Potret SUV Listrik Boxy Wuling Rp 200 Jutaan, Akankah Laris di Indonesia?
Jakarta – SUV listrik kompak dengan desain boxy kian mendapat tempat di hati konsumen global. Salah satu model yang menarik perhatian adalah Baojun Yep Plus, produk entry-level di pasar China yang jika masuk Indonesia berpotensi dijual di bawah merek Wuling, mengingat kedua jenama bernaung di bawah SAIC-GM-Wuling.
Media kami berkesempatan mengabadikan langsung unit facelift 2026 dari Baojun Yep Plus di Liuzhou, Guangxi, China. Wujudnya kian menegaskan tema desain "Square Box+" yang mengedepankan garis tegas dan proporsi kotak. Dimensinya tetap kompak: panjang 3.996 mm, lebar 1.760 mm, tinggi 1.726 mm, dengan jarak sumbu roda 2.560 mm. Ukuran ini ideal untuk lincah bermanuver di perkotaan sekaligus memberikan kabin yang cukup lega bagi lima penumpang.
Pintu Samping dan Lampu Retro
Salah satu daya tarik terbesar adalah pintu bagasi model side-opening—membuka ke samping seperti Suzuki Jimny atau Toyota Land Cruiser lawas—bukan model liftback ke atas seperti SUV kebanyakan. Pabrikan menyebut, mekanisme ini lebih praktis saat mengakses barang di ruang terbatas serta menguatkan kesan tangguh ala kendaraan off-road. Di bagian belakang, lampu berbentuk bulat retro melengkapi tema desain klasik-modern tersebut, mengingatkan pada mobil petualang era 1980-an. Padu padan ini menjadikan Yep Plus tampil berbeda di tengah lautan SUV listrik futuristis yang mendominasi pasar.
Layar Sentuh Lebih Besar, Kabin Minimalis
Memasuki kabin, facelift 2026 membawa peningkatan signifikan pada sektor hiburan. Layar infotainment di tengah dashboard kini berukuran 12,8 inci, lebih besar dari versi sebelumnya, memudahkan navigasi dan konektivitas. Panel instrumen di belakang setir tetap menggunakan layar 8,8 inci yang informatif. Tata letak interior mengusung filosofi minimalis khas kendaraan listrik modern, dengan mayoritas material ramah lingkungan. Kombinasi wheelbase panjang dan atap tinggi menjanjikan kenyamanan cukup bagi penghuni kabin depan maupun belakang, menjawab kebutuhan keluarga kecil urban.
Baterai LFP, Jarak Tempuh 401 Km, Harga Mulai Rp 210 Juta
Secara teknis, Baojun Yep Plus dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 41,9 kWh yang dipasok oleh Guoxuan High-Tech. Dalam siklus CLTC, mobil listrik ini diklaim mampu menempuh 401 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Angka tersebut terbilang kompetitif untuk SUV kompak dan mencukupi kebutuhan mobilitas harian hingga perjalanan antarkota jarak menengah tanpa perlu sering mengisi daya.
Di China, banderolnya dimulai dari 93.800 yuan atau sekitar Rp 210 juta. Jika benar-benar dijual di Indonesia oleh Wuling, dengan harga segresif itu ia berpotensi menjadi salah satu SUV listrik murah dengan karakter retro-box yang langka di Tanah Air. Konsumen Indonesia yang mulai terbuka pada kendaraan listrik unik tentu layak menantikan kehadirannya. Akankah menjadi produk laris? Semua kembali pada selera dan kebutuhan pasar lokal.
Comments (0)