Polisi Akan Ekshumasi Makam Sutrimo Terkait Dugaan Kematian Janggal

BANYUMAS — Kepolisian berencana melakukan ekshumasi terhadap makam Sutrimo, pria yang disebut-sebut sebagai Kepala Rumah Tangga eks Jaksa Agung Muda Bidang

Polisi Akan Ekshumasi Makam Sutrimo Terkait Dugaan Kematian Janggal

BANYUMAS — Kepolisian berencana melakukan ekshumasi terhadap makam Sutrimo, pria yang disebut-sebut sebagai Kepala Rumah Tangga eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Langkah ini ditempuh untuk menyelidiki dugaan kematian janggal yang dialami Sutrimo, sebagaimana diadukan pihak keluarga kepada aparat penegak hukum.

Sebelum ditemukan tewas, Sutrimo diketahui sempat mengirim foto rumah Febrie Adriansyah kepada pihak keluarga. Foto tersebut kini menjadi salah satu petunjuk penting yang menguatkan kecurigaan keluarga bahwa kematian Sutrimo tidak wajar dan harus diusut secara tuntas hingga terang benderang.

Kirim Foto Rumah Febrie Sebelum Ditemukan Tewas

Keluarga mengungkapkan, sebelum meninggal dunia, Sutrimo mengirimkan foto yang memperlihatkan rumah Febrie Adriansyah kepada anggota keluarga. Pengiriman foto itu dinilai janggal dan menimbulkan tanda tanya besar, sebab tidak ada kebiasaan serupa yang dilakukan almarhum sebelumnya.

Berikut rangkaian peristiwa yang berhasil dihimpun terkait kasus ini:

  1. Sutrimo disebut bekerja sebagai kepala rumah tangga di lingkungan kediaman eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
  2. Sebelum ditemukan tewas, Sutrimo mengirim foto rumah Febrie kepada pihak keluarga.
  3. Sutrimo kemudian ditemukan meninggal dunia, dan kematiannya dinilai janggal oleh keluarga.
  4. Keluarga, didampingi kuasa hukum, resmi membuat laporan ke Polresta Banyumas.
  5. Kepolisian merencanakan ekshumasi makam untuk kepentingan autopsi dan penyelidikan.

Keluarga Lapor ke Polresta Banyumas

Tidak terima dengan kematian yang dinilai penuh kejanggalan, keluarga Sutrimo didampingi kuasa hukum mendatangi Polresta Banyumas untuk membuat laporan resmi. Dalam laporan tersebut, keluarga meminta aparat kepolisian mengusut tuntas penyebab kematian Sutrimo, termasuk dugaan adanya tindak pidana di baliknya.

"Keluarga berharap proses hukum berjalan transparan. Ekshumasi menjadi jalan untuk mengetahui penyebab pasti kematian almarhum, sehingga kebenaran bisa terungkap dan keadilan dapat ditegakkan," ujar kuasa hukum keluarga dalam keterangannya.

Laporan keluarga ini menjadi titik awal penyelidikan resmi kepolisian. Sejumlah saksi diperkirakan akan dimintai keterangan, sementara bukti-bukti digital — termasuk foto yang dikirim Sutrimo sebelum tewas — akan ditelusuri lebih lanjut oleh penyidik.

Rencana Ekshumasi Makam Sutrimo

Ekshumasi merupakan prosedur pembongkaran makam yang dilakukan untuk mengautopsi jenazah guna mengetahui penyebab pasti kematian. Prosedur ini umumnya ditempuh ketika terdapat dugaan kematian tidak wajar, dan harus dilakukan sesuai ketentuan hukum dengan melibatkan tim dokter forensik serta mendapat persetujuan keluarga.

Melalui ekshumasi, tim forensik dapat memeriksa sejumlah hal penting, di antaranya:

  • Ada atau tidaknya tanda-tanda kekerasan pada tubuh jenazah.
  • Kemungkinan adanya zat beracun atau kandungan berbahaya melalui pemeriksaan toksikologi.
  • Perkiraan waktu kematian yang dapat dicocokkan dengan keterangan saksi.
  • Keselarasan antara kondisi jenazah dengan versi kronologi yang selama ini beredar.

Rencana ekshumasi ini mendapat dukungan penuh dari pihak keluarga yang sejak awal meyakini ada kejanggalan dalam kematian Sutrimo. Keluarga berharap hasil autopsi nantinya dapat menjadi bukti kuat dalam proses hukum selanjutnya.

Siapa Sosok Febrie Adriansyah?

Nama Febrie Adriansyah sendiri bukan sosok asing di dunia penegakan hukum Indonesia. Ia diketahui pernah menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di Kejaksaan Agung, posisi strategis yang membidangi penanganan perkara tindak pidana khusus, termasuk korupsi. Kedekatan Sutrimo dengan lingkungan rumah tangga mantan pejabat Kejaksaan Agung itulah yang membuat kasus ini menyedot perhatian publik.

Hingga berita ini diturunkan, proses hukum masih terus berjalan. Publik kini menanti hasil ekshumasi serta langkah penyidikan berikutnya dari kepolisian, demi terungkapnya kebenaran di balik kematian Sutrimo yang menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga dan masyarakat.

[SOCIAL_TWEET]: Polisi akan ekshumasi makam Sutrimo, Kepala Rumah Tangga eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Sebelum tewas, Sutrimo sempat kirim foto rumah Febrie ke keluarga. 🚨 #Ekshumasi #Banyumas[SOCIAL_TG]: 🚨 Polisi akan ekshumasi makam Sutrimo, Kepala Rumah Tangga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, terkait dugaan kematian janggal. Sebelum tewas, Sutrimo sempat mengirim foto rumah Febrie ke keluarga. Simak perkembangannya di Terdepan.id

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
toni-kurniadi

Reporter E-Sports. Meliput Mobile Legends, Valorant, dan industri gaming.

Comments (0)

User