[INGGRIS] — Inggris Hancurkan Prancis di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia

Laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia yang digelar di Stadion Wembley, London, berubah menjadi pesta gol yang tak terlupakan bagi para penggemar sepak b

[INGGRIS] — Inggris Hancurkan Prancis di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia

Laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia yang digelar di Stadion Wembley, London, berubah menjadi pesta gol yang tak terlupakan bagi para penggemar sepak bola dunia. Timnas Inggris berhasil mempermalukan juara bertahan Prancis dengan permainan agresif sejak menit awal, menutup laga dengan kemenangan telak 5–3 di hadapan publik sendiri. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan The Three Lions meraih medali perunggu untuk pertama kalinya dalam dua dekade terakhir, sementara Les Bleus harus puas finis di posisi keempat dalam laga terakhir Didier Deschamps di pinggir lapangan.

Babak Pertama: Badai Tiga Singa Menerjang

  1. Menit ke-8: Inggris membuka keran gol melalui sundulan Harry Kane yang memanfaatkan umpan silang sempurna dari Bukayo Saka. Gawang Hugo Lloris langsung bergolak dan membawa seluruh penonton di Wembley ke dalam euforia.
  2. Menit ke-19: Keunggulan bertambah menjadi 2–0. Jude Bellingham mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti setelah menerima bola liar hasil duel di lini tengah. Tembakan kaki kirinya meluncur deras ke sudut atas gawang yang tak mampu dijangkau Lloris.
  3. Menit ke-31: Prancis sempat memperkecil kedudukan lewat eksekusi penalti Kylian Mbappé usai Dayot Upamecano dilanggar di kotak terlarang. Gol tersebut membuat Mbappé resmi menyandang status pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan torehan 14 gol, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Miroslav Klose.
  4. Menit ke-38: Namun, Inggris kembali memperlebar jarak. Phil Foden mencatatkan namanya di papan skor setelah serangan balik cepat yang diinisiasi Declan Rice. Skor 3–1 untuk Inggris bertahan hingga jeda, dengan dominasi penguasaan bola mencapai 62 persen dan delapan tembakan akurat dari total 12 percobaan.

Babak Kedua: Prancis Bangkit namun Tak Berdaya

  1. Menit ke-52: Prancis memulai babak kedua dengan gaya bermain yang berbeda. Olivier Giroud membobol gawang Jordan Pickford untuk membuat skor 3–2, memberikan harapan baru bagi ribuan suporter Les Bleus yang hadir.
  2. Menit ke-61: Michael Olise menunjukkan kelasnya dengan memberikan assist manis kepada Randal Kolo Muani yang menyamakan kedudukan 3–3. Dengan umpan tersebut, Olise secara resmi menyamai rekor all-time assist Lionel Messi di ajang Piala Dunia. Stadion Wembley terdiam sejenak menyaksikan kebangkitan dramatis tim tamu.
  3. Menit ke-74: Inggris akhirnya memecah kebuntuan melalui gol bunuh diri William Saliba yang berusaha menghalau umpan tarik Marcus Rashford. Bola justru menyelinap masuk ke gawang sendiri, membawa Inggris unggul 4–3.
  4. Menit ke-89: Menjelang laga usai, Jack Grealish menambah pundi-pundi gol Inggris lewat kontra cepat. Gol kelima sekaligus memastikan kemenangan 5–3 bagi tuan rumah, merangkum dominasi total selama 90 menit penuh.

Rekor Sejarah dan Perpisahan Sang Arsitek

Pertandingan ini tidak hanya menjadi catatan manis bagi Inggris, tetapi juga menandai babak akhir era Didier Deschamps sebagai pelatih kepala Timnas Prancis. Pria berusia 56 tahun tersebut memutuskan untuk mengundurkan diri setelah 12 tahun membesut Les Bleus, meninggalkan warisan satu gelar juara dunia dan satu trofi runner-up. Dalam konferensi pers pasca-laga, Deschamps mengakui timnya terlambat bangkit meski berhasil menciptakan perlawanan sengit di paruh kedua. "Kami kehilangan terlalu banyak energi untuk mengejar ketertinggalan. Inggris bermain luar biasa di babak pertama dan kami dihukum karena kesalahan-kesalahan kecil," ujar Deschamps.

Sementara itu, Kylian Mbappé tetap menjadi sorotan utama meski timnya kalah. Striker berusia 26 tahun itu kini mencatatkan namanya sebagai pemegang rekor gol terbanyak Piala Dunia sepanjang masa. Di sisi lain, Michael Olise yang baru berusia 23 tahun membuktikan diri sebagai salah satu playmaker tersubur dengan menyamai catatan assist Messi, membuka peluang besar bagi generasi muda Prancis di masa depan.

Jelang Partai Puncak: Spanyol dan Argentina Siap Bertarung

Seluruh fokus dunia sepak bola kini beralih ke pertandingan final yang akan digelar akhir pekan ini. Timnas Spanyol berambisi menambah bintang kedua di atas jersei mereka setelah sekian lama absen dari podium tertinggi ajang empat tahunan. La Furia Roja melaju ke final dengan permainan possessi yang apik dan lini serang yang produktif sepanjang turnamen. Di sisi lain, Argentina dipimpin Lionel Messi masih memiliki misi besar untuk meraih gelar juara dunia secara berturut-turut, sebuah prestasi yang hampir mustahil di era modern namun terbuka lebar bagi sang juara bertahan. Laga pamungkas tersebut diprediksi bakal menjadi duel taktis antara dua generasi keemasan yang masing-masing mengusung gaya bermain kontras.

Keberhasilan Inggris meraih tempat ketiga memberikan suntikan moral besar bagi sepak bola negeri Britania Raya menjelang era kepelatihan baru. Sementara kekalahan Prancis menjadi pengingat bahwa transisi generasi tidak selalu berjalan mulus, meski catatan individu Mbappé dan Olise tetap akan abadi dalam lembaran sejarah.

[SOCIAL_TWEET]: Inggris hancurkan Prancis 5-3 di perebutan tempat ketiga Piala Dunia! Mbappé pecah rekor gol terbanyak, Olise samai assist Messi. 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿⚽ #WorldCup #ThreeLions [SOCIAL_TG]: 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿 Inggris 5-3 Prancis 🇫🇷 | Drama gol di perebutan tempat ketiga. Mbappé rekor gol terbanyak Piala Dunia. Olise samai assist Messi. Deschamps pamitan. Final: Spanyol vs Argentina.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User