Iran Klaim 43 Juta Orang Hadiri Pemakaman Khamenei

Iran secara mengejutkan mengklaim bahwa lebih dari 43 juta orang menghadiri rangkaian prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Angka kolosal ini diumumkan oleh media pemerintah IRNA...

Jul 12, 2026 - 09:19
0 0
Iran Klaim 43 Juta Orang Hadiri Pemakaman Khamenei

Iran secara mengejutkan mengklaim bahwa lebih dari 43 juta orang menghadiri rangkaian prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Angka kolosal ini diumumkan oleh media pemerintah IRNA pada Rabu (12/5) setelah jenazah resmi dikebumikan di Kompleks Haram Imam Reza di Mashhad. Jika dikonfirmasi, ini akan menjadi rekor partisipasi publik dalam sejarah dunia modern.

Menurut laporan, jumlah tersebut dihitung secara kumulatif sejak jenazah disemayamkan di Masjid Agung Mosalla di Tehran pada Senin pagi. Pada hari pertama saja, lebih dari 12 juta orang dikabarkan mengantre untuk memberikan penghormatan terakhir. Antrean mengular hingga lebih dari 15 kilometer, dengan banyak warga yang menunggu semalaman dalam suhu dingin.

Prosesi Udara dan Darat yang Menyatukan Bangsa

Setelah disemayamkan di Tehran, jenazah diterbangkan menggunakan pesawat kargo militer ke Qom, Isfahan, dan terakhir Mashhad. Di setiap persinggahan, puluhan juta orang turun ke jalan. Di Qom, pusat keagamaan Syiah, lebih dari 8 juta jemaah memenuhi kawasan sekitar Makam Fatimah Maksumah. Di Isfahan, lautan manusia membentang dari Lapangan Naqsh-e Jahan hingga Masjid Jami'. Di Mashhad, puncaknya, sekitar 15 juta orang memadati seluruh rute menuju Haram.

Pemerintah menggambarkan fenomena ini sebagai bukti cinta dan kesetiaan rakyat terhadap pemimpin spiritual dan politik tertinggi. Seorang pejabat Komite Pemakaman yang tidak bersedia disebut namanya mengatakan kepada televisi negara bahwa angka 43 juta diperoleh dari perhitungan citra satelit, data operator seluler, dan laporan petugas di lapangan. Ini adalah demonstrasi kekuatan nasional yang belum pernah terjadi sebelumnya, ujarnya.

Foto-Foto yang Mendominasi Media Sosial

Bersamaan dengan klaim tersebut, kantor berita resmi merilis puluhan foto panorama yang memperlihatkan kerumunan raksasa menghitamkan jalan-jalan utama. Salah satu foto paling mencolok diambil dari atas menara Masjid Mosalla: tampak manusia memenuhi seluruh lapangan hingga ke batas pandangan. Foto lain dari udara di Mashhad memperlihatkan aliran jutaan peziarah yang mengalir lambat menuju kubah emas Haram Imam Reza. Tagar #KhameneiFuneral menjadi tren global di platform X, dengan lebih dari 25 juta cuitan dalam 24 jam.

Melampaui Pemakaman Khomeini dan Tokoh Dunia

Sebagai perbandingan, pemakaman pendiri Republik Islam, Ayatollah Ruhollah Khomeini pada 1989 diperkirakan dihadiri antara 8 hingga 10 juta orang—sebuah angka yang saat itu dianggap mustahil dilampaui. Bahkan, pemakaman tokoh dunia seperti Paus Yohanes Paulus II (4 juta) atau mantan Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser (5 juta) tak mendekati klaim baru Iran ini. Dengan demikian, angka 43 juta menempatkan pemakaman Khamenei dalam kategori yang sama dengan Kumbh Mela, festival keagamaan Hindu yang bisa mengumpulkan puluhan juta orang dalam satu hari.

Keraguan dan Keterbatasan Verifikasi

Namun, sejumlah pengamat independen mempertanyakan validitas data. Pakar statistik dari Universitas Teheran yang enggan dikutip namanya mengatakan bahwa menghitung peserta secara akurat dalam kerumunan sebesar itu sangat sulit, apalagi jika perhitungan bersifat kumulatif dan mencakup orang yang sama yang berpartisipasi di lebih dari satu lokasi. Metodologi penghitungan tidak pernah diungkap secara transparan, ujarnya. Organisasi media asing yang beroperasi di Iran tidak mendapat akses penuh untuk melakukan verifikasi langsung. Beberapa analis menduga bahwa angka ini juga menjadi alat politik untuk menunjukkan kekokohan sistem setelah kematian Khamenei di tengah situasi geopolitik yang memanas.

Di sisi lain, sosiolog dari Universitas Shiraz menilai, meskipun angka pastinya mungkin dibesar-besarkan, tidak dapat dipungkiri bahwa partisipasi publik tetap masif. Meninggalnya Khamenei menandai akhir dari satu era. Bahkan mereka yang kritis terhadap pemerintahan tetap hadir sebagai bentuk ikatan emosional-keagamaan, jelasnya.

Penutupan dan Proses Suksesi

Jenazah Khamenei akhirnya dimakamkan di ruang khusus di dekat makam Imam Reza. Upacara penutupan dipimpin oleh ketua Majelis Ahli yang akan segera memulai proses pemilihan pemimpin tertinggi baru. Rakyat Iran kini menanti arah politik yang akan diambil oleh penerusnya di tengah krisis ekonomi dan tekanan internasional yang terus meningkat.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User