Presiden Prabowo Sambut PM Modi Bahas Kemitraan Strategis Indonesia-India
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Selasa (7/7). Kedua pemimpin sepak
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Selasa (7/7). Kedua pemimpin sepakat meningkatkan hubungan bilateral ke tingkat Kemitraan Strategis Komprehensif yang mencakup kerja sama perdagangan, pertahanan, teknologi digital, dan investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka
Kedatangan PM Modi disambut dengan upacara resmi yang dihadiri ratusan pelajar yang melambaikan bendera Indonesia dan India. Dentuman meriam 19 kali mengiringi prosesi jajar kehormatan. Presiden Prabowo dan PM Modi kemudian melakukan inspeksi pasukan sebelum masuk ke beranda istana untuk foto bersama dan penanaman pohon persahabatan.
Setelah seremoni, keduanya menggelar pertemuan bilateral tertutup selama hampir dua jam. Hadir dalam delegasi Indonesia antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Perdagangan Budi Santoso. Sementara dari pihak India tampak Penasihat Keamanan Nasional Ajit Doval dan Menteri Luar Negeri S. Jaishankar.
Pembahasan Kemitraan Strategis
Dalam pernyataan pers bersama, Presiden Prabowo menekankan pentingnya hubungan historis Indonesia-India yang menjadi fondasi kerja sama masa depan.
“Indonesia dan India adalah dua raksasa demokrasi di Asia. Kami sepakat membangun arsitektur Indo-Pasifik yang inklusif dan sejahtera,” ujar Prabowo.
PM Modi menyambut hangat proposal Prabowo dan menyebut Indonesia sebagai “mitra penting dalam Act East Policy India.”
“Hari ini kita membuka babak baru. Kami percaya pada potensi Indonesia yang luar biasa,” kata Modi.
Kerja Sama Perdagangan dan Investasi
Salah satu capaian utama kunjungan ini adalah komitmen peningkatan perdagangan bilateral menuju target US$50 miliar pada 2028. Saat ini nilai perdagangan kedua negara sekitar US$30 miliar. Kedua pemimpin juga menyaksikan penandatanganan empat nota kesepahaman (MoU) di bidang:
- Kerja sama industri pertahanan, termasuk produksi bersama alutsista.
- Digital dan kecerdasan buatan (AI), dengan pendirian pusat riset bersama di IKN.
- Energi bersih, khususnya pengembangan hidrogen hijau dan microgrid tenaga surya.
- Konektivitas maritim, mencakup pelabuhan dan jalur laut strategis.
India juga menyatakan minat berinvestasi di IKN senilai US$1,5 miliar untuk pembangunan kawasan hunian berteknologi pintar dan pusat data.
Kerja Sama Pertahanan dan Indo-Pasifik
Kedua pemimpin mendiskusikan peningkatan latihan militer bersama. Latihan Garuda Shakti yang sudah berjalan akan ditingkatkan menjadi latihan antarangkatan darat, laut, dan udara. Indonesia dan India juga berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Laut China Selatan dan Samudra Hindia.
“Kita tidak boleh membiarkan kekuatan asing mendikte ketertiban di kawasan kita sendiri,” tegas Prabowo.
Kronologi Kunjungan PM Modi
- Pukul 09.30 WIB: PM Modi tiba di Istana Merdeka, disambut tarian tradisional Nusantara.
- Pukul 10.00: Upacara kenegaraan dengan jajar kehormatan dan 19 dentuman meriam.
- Pukul 10.30–12.15: Pertemuan bilateral tertutup dan penandatanganan empat MoU.
- Pukul 13.00: Jamuan makan siang kenegaraan dengan menu khas Nusantara dan India.
- Pukul 14.30: Konferensi pers bersama di Ruang Jepara Istana.
Fakta-Fakta Penting
- Ini adalah kunjungan pertama PM Modi ke Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.
- Target perdagangan bilateral: US$50 miliar pada 2028 (saat ini US$30 miliar).
- Empat MoU ditandatangani: pertahanan, AI, energi bersih, konektivitas maritim.
- India berkomitmen investasi US$1,5 miliar di Ibu Kota Nusantara.
- Latihan militer bersama Garuda Shakti akan diperluas ke operasi gabungan tiga matra.
Comments (0)