Titanium Lamina Luncurkan Lumen Series, Material Glowing Inovatif

Industri material dekoratif Indonesia memasuki babak baru. Titanium Lamina, perusahaan yang selama ini dikenal lewat produk pelapis logam premium, secara r

Titanium Lamina Luncurkan Lumen Series, Material Glowing Inovatif

Industri material dekoratif Indonesia memasuki babak baru. Titanium Lamina, perusahaan yang selama ini dikenal lewat produk pelapis logam premium, secara resmi memperkenalkan Lumen Series—jajaran material glow in the dark pertama yang didedikasikan untuk interior rumah. Peluncuran yang berlangsung di Jakarta Design Week 2025 ini langsung menyedot perhatian arsitek, desainer, dan pemilik rumah yang mendambakan perpaduan antara fungsionalitas dan kejutan visual. Berdasarkan dokumen yang diterima redaksi (dok. Ist), Lumen Series diklaim mampu mengubah cara kita memandang konsep pencahayaan pasif di dalam ruang tinggal.

Mengenal Teknologi Fotoluminesen di Balik Lumen Series

Bukan sekadar cat bercahaya biasa, material Lumen Series mengandalkan teknologi fotoluminesen berbasis strontium aluminat yang tertanam dalam lapisan titanium mikro. Alhasil, permukaan ini mampu menyerap energi cahaya—baik matahari maupun lampu rumah—hanya dalam waktu 10–15 menit, lalu memancarkan sinar lembut selama 8 hingga 12 jam di kegelapan. Kadar afterglow yang tinggi ini menjadikannya pemenang dibanding material glow in the dark generasi pertama yang biasanya berbasis zinc sulfide dan cepat meredup.

Yang lebih menarik, Titanium Lamina mengintegrasikan partikel fotoluminesen tersebut ke dalam lembaran lamina yang bisa dipotong, dibentuk, dan dipasang persis seperti material pelapis konvensional. Proses produksinya melalui pengepresan suhu tinggi dan pelapisan UV coating sehingga tahan gores, lembap, dan tidak meninggalkan residu beracun. Menurut data technical sheet yang kami peroleh, semua varian Lumen Series sudah mengantongi sertifikasi SNI 01-7206-2006 untuk emisi formaldehida rendah serta lolos uji ketahanan api kelas B.

“Kami ingin menawarkan solusi estetika yang tidak hanya indah di siang hari, tetapi juga fungsional dan memukau di malam hari. Ini adalah revolusi diam-diam dalam dunia desain interior,” ujar Rina Andriani, Chief Marketing Officer Titanium Lamina, melalui keterangan tertulis (dok. Ist).

Palet Warna dan Area Aplikasi

Lumen Series hadir dalam empat pilihan warna cahaya: biru aqua, hijau mint, putih susu, dan oranye pastel. Warna-warna ini sengaja dipilih agar mudah dipadukan dengan palet interior modern minimalis maupun Japandi yang sedang naik daun. Lembaran material tersedia dalam ukuran 60 x 120 cm dengan ketebalan 0,7 mm, cukup fleksibel untuk diaplikasikan pada:

  • Dinding aksen – menciptakan titik fokus yang ‘hidup’ selepas magrib tanpa menyalakan lampu tambahan.
  • Anak tangga – solusi keamanan sekaligus dekoratif, membantu navigasi di malam hari tanpa listrik.
  • Kitchen backsplash – memberi efek dramatis saat lampu dapur diredupkan.
  • Plafon dan lis profil – menghadirkan ilusi langit malam di dalam rumah.
  • Mebel built-in – lemari atau nakas yang tepinya bersinar lembut, memudahkan pencarian barang di gelap.

Pengujian internal menunjukkan bahwa setelah 500 siklus isi ulang cahaya, intensitas glow hanya turun 7 persen. Ini berarti Lumen Series bisa bertahan lebih dari 8 tahun dalam pemakaian normal, menjadikannya investasi jangka panjang bagi pemilik rumah.

Dampak Lingkungan dan Penghematan Energi

Di tengah kenaikan tarif listrik dan kesadaran akan jejak karbon, material ini menawarkan keuntungan ganda. Dengan memaksimalkan pencahayaan pasif, sebuah rumah seluas 120 meter persegi yang menggunakan Lumen Series pada 20 persen permukaan dindingnya berpotensi mengurangi konsumsi lampu malam hingga 0,8 kWh per hari. Angka ini setara dengan penurunan emisi karbon sekitar 160 kilogram per tahun, berdasarkan faktor emisi grid Jawa-Madura-Bali. Titanium Lamina juga mengklaim bahwa proses manufaktur Lumen Series menggunakan 30 persen energi lebih rendah dibandingkan produksi material dekoratif berlapis LED.

Selain itu, berbeda dengan lampu hias yang mengandung merkuri atau komponen elektronik sekali pakai, lembaran fotoluminesen ini sepenuhnya bebas bahan berbahaya. Saat masa pakainya habis, material dapat didaur ulang bersama limbah logam non-besi tanpa prosedur khusus. “Kami ingin produk ini menjadi jawaban atas keresahan desainer yang ingin berkarya secara berkelanjutan,” tambah Rina dalam dokumen yang sama (dok. Ist).

Tanggapan Desainer dan Prediksi Pasar

Sejumlah praktisi interior menyambut baik hadirnya Lumen Series. Menurut Dian Anggraini, desainer interior yang berbasis di Bandung, material ini membuka kemungkinan desain yang semula hanya ada di hotel butik atau restoran fine dining. “Sekarang rumah tinggal pun bisa punya elemen surprise. Tangga yang menyala lembut, misalnya, memberi kesan melayang dan sangat instagramable,” ungkapnya saat ditemui di sela pameran. Dari sisi harga, Dian menilai posisi Lumen Series cukup kompetitif: sekitar Rp 340.000 per lembar untuk tipe standar, dan Rp 520.000 untuk varian dengan pola custom.

Pengamat pasar bahan bangunan dari Lembaga Riset Properti Indonesia, Andi Suryo, memperkirakan segmen material fotoluminesen akan tumbuh 15–18 persen per tahun seiring dengan tren smart home yang tidak lagi bergantung pada perangkat listrik. “Titanium Lamina masuk di momen yang tepat. Konsumen kini mencari produk yang menggabungkan teknologi, seni, dan keberlanjutan,” ujarnya. Kedepan, Titanium Lamina dikabarkan tengah menyiapkan varian Lumen Series untuk eksterior, dengan ketahanan UV yang lebih tinggi.

Ketersediaan dan Strategi Distribusi

Saat ini Lumen Series sudah bisa dipesan melalui jaringan distributor resmi Titanium Lamina di 12 kota besar, termasuk Jabodetabek, Surabaya, Medan, dan Makassar. Perusahaan juga menggandeng platform e-commerce bahan bangunan untuk memudahkan pembelian eceran. Program launching menyertakan diskon 10 persen hingga akhir kuartal serta sesi konsultasi desain gratis bagi pembelian di atas 50 lembar. Bagi Anda yang ingin merasakan langsung efek glow, Titanium Lamina membuka galeri interaktif di Alam Sutera, Tangerang, yang menampilkan berbagai skenario aplikasi dalam simulasi rumah 1:1.

Dengan kombinasi keamanan, keberlanjutan, dan nilai estetika tinggi, Lumen Series tampaknya siap menjadi primadona baru di ranah material dekoratif. Bukan tidak mungkin, beberapa tahun ke depan, kita akan terbiasa melihat dinding yang ‘bercerita’ sendiri saat lampu dimatikan.

[SOCIAL_TWEET]: Rumah makin magis tanpa tambah listrik! Titanium Lamina luncurkan Lumen Series, material glowing inovatif untuk interior. #materialglow #desaininterior #TitaniumLamina #hematenergi[SOCIAL_TG]: 🏠✨ Titanium Lamina resmi luncurkan Lumen Series: material pelapis interior yang bisa menyala dalam gelap selama 12 jam. Aman, ramah lingkungan, dan tahan lama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User