Dosen UIN Malang Jabat Ketua PP ISNU, Dorong Kolaborasi Riset
Malang, Terdepan.id — Dosen Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Zainal Habib, resmi mengemban amanah sebagai Ketu
Malang, Terdepan.id — Dosen Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Zainal Habib, resmi mengemban amanah sebagai Ketua Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU). Sosok yang dikenal sebagai intelektual muda berlatar belakang pesantren ini diharapkan mampu membawa ISNU menjadi motor penggerak kajian strategis dan advokasi berbasis data di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU).
Jejak Akademik dan Organisasi Zainal Habib
Zainal Habib bukan nama baru di kancah pemikiran Islam moderat. Sebelum menjabat Ketua PP ISNU, ia aktif sebagai pengajar di UIN Malang dan peneliti di sejumlah lembaga kajian keislaman. Kiprahnya di ISNU dimulai dari tingkat cabang hingga akhirnya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional beberapa waktu lalu. “Saya melihat ISNU sebagai ruang strategis untuk menyatukan disiplin ilmu sarjana NU dalam menjawab tantangan zaman,” ujar Zainal dalam sambutan perdananya.
Agenda Strategis: Riset Kolaboratif dan Digitalisasi
Di bawah kepemimpinannya, PP ISNU mencanangkan tiga pilar utama: penguatan basis data sarjana NU di seluruh Indonesia, kolaborasi riset lintas disiplin, serta percepatan digitalisasi layanan organisasi. Target ambisius ditetapkan: 50.000 anggota baru dalam dua tahun dan 100 publikasi jurnal terindeks dari komunitas ISNU di tahun pertama. “Kita ingin memastikan bahwa sarjana NU tidak hanya hadir di ruang akademik, tetapi juga terlibat dalam perumusan kebijakan publik berbasis bukti,” tegasnya.
“ISNU harus menjadi think-tank andal yang memberi solusi konkret, bukan sekadar forum silaturahmi. Data dan riset adalah kunci.” – Zainal Habib, Ketua PP ISNU 2024–2029
Perbandingan Jumlah Sarjana NU per Wilayah (Estimasi 2025)
Berikut proyeksi sebaran anggota ISNU yang menjadi dasar rencana kerja Zainal Habib:
| Wilayah | Jumlah Anggota Saat Ini | Target 2027 | % Kenaikan |
|---|---|---|---|
| Jawa Timur | 8.200 | 12.500 | +52% |
| Jawa Tengah | 5.400 | 8.200 | +51% |
| Jawa Barat | 4.700 | 7.500 | +60% |
| Sumatera | 3.100 | 5.000 | +61% |
| Kalimantan | 1.800 | 3.200 | +78% |
| Indonesia Timur | 1.200 | 2.500 | +108% |
Data ini dihimpun dari laporan internal PP ISNU dan menjadi baseline program ekspansi. Zainal menyoroti perlunya prioritas di wilayah Kalimantan dan Indonesia Timur yang selama ini minim representasi sarjana NU.
Respon Pesantren dan Kampus
Kalangan akademisi dan pesantren menyambut positif. Rektor UIN Malang menyatakan kebanggaannya, “Ini bukti bahwa kampus berkontribusi langsung pada pengembangan sumber daya insani di organisasi keagamaan.” Sementara itu, Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Jatim menekankan pentingnya sinergi antara ISNU dan pesantren dalam merancang kurikulum entrepreneurship berbasis lokal.
Langkah Awal: Roadshow Riset dan Webinar Series
Sebagai langkah konkret, Zainal Habib memulai roadshow ke universitas-universitas Islam di Pulau Jawa, mengajak para sarjana NU untuk menuangkan gagasan dalam bentuk policy paper. Seri webinar bertajuk “NU Scholars Speak” juga digelar setiap bulan dengan pembicara dari dalam dan luar negeri. “Kami ingin menciptakan ekosistem akademik yang hidup dan relevan dengan isu aktual, mulai dari perubahan iklim hingga transformasi digital,” imbuhnya.
Tantangan dan Harapan
Meski optimistis, Zainal tak menampik adanya kendala, terutama fragmentasi data dan rendahnya partisipasi sarjana di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Ia berencana meluncurkan aplikasi “ISNU Connect” agar pendataan dan komunikasi berjalan lebih efisien. “Dengan gotong royong, saya yakin target-target ini bisa tercapai. Kunci keberhasilan ISNU ada pada kesediaan kita untuk berbagi ilmu dan membangun jejaring,” tutupnya.
Dengan terpilihnya Zainal Habib, keluarga besar NU berharap Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama kian memperkokoh perannya sebagai jembatan antara tradisi pesantren dan kemajuan sains modern.
[SOCIAL_TWEET]: Dosen UIN Malang, Zainal Habib, kini pimpin PP ISNU. Targetkan 50.000 anggota baru dan ratusan riset kolaboratif untuk perkuat peran intelektual NU. #SarjanaNU #ISNU #NahdlatulUlama #UINMalang[SOCIAL_TG]: 🔴 Dosen UIN Malang, Zainal Habib, resmi jadi Ketua PP ISNU. Ia usung tiga pilar: data, riset, dan digitalisasi untuk perkuat suara sarjana NU. Cek detailnya!
Comments (0)