Bisnis

Tembok Beton di Gowa Roboh, Satu Teknisi Telkom Meninggal Dunia

GOWA, Terdepan.id — Sebuah insiden kecelakaan kerja tragis merenggut korban jiwa di kawasan Jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Seoran

Tembok Beton di Gowa Roboh, Satu Teknisi Telkom Meninggal Dunia

GOWA, Terdepan.id — Sebuah insiden kecelakaan kerja tragis merenggut korban jiwa di kawasan Jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Seorang teknisi dari PT Telkom Akses dilaporkan meninggal dunia di tempat, sementara tiga rekan kerjanya mengalami luka-luka usai tertimpa dinding panel beton drainase yang mendadak ambruk saat proses perbaikan jaringan kabel bawah tanah berlangsung.

Peristiwa nahas tersebut terjadi ketika para pekerja tengah melakukan perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur kabel telekomunikasi di dalam area saluran drainase. Struktur panel penahan tanah dan saluran air berbahan beton pracetak yang berada tepat di sisi area kerja tiba-tiba kehilangan kestabilan hingga roboh secara mendadak menimpa para korban yang berada di bawahnya.

Kronologi Insiden Runtuhnya Dinding Beton

Berdasarkan keterangan saksi mata dan data awal yang dihimpun di lokasi kejadian, berikut adalah urutan rangkaian peristiwa kecelakaan kerja tersebut:

  1. Pukul 09.30 WITA: Tim teknisi yang beranggotakan empat orang tiba di lokasi Jalan Tun Abdul Razak untuk memulai pekerjaan pemeliharaan kabel fiber optik di saluran drainase.
  2. Pukul 10.15 WITA: Saat teknisi mulai memasuki lubang galian dan area saluran, tanah di sekitar dinding pembatas diduga mengalami pergeseran akibat beban struktur.
  3. Pukul 10.45 WITA: Dinding panel beton drainase berbobot ratusan kilogram ambruk seketika tanpa tanda-tanda keretakan awal, langsung menimpa para pekerja di bawahnya.
  4. Pukul 11.00 WITA: Warga sekitar bersama pengguna jalan segera memberikan pertolongan pertama sebelum tim evakuasi dan kepolisian tiba di lokasi kejadian.
"Kami mendengar suara dentuman keras dari arah saluran drainase. Saat kami dekati, para pekerja sudah tertimpa material beton tebal. Warga langsung berupaya mengangkat material semampunya untuk menyelamatkan korban," ujar salah seorang saksi mata di lokasi.

Proses Evakuasi dan Penanganan Korban

Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis mengingat beratnya material beton yang menindih tubuh para korban. Warga bersama petugas penyelamat harus menggunakan alat pengungkit darurat guna mengevakuasi tubuh korban yang terjepit di celah sempit saluran air.

Pihak kepolisian dan tim medis yang tiba di lokasi segera mengevakuasi seluruh korban menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan intensif:

  • 1 Korban Meninggal Dunia: Mengalami cedera fatal pada bagian kepala dan dada akibat tertimpa langsung bongkahan panel beton utama.
  • 3 Korban Luka Berat dan Sedang: Menderita patah tulang serta trauma fisik, saat ini tengah menjalani perawatan medis intensif di RSUD Syekh Yusuf Gowa.

Penyelidikan Standar Operasional dan Keselamatan Kerja

Aparat Kepolisian Resor (Polres) Gowa langsung memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) guna mengamankan lokasi serta memulai proses olah TKP. Penyelidikan difokuskan pada kelaikan struktur tanah di area drainase serta penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) oleh pihak pelaksana proyek.

Polisi akan memeriksa saksi-saksi, penanggung jawab lapangan, serta pihak pengelola utilitas guna memastikan apakah insiden ini murni bencana struktural atau terdapat unsur kelalaian prosedur operasional standar dalam pengerjaan proyek utilitas di ruang publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fahmi-reza

Reporter MotoGP/Formula 1. Meliput balapan motor dan mobil internasional.

Comments (0)

User