Leapmotor B10 Debut di Indomobil Expo, Siap Ramaikan Pasar SUV Listrik Indonesia
Publik Indonesia akhirnya bisa menyaksikan langsung sosok Leapmotor B10 melalui pameran otomotif Indomobil Expo yang berlangsung di Summarecon Serpong pada 30 Juni hingga 5 Juli 2026. Dalam ajang tersebut, merek asal Tiongkok yang berada di bawah naungan Stellantis Group ini membawa tiga unit SUV listrik andalannya, dua unit untuk dipajang dan satu unit khusus untuk uji kendara. Langkah ini menjadi perkenalan perdana Leapmotor kepada konsumen Tanah Air, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan langsung kenyamanan dan performa B10. Meski belum mengumumkan banderol harga resmi, Leapmotor mengonfirmasi bahwa seluruh detail harga dan varian akan diungkap pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 mendatang.
Distributor dan Strategi Pasar
Leapmotor masuk ke Indonesia bersama payung besar Stellantis Group yang sudah lebih dulu menancapkan kukunya melalui merek Citroën dan Jeep sejak 2023. Kehadiran Leapmotor melengkapi portofolio kendaraan elektrifikasi grup tersebut. Secara operasional, distribusi dan penjualan Leapmotor B10 akan ditangani oleh PT Indomobil National Distributor, mitra resmi Stellantis di Indonesia. Dengan jaringan dealer yang sudah mapan, Leapmotor diharapkan dapat dengan cepat memperluas penetrasi pasar, terutama di segmen SUV listrik yang tengah tumbuh subur. Pameran Indomobil Expo sendiri menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan B10 sebelum memasuki persaingan yang semakin ketat melawan pemain seperti Wuling, Hyundai, dan Chery yang telah lebih dulu eksis.
Spesifikasi dan Teknologi Leapmotor B10
Leapmotor B10 dibekali baterai berkapasitas 67,1 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 516 km berdasarkan siklus NEDC. Mobil ini mengusung konfigurasi penggerak roda belakang dengan motor listrik bertenaga 160 kW (sekitar 214 dk) dan torsi 240 Nm. Salah satu keunggulan B10 terletak pada platform Leapmotor Architecture 3.5 yang dipadukan dengan teknologi Cell To Chassis (CTC). Integrasi baterai langsung ke sasis ini tidak hanya meningkatkan kekakuan dan keamanan bodi, tetapi juga mengoptimalkan distribusi bobot sehingga handling lebih stabil. Sektor kaki juga mencuri perhatian dengan penggunaan staggered wheels, yaitu ukuran ban belakang lebih lebar daripada ban depan, untuk memberikan traksi dan stabilitas yang lebih baik saat akselerasi maupun manuver di kecepatan tinggi.
Dengan spesifikasi tersebut, Leapmotor B10 diproyeksikan menjadi salah satu pemain baru yang menarik di kelas SUV listrik menengah. Kehadirannya tidak hanya menambah opsi bagi konsumen, tetapi juga mendorong kompetisi yang pada akhirnya menguntungkan pasar. Semua mata kini tertuju pada pengumuman harga resmi di GIIAS 2026, yang akan menjadi penentu seberapa besar daya saing B10 di tengah gempuran model listrik yang semakin agresif.
Comments (0)