IHSG Parkir di Zona Hijau, 537 Saham Menguat
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada perdagangan Kamis (25/6/2026), bertengger di zona hijau setelah sempat menyentuh area negatif di awal sesi. Berdasarkan lapo
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada perdagangan Kamis (25/6/2026), bertengger di zona hijau setelah sempat menyentuh area negatif di awal sesi. Berdasarkan laporan Terdepan.id dari data RTI Business, IHSG melesat 1,96% ke level 5.999,03, nyaris menembus level psikologis 6.000 yang menjadi incaran para pelaku pasar.
Perjalanan indeks hari ini diwarnai oleh pembukaan di posisi 5.864,00—sempat terjun ke zona merah—sebelum berbalik arah seiring menguatnya aksi beli. Sepanjang sesi, volume perdagangan tercatat sangat tinggi mencapai 22,34 miliar saham, dengan total nilai transaksi tembus Rp13,54 triliun. Aktivitas pasar juga tercermin dari frekuensi transaksi yang mencapai 1.698.593 kali, menandakan partisipasi masif dari investor domestik maupun asing.
Penguatan Meluas, 537 Saham Menghijau
Penguatan IHSG tidak bersifat sempit. Data menunjukkan sebanyak 537 saham berhasil mencatatkan kenaikan, mengindikasikan bahwa reli hari ini bersifat luas dan merata di berbagai sektor. Meskipun rincian sektor tidak dirilis secara detail, pola ini biasanya didukung oleh sentimen positif terhadap emiten perbankan, barang konsumsi, dan infrastruktur yang memiliki bobot besar terhadap indeks.
Level penutupan 5.999,03 hanya terpaut 0,97 poin dari batas psikologis 6.000, sebuah zona yang dalam beberapa pekan terakhir menjadi resistensi kuat. Berhasil ditutup di bawah level tersebut sekaligus mempertahankan penguatan harian hampir dua persen memberikan sinyal bahwa tekanan jual mulai mereda dan optimisme investor kembali bangkit. Analis yang dihubungi Terdepan.id menilai penguatan ini terjadi di tengah ekspektasi perbaikan data ekonomi domestik serta stabilnya sentimen global, meskipun katalis spesifik belum terkonfirmasi.
Aktivitas Perdagangan dan Prospek
Dengan nilai transaksi yang menembus Rp13,54 triliun, likuiditas pasar terpantau sangat sehat. Volatilitas sempat mewarnai sesi awal, tetapi rentang penguatan yang lebar dari level 5.864 hingga 5.999 menunjukkan dominasi pembeli yang agresif. Pelaku pasar kini mencermati apakah IHSG sanggup menembus level 6.000 pada perdagangan selanjutnya, atau justru akan kembali mengalami konsolidasi setelah reli signifikan ini.
Penguatan dengan jumlah saham menghijau yang besar ini menjadi katalis positif bagi kepercayaan diri investor, terutama setelah beberapa sesi sebelumnya diwarnai koreksi. Terdepan.id akan terus memantau perkembangan indeks dan faktor-faktor yang memengaruhinya, termasuk rilis data ekonomi terbaru dan pergerakan bursa regional yang turut menjadi acuan.
Comments (0)