Open Banking Dorong Transformasi Digital, Transaksi API Banking Tumbuh 40 Persen
Jakarta — Implementasi open banking di Indonesia mencatat akselerasi signifikan sepanjang 2025, dengan volume transaksi berbasis application programming interface (API) tumbuh 40% secara tahunan. Bank
Jakarta — Implementasi open banking di Indonesia mencatat akselerasi signifikan sepanjang 2025, dengan volume transaksi berbasis application programming interface (API) tumbuh 40% secara tahunan. Bank Indonesia melaporkan total transaksi melalui kanal open banking mencapai 3,2 miliar transaksi hingga kuartal III-2025, naik dari 2,3 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Regulasi Jadi Katalisator
Pertumbuhan ini tidak lepas dari penerbitan Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) oleh Bank Indonesia yang kini memasuki fase ketiga implementasi. Sebanyak 118 penyelenggara jasa pembayaran telah mengadopsi standar tersebut per September 2025, mencakup bank umum, perusahaan fintech, hingga lembaga keuangan non-bank. Standarisasi ini memungkinkan interoperabilitas antarsistem yang sebelumnya terfragmentasi, memangkas waktu integrasi dari rata-rata enam bulan menjadi kurang dari delapan pekan.
Kompetisi dan Kolaborasi di Ekosistem Terbuka
Pergeseran menuju arsitektur perbankan terbuka mendorong kolaborasi antara bank konvensional dan pemain teknologi finansial. PT Bank Mandiri Tbk meluncurkan portal API terpadu pada Agustus 2025 yang menghubungkan 47 mitra fintech ke dalam satu ekosistem, sementara PT Bank Central Asia Tbk memperluas layanan API-nya ke segmen SME lending berbasis data alternatif. Data Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) menunjukkan 67% perusahaan fintech nasional kini mengandalkan setidaknya tiga koneksi API perbankan untuk operasional layanan inti mereka, meningkat dari 41% pada 2023.
Peluang dan Risiko Keamanan
Di balik ekspansi pesat, risiko kebocoran data dan serangan siber menjadi perhatian utama. Otoritas Jasa Keuangan mencatat 214 insiden keamanan siber yang berkaitan dengan API perbankan sepanjang Januari–Oktober 2025, naik 18% dibandingkan tahun sebelumnya. Regulator merespons dengan memperketat kewajiban sertifikasi keamanan dan audit berkala bagi penyedia layanan API pihak ketiga. Pelaku industri memperkirakan nilai pasar open banking Indonesia akan menembus USD 1,2 miliar pada 2027, didorong oleh penetrasi layanan keuangan digital ke segmen underbanked yang mencakup 97 juta penduduk dewasa tanpa akses perbankan formal.
Proyeksi dan Langkah Strategis
Bank Indonesia menargetkan seluruh bank umum telah mengimplementasikan standar SNAP secara penuh pada akhir 2026, membuka jalan bagi pengembangan produk keuangan yang lebih personal dan terjangkau. Integrasi dengan infrastruktur pembayaran digital seperti QRIS dan BI-FAST diproyeksikan mempercepat adopsi open banking di luar Jawa, di mana penetrasi layanan keuangan digital masih berada pada level 58%. Para analis menilai keberhasilan open banking akan bertumpu pada keseimbangan antara inovasi, keamanan data, dan literasi digital konsumen di tahun-tahun mendatang.
Comments (0)