Bisnis

Komisi X DPR Harap Anggaran Pendidikan 2027 Efektif, Soroti Kesejahteraan Guru

Wakil Ketua Komisi X DPR, My Esti Wijayati, menekankan pentingnya efektivitas anggaran pendidikan 2027 untuk kesejahteraan guru dan peningkatan mutu pendidikan.]]>

Komisi X DPR Harap Anggaran Pendidikan 2027 Efektif, Soroti Kesejahteraan Guru

Komisi X DPR Harap Anggaran Pendidikan 2027 Efektif, Soroti Kesejahteraan Guru

DPR RI melalui Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, olahraga, pemuda, dan parawisata menyoroti pentingnya efektivitas anggaran pendidikan pada tahun anggaran 2027. Komisi X mengharapkan alokasi dana yang lebih besar untuk pendidikan benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan para tenaga pendidik.

Dalam rapat dengar pendapat dengan pemerintah terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, Ketua Komisi X DPR RI, Ahmad Rofiq, menegaskan bahwa anggaran pendidikan harus diarahkan pada peningkatan kualitas pembelajaran dan kesejahteraan guru. Menurutnya, kesejahteraan guru merupakan fondasi utama untuk menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas.

Peran Guru sebagai Pilar Pendidikan

"Guru adalah pilar utama dalam sistem pendidikan. Jika kesejahteraan guru tidak diperhatikan, sulit bagi kita untuk mengharapkan mutu pendidikan yang meningkat," ujar Rofiq dalam rapat yang berlangsung di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (15/10/2024).

Ia menambahkan bahwa Komisi X akan terus mengawal penerapan anggaran pendidikan untuk memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan dampak positif bagi para guru dan peserta didik. Upaya ini meliputi peningkatan gaji, tunjangan, serta fasilitas kerja yang memadai bagi guru di seluruh Indonesia.

Alokasi Anggaran untuk Pendidikan 2027

Berdasarkan RAPBN 2027, anggaran untuk sektor pendidikan diperkirakan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah menargetkan alokasi sekitar 20% dari total anggaran belanja negara untuk sektor pendidikan. Namun, Komisi X menekankan bahwa kuantitas saja tidak cukup, tetapi efektivitas penggunaan anggaran menjadi kunci utama.

"Kami tidak hanya mengecek besaran anggarannya, tetapi juga bagaimana anggaran itu diimplementasikan. Kami ingin melihat bukti nyata bahwa peningkatan anggaran berdampak pada kesejahteraan guru dan mutu pembelajaran," jelas Rofiq.

Salah satu fokus utama Komisi X adalah peningkatan status guru dari fungsional menjadi profesional dengan jaminan kesejahteraan yang layak. Komisi X mendorong agar pemerintah mempercepat penyelesaian masalah guru honor yang masih banyak ditemui di daerah terpencil.

Meningkatkan Infrastruktur dan Fasilitas Pembelajaran

Selain kesejahteraan guru, Komisi X juga menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur dan fasilitas pembelajaran. Anggaran pendidikan 2027 seharusnya juga mengalokasikan dana yang memadai untuk renovasi gedung sekolah, penyediaan perabotan belajar yang layak, serta akses teknologi informasi dan komunikasi bagi peserta didik.

"Dalam era digital, akses teknologi menjadi kebutuhan dasar dalam proses pembelajaran. Kita tidak bisa membiarkan siswa di daerah terpencil kekurangan akses terhadap sumber belajar modern," ujar anggota Komisi X, Siti Churiyah Rohimah.

Ia menjelaskan bahwa Komisi X akan memastikan alokasi anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana pendidikan tersebar merata di seluruh Indonesia, khususnya di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

Monitoring dan Evaluasi yang Ketat

Untuk memastikan efektivitas penggunaan anggaran pendidikan, Komisi X berencana melakukan monitoring dan evaluasi yang ketat sepanjang tahun 2027. Tim khusus akan dibentuk untuk mengawal pelaksanaan anggaran pendidikan di tingkat pusat dan daerah.

"Kami akan melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah untuk memastikan anggaran pendidikan benar-benar tersalurkan dengan tepat sasaran. Jika ada penyimpangan, kami akan segera menindaklanjuti," tegas Rofiq.

Menanggapi harapan dari Komisi X, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Ia menjamin bahwa alokasi anggaran pendidikan 2027 akan diarahkan pada peningkatan kesejahteraan guru dan mutu pembelajaran secara keseluruhan.

"Kami bersama-sama Komisi X akan bekerja keras untuk memastikan pendidikan Indonesia semakin maju. Peningkatan anggaran pendidikan harus diimbangi dengan peningkatan kualitas dan efektivitas pelaksanaannya," kata Nadiem.

Kesimpulan

Harapan Komisi X terhadap anggaran pendidikan 2027 menunjukkan komitmen kuat DPR dalam memastikan pendidikan sebagai prioritas nasional. Dengan fokus pada kesejahteraan guru dan efektivitas penggunaan anggaran, diharapkan sistem pendidikan Indonesia dapat memberikan dampak nyata bagi generasi muda dan pembangunan bangka secara keseluruhan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User