Nemo Mettler — Pemenang Eurovision 2024 Pecahkan Trofi Kristal dan Cedera Jari
MALMÖ, SWEDIA — Euforia kemenangan di ajang Eurovision Song Contest 2024 berujung insiden tak terduga bagi perwakilan Swiss, Nemo Mettler. Sang penyanyi ya
MALMÖ, SWEDIA — Euforia kemenangan di ajang Eurovision Song Contest 2024 berujung insiden tak terduga bagi perwakilan Swiss, Nemo Mettler. Sang penyanyi yang tampil memukau dengan lagu The Code harus menerima konsekuensi dari gelora perayaan yang berlebihan. Trofi kristal bergengsi yang baru saja diraih pecah berkeping-keping, sementara jempol sang juara mengalami luka yang memerlukan perban darurat di belakang panggung.
Kejadian yang membuat gelagap penonton ini terjadi usai Nemo secara resmi diumumkan sebagai pemenang dalam malam grand final yang digelar di Malmö Arena, Swedia, pada Sabtu (11/5/2024) malam waktu setempat. Kemenangan tersebut membawa nama Swiss kembali ke puncak kompetisi musik terbesar Eropa setelah penantian panjang selama beberapa dekade. Nihilnya kewaspadaan dalam momen bahagia menjadikan malam puncak tersebut berakhir dengan cerita unik yang kini viral di media sosial.
Kemenangan Bersejarah setelah 36 Tahun
Nemo mencatat sejarah sebagai pemenang Eurovision pertama dari Swiss sejak kemenangan ikonik Céline Dion pada tahun 1988. Dengan total 591 poin yang diraih dari kombinasi nilai juri dan voting penonton, artis non-binary berusia 24 tahun ini berhasil menyisihkan kontestan kuat lainnya, termasuk perwakilan Kroasia dengan lagu Rim Tim Tagi Dim yang menempati posisi kedua.
Kemenangan Nemo juga menjadi tonggak penting bagi komunitas non-binary di kancah musik internasional. Sebagai artis yang secara terbuka menggunakan pronomen they/them, Nemo membawa pesan inklusivitas yang kuat melalui lirik dan penampilan visual The Code yang bernuansa opera rap. Kemenangan ini tidak hanya sekadar pencapaian musikal, tetapi juga simbol representasi gender yang semakin mendapat ruang di panggung global.
Kronologi Detik-detik Trofi Kristal Pecah
- Pengumuman pemenang: Nama Swiss disebut sebagai juara Eurovision 2024, memicu sorak sorai dan air mata dari Nemo serta delegasi negara tersebut di green room.
- Naik ke panggung: Nemo bergegas menaiki panggung utama untuk menerima trofi kristal berbentuk mikrofon khas Eurovision dari tangan pemenang tahun sebelumnya, Loreen asal Swedia.
- Momen euforia: Dengan trofi di tangan, Nemo mengangkatnya tinggi-tinggi ke udara untuk merayakan kemenangan di hadapan jutaan penonton di seluruh dunia. Namun, karena bentuk trofi yang ramping dan berat, benda tersebut terlepas dari genggaman.
- Trofi pecah: Mikrofon kristal jatuh ke permukaan panggung dan hancur berkeping-keping. Pecahan kristal tajam mengenai jempol tangan kanan Nemo, menyebabkan luka robek yang cukup dalam.
- Perawatan cepat: Tim medis yang berjaga di lokasi segera memberikan pertolongan pertama. Nemo kemudian menunjukkan jempol terperban dalam sesi foto dan wawancara pasca-kemenangan, mengonfirmasi bahwa insiden itu benar-benar terjadi.
Reaksi Nemo dan Tanggapan Panitia
Meski mengalami cedera, Nemo menanggapi kejadian tersebut dengan humor dan sikap sportif. Dalam berbagai wawancara usai acara, perwakilan Swiss itu mengaku terlalu emosional sehingga tidak menyadari betapa berharga dan rapuhnya trofi kristal tersebut. "Saya terlalu bersemangat dan akhirnya menghancurkannya. Sepertinya saya perlu belajar cara mengendalikan euforia," ujar Nemo dengan tawa saat diwawancarai jurnalis di area winner's press conference.
Kejadian ini sontak membuat heboh penggemar Eurovision di berbagai belahan dunia. Unggahan video yang menunjukkan momen trofi jatuh serta foto jempol Nemo yang diperban ramai beredar di platform X, Instagram, dan TikTok. Banyak penggemar yang menyebut insiden ini sebagai salah satu momen paling ikonik dan lucu dalam sejarah kompetisi yang telah berjalan selama 68 tahun tersebut.
Pihak European Broadcasting Union (EBU) selaku penyelenggara hingga kini belum memberikan pernyataan resmi mengenai apakah trofi akan diganti dengan yang baru atau dibiarkan sebagai bagian dari sejarah unik kemenangan Nemo. Trofi Eurovision yang sebenarnya terbuat dari kaca kristal berkualitas tinggi memang dikenal memiliki desain artistik namun rentan terhadap benturan keras.
Sementara itu, kemenangan Nemo membawa dampak signifikan bagi industri musik Swiss. Selain membawa pulang gelar juara, Swiss berhak menyelenggarakan Eurovision 2025 meskipun kemudian diketahui bahwa negosiasi mengenai tuan rumah berlangsung alot. Insiden trofi pecah pun menjadi pengingat bahwa di balik pencapaian gemilang, momen manusiawi—bahkan yang sedikit berantakan—seringkali menjadi kenangan paling abadi bagi para pemenang dan penggemarnya.
[SOCIAL_TWEET]: 🏆🩹 Euforia berujung malapetaka! Juara Eurovision 2024 asal Swiss, Nemo, pecahkan trofi kristal dan luka jempol saat perayaan kemenangan di Malmö. #Eurovision #Nemo [SOCIAL_TG]: 🇨🇭🏆 Momen kemenangan Nemo di Eurovision 2024 berakhir dengan trofi kristal hancur berkeping-keping. Jempol sang juara Swiss terluka dan harus diperban. Begini kronologi lengkap insiden euforia di Malmö 👇
Comments (0)