Lulus Skripsi Teknik Lingkungan UI, Cucu Mpok Atiek Tertarik Dunia Hiburan
Fadhil, cucu dari komedian senior Mpok Atiek, kini membuka diri terhadap panggung hiburan setelah menuntaskan pendidikannya di Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Indonesia (UI). Meski menunj
Fadhil, cucu dari komedian senior Mpok Atiek, kini membuka diri terhadap panggung hiburan setelah menuntaskan pendidikannya di Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Indonesia (UI). Meski menunjukkan ketertarikan pada dunia entertainment, ia menegaskan bahwa fokus utamanya tetap tertuju pada karier yang selaras dengan latar belakang akademiknya.
Saat ditemui bersama sang nenek di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Fadhil mengaku tengah serius mencari peluang kerja sesuai bidang yang dipelajarinya. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk menjajal industri hiburan jika ada tawaran yang datang.
"Ya paling sebenarnya kan aku fokusnya pengin ke karier (akademik/jurusan) dulu gitu, tapi kalau ke entertainment sih ada juga sih ya Mi ya," ujar Fadhil.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung kepada Mpok Atiek yang akrab disapa Mi, dan sang nenek tampak mendampingi dengan tenang. Mpok Atiek, yang dikenal luas sebagai pelawak era 90-an, tidak memberikan tekanan apa pun, membiarkan cucunya menimbang dua jalur yang berbeda—profesional formal dan dunia hiburan yang penuh kilau.
Fadhil menjelaskan bahwa prioritasnya saat ini adalah menuntaskan tanggung jawab akademik yang baru dirampungkan. Keberhasilan meraih gelar sarjana dari UI menjadi bukti keseriusannya di bidang teknik lingkungan. Ia bercita-cita menjadi profesional andal yang bisa berkontribusi pada pengelolaan lingkungan di Indonesia, terlebih di tengah isu krisis iklim yang kian mendesak. Meski demikian, getar panggung hiburan yang pernah melekat pada sosok neneknya juga menggoda, dan ia tak ingin menutup pintu sepenuhnya.
Dukungan dari keluarga, terutama Mpok Atiek, menjadi faktor yang membuat Fadhil nyaman menyampaikan keinginannya. Sikap sang legenda komedi yang santai dan tidak menggurui menunjukkan bahwa ia memberi keleluasaan penuh kepada cucunya untuk menentukan jalan hidup sendiri. Darah seni yang mengalir boleh jadi menjadi alasan sah bagi Fadhil untuk melirik entertainment, namun ia ingin mendahulukan fondasi pendidikan yang kokoh.
Laporan Terdepan.id mencatat, langkah Fadhil ini mencerminkan generasi muda yang tidak semata mengandalkan popularitas, tetapi juga menggenggam ijazah sebagai bekal. Jika kelak ia benar-benar terjun ke layar kaca atau panggung hiburan, publik akan menyaksikan seorang sarjana teknik lingkungan yang tetap membumi di antara sorotan.
Comments (0)