Rida Mulyana Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tutup Usia
Kabar duka menyelimuti sektor energi nasional. Rida Mulyana, mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dikabarkan meninggal dunia. Kepergiannya meninggalka...
Kabar duka menyelimuti sektor energi nasional. Rida Mulyana, mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dikabarkan meninggal dunia. Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar kementerian serta para pelaku industri energi di Tanah Air, mengingat jejak pengabdiannya yang panjang dalam mengawal kebijakan energi Indonesia.
Mengapa kabar ini penting bagi publik? Sektor energi adalah urat nadi kehidupan modern. Listrik yang menyala di rumah, bahan bakar untuk kendaraan, hingga gas untuk memasak, semuanya berkaitan erat dengan kebijakan yang dirumuskan di Kementerian ESDM. Sosok seperti Rida Mulyana berada di balik layar perumusan berbagai kebijakan tersebut selama bertahun-tahun. Kepergiannya bukan sekadar kehilangan seorang birokrat senior, melainkan juga salah satu figur yang turut meletakkan fondasi tata kelola energi nasional.
Karier Panjang di Kementerian ESDM
Rida Mulyana dikenal sebagai birokrat karier yang menghabiskan sebagian besar masa pengabdiannya di Kementerian ESDM. Sebelum menduduki kursi Sekretaris Jenderal, posisi tertinggi di jalur birokrasi kementerian, ia pernah memegang sejumlah jabatan strategis, termasuk di lingkungan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, unit yang bertanggung jawab atas penyediaan listrik nasional.
Sebagai Sekjen, ia memikul tanggung jawab besar mengoordinasikan seluruh unit kerja di kementerian, mulai dari sektor minyak dan gas bumi, mineral dan batu bara, ketenagalistrikan, hingga energi baru terbarukan. Ibarat nahkoda di anjungan kapal, posisi Sekjen memastikan seluruh awak bergerak searah menuju satu tujuan bersama, yakni ketahanan energi nasional yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Jejak di Sektor Ketenagalistrikan
Salah satu jejak paling menonjol dari almarhum adalah kontribusinya di bidang ketenagalistrikan. Pada masa pengabdiannya, Indonesia tengah gencar mengejar pembangunan pembangkit listrik berskala besar serta perluasan elektrifikasi ke berbagai pelosok daerah. Program semacam ini menyentuh langsung kehidupan masyarakat, dari desa terpencil yang akhirnya menikmati listrik hingga kawasan industri yang memperoleh pasokan daya lebih andal.
Di sinilah aspek teknologi memegang peranan penting. Pembangunan infrastruktur kelistrikan menuntut penguasaan inovasi di bidang pembangkitan, transmisi, dan distribusi. Para pengambil kebijakan seperti almarhum dituntut memahami perkembangan teknologi energi agar regulasi yang diterbitkan tidak tertinggal dari dinamika industri yang bergerak cepat, termasuk tren digitalisasi jaringan listrik dan sistem pintar.
Mengawal Era Transisi Energi
Masa bakti Rida Mulyana juga beririsan dengan periode awal transisi energi di Indonesia, yakni pergeseran bertahap dari energi fosil menuju energi baru terbarukan (EBT) seperti tenaga surya, angin, dan panas bumi. Isu ini menuntut keseimbangan yang rumit. Di satu sisi, Indonesia masih sangat bergantung pada batu bara serta minyak dan gas bumi. Di sisi lain, tuntutan global terhadap energi bersih dan penurunan emisi karbon kian menguat dari tahun ke tahun.
Merumuskan kebijakan di tengah tarik-menarik kepentingan tersebut bukan perkara mudah. Dibutuhkan pengembangan kerangka regulasi yang matang, dukungan penelitian yang mendalam, serta komunikasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari investor, perusahaan listrik milik negara, hingga organisasi masyarakat sipil. Semua itu demi memastikan transisi energi berjalan adil tanpa mengorbankan kebutuhan energi rakyat.
Warisan dan Kenangan bagi Sektor Energi
Bagi kalangan internal kementerian, almarhum dikenal sebagai figur yang tekun, rendah hati, dan berdedikasi tinggi terhadap tugasnya. Kepergiannya menjadi pengingat bahwa di balik setiap kebijakan publik, ada manusia-manusia yang bekerja dalam senyap, jauh dari sorotan kamera, demi memastikan roda pembangunan terus berputar dan pelayanan publik tetap berjalan.
Belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan, baik dari lingkungan pemerintahan maupun pelaku industri energi. Banyak yang mengenang almarhum sebagai sosok yang membuka ruang dialog dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam menjalankan tugas negara.
Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan. Warisan pengabdiannya di sektor energi diharapkan dapat dilanjutkan oleh generasi penerus, demi mewujudkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi Indonesia di masa depan.
Comments (0)