota, membangunkan warga dari tidur dan memaksa mereka berlarian menuju tempat penampungan bawah tanah saat sirene peringatan udara berbunyi nyaring di seluruh penjuru ibu kota.

Serangan tersebut merupakan salah satu gelombang serangan udara terbaru yang dilancarkan Rusia terhadap Kyiv di tengah perang yang terus berkecamuk sejak invasi skala penuh dimulai pada 2022. Otoritas setempat menyebut jumlah korban berpotensi bertambah karena proses evakuasi dan pencarian korban masih berlangsung di sejumlah lokasi terdampak. Tim penyelamat dikerahkan untuk memeriksa puing-puing bangunan yang runtuh akibat hantaman rudal.

Sejumlah saksi mata menggambarkan momen menakutkan ketika rudal melesat di atas langit dan menghantam bangunan di sekitar mereka. Kota yang seharusnya tertidur itu berubah menjadi lautan kepanikan dalam hitungan menit.

Kronologi Malam Berdarah di Kyiv

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari sejumlah sumber, berikut urutan kejadian pada malam penuh duka tersebut:

  1. Menjelang tengah malam, sirene peringatan serangan udara berbunyi di Kyiv dan sejumlah wilayah sekitarnya, mengingatkan warga untuk segera berlindung.
  2. Beberapa saat kemudian, ledakan besar terdengar di berbagai penjuru ibu kota saat rudal-rudal Rusia menghantam sejumlah target di kawasan pemukiman.
  3. Rentetan serangan berlangsung dalam beberapa gelombang, memicu kebakaran di sejumlah titik dan menghancurkan beberapa bangunan tempat tinggal warga.
  4. Layanan darurat segera dikerahkan untuk memadamkan api, mengevakuasi warga, dan mencari korban yang tertimbun di bawah reruntuhan.
  5. Hingga pagi hari, jumlah korban resmi mencapai 16 orang tewas dan 40 orang terluka, dengan sebagian korban dilaporkan dalam kondisi kritis.

Zelensky: Rusia Mempersiapkan Serangan sejak Lama

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, langsung menanggapi serangan mematikan tersebut. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa Rusia telah mempersiapkan serangan ini untuk waktu yang lama.

"Rusia telah mempersiapkan serangan ini untuk waktu yang lama," ujar Zelensky dalam pernyataan resminya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa serangan kali ini bukan aksi spontan, melainkan bagian dari strategi yang dirancang secara matang. Zelensky menegaskan Ukraina akan terus melawan agresi Rusia dan menuntut pertanggungjawaban atas setiap nyawa warga sipil yang melayang akibat serangan rudal. Ia juga kembali mengingatkan sekutu internasional bahwa dukungan pertahanan udara sangat dibutuhkan untuk melindungi kota-kota Ukraina dari serangan semacam ini.

Warga Kembali Hidup dalam Ketakutan

Serangan ini kembali membawa trauma bagi warga Kyiv yang berulang kali menjadi sasaran rudal Rusia sejak perang meletus. Banyak keluarga terpaksa menghabiskan malam di stasiun metro dan bunker bawah tanah demi menyelamatkan diri dari hantaman rudal.

Menurut sejumlah pengamat, jumlah korban 16 tewas dan 40 luka-luka menjadikan serangan ini salah satu yang paling mematikan di ibu kota Ukraina dalam periode terakhir. Setiap serangan semacam ini menambah panjang daftar tuduhan kejahatan perang yang dilayangkan Ukraina dan komunitas internasional kepada Rusia.

Ukraina selama ini mengandalkan sistem pertahanan udara untuk menembak jatuh rudal-rudal yang diluncurkan Rusia. Namun, serangan pada Kamis dini hari itu menunjukkan sebagian rudal tetap berhasil mencapai sasarannya, terutama di tengah intensitas serangan yang tinggi dalam waktu singkat.

Situasi Terkini dan Imbauan bagi Warga

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Rusia terkait serangan tersebut. Sementara itu, pemerintah Ukraina kembali mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan sirene peringatan dan segera berlindung begitu peringatan serangan udara berbunyi.

Proses evakuasi dan pendataan korban masih terus berlangsung di lokasi-lokasi terdampak. Rumah sakit di Kyiv dilaporkan kewalahan menangani puluhan korban luka, sementara tim medis berupaya maksimal menyelamatkan mereka yang berada dalam kondisi kritis. Sejumlah negara sekutu Ukraina sebelumnya telah menyatakan dukungannya, baik berupa bantuan militer maupun kemanusiaan. Namun, di tengah perang yang tak kunjung usai, setiap malam tanpa serangan terasa seperti keberuntungan bagi warga Kyiv, dan setiap malam dengan sirene menjadi pengingat bahwa perang masih jauh dari kata berakhir. Duka mendalam kini menyelimuti ibu kota Ukraina, dan dunia kembali diingatkan bahwa konflik ini terus menelan korban jiwa warga sipil yang tak berdosa.

[SOCIAL_TWEET]: Rudal Rusia hantam Kyiv dini hari: 16 orang tewas, 40 terluka. Presiden Zelensky: "Rusia telah mempersiapkan serangan ini sejak lama." #Ukraina #Kyiv #SeranganRudal[SOCIAL_TG]: 🚨 BREAKING — Sedikitnya 16 orang tewas dan 40 terluka akibat serangan rudal Rusia di Kyiv. Zelensky: "Rusia telah mempersiapkan serangan ini untuk waktu yang lama." Ikuti terus perkembangan terbaru di Terdepan.id.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
olivia-hartono

Reporter Sepak Bola. Fokus pada Liga 1, Timnas, dan sepak bola Asia Tenggara.

Comments (0)

User