Achmad Donny Resmi Jabat Bendahara Umum PB SEMMI
Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) resmi menunjuk Achmad Donny sebagai Bendahara Umum yang baru. Pelantikan berlangsung dalam s
Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) resmi menunjuk Achmad Donny sebagai Bendahara Umum yang baru. Pelantikan berlangsung dalam suasana penuh khidmat di Jakarta, menandai babak baru organisasi kemahasiswaan Islam tertua di Indonesia ini. Sosok Achmad Donny selama ini dikenal sebagai aktivis muda yang konsisten mengawal isu-isu pemberdayaan ekonomi umat dan tata kelola keuangan organisasi yang transparan. Penunjukkannya diharapkan mampu memperkuat fondasi finansial PB SEMMI agar semakin mandiri dalam menjalankan misi strategisnya.
Tonggak Baru Organisasi: Pelantikan di Tengah Arus Digitalisasi
Prosesi pelantikan digelar secara sederhana, namun sarat akan nilai historis. Achmad Donny diambil sumpah di hadapan pengurus inti dan perwakilan cabang-cabang SEMMI se-Indonesia pada 16 Maret 2025. Peristiwa ini menjadi penting karena untuk pertama kalinya dalam dua dekade terakhir, PB SEMMI memilih bendahara umum dari kalangan anak muda di bawah usia 28 tahun dengan rekam jejak digital yang mumpuni.
“Saya menerima amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Fokus saya adalah membangun sistem keuangan organisasi yang modern, akuntabel, dan berbasis teknologi, agar setiap rupiah yang dipercayakan dapat memberi dampak nyata bagi pengembangan sumber daya mahasiswa muslim,” ujar Achmad Donny selepas pelantikan.
PB SEMMI sendiri tengah memasuki fase transisi menuju organisasi berbasis data. Di era di mana banyak organisasi masyarakat berjuang meraih kepercayaan publik, transparansi keuangan menjadi salah satu kunci mempertahankan kredibilitas. Achmad Donny menegaskan siap mengimplementasikan sistem pelaporan keuangan secara real-time yang bisa diakses seluruh cabang melalui portal khusus, sebuah terobosan yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
Siapa Achmad Donny? Jejak Aktivis Muda di Kancah Nasional
Nama Achmad Donny bukanlah pendatang baru di lingkaran aktivis mahasiswa. Lahir di Surabaya, ia menimba ilmu di Universitas Airlangga jurusan Akuntansi. Semasa kuliah ia aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan kemudian menjabat sebagai Ketua Cabang SEMMI Jawa Timur selama dua periode. Ketajaman analisisnya soal anggaran dan kebijakan fiskal sering kali menjadi rujukan dalam forum-forum diskusi.
Selain di SEMMI, Donny juga tercatat sebagai salah satu pendiri koperasi syariah mahasiswa yang kini sudah memiliki aset Rp2 miliar. Pengalaman lapangan inilah yang menjadi bekal berharga tatkala namanya diajukan sebagai calon bendahara umum. Para seniornya menilai Donny punya kombinasi langka: memahami idealisme organisasi sekaligus mengakar dalam praktik ekonomi kerakyatan.
Program Strategis: Modenisasi, Edukasi Finansial, dan Kemandirian Aset
Di bawah komando Achmad Donny, terdapat tiga pilar program yang akan dijalankan dalam 100 hari pertama masa jabatannya:
- Digitalisasi pencatatan keuangan: seluruh 34 cabang tingkat provinsi akan diintegrasikan dalam satu aplikasi pelaporan terpadu guna meminimalkan kebocoran dan kesalahan administrasi.
- Pendidikan literasi keuangan syariah: setiap cabang diwajibkan menyelenggarakan minimal satu pelatihan per bulan, menargetkan 5.000 mahasiswa muslim melek finansial pada akhir tahun ini.
- Optimalisasi aset dan unit usaha: inventarisasi ulang seluruh aset organisasi serta pengembangan unit usaha konveksi dan percetakan yang telah dirintis, agar PB SEMMI memiliki pendapatan mandiri di luar iuran anggota.
Target ambisius ini disambut positif oleh kalangan internal. Ketua Umum PB SEMMI, yang hadir memberikan sambutan, menegaskan bahwa kemajuan organisasi tak bisa dilepaskan dari kesehatan anggarannya. “Dengan bendahara yang punya integritas dan visi bisnis, kami optimistis SEMMI mampu menjadi lembaga kaderisasi terdepan,” katanya.
Program edukasi keuangan syariah pun menjadi titik temu antara misi organisasi dan kebutuhan zaman. Achmad Donny melihat banyak mahasiswa muslim yang terjebak pinjaman daring ilegal dan investasi bodong karena rendahnya literasi finansial. “Kami ingin SEMMI hadir sebagai solusi, bukan sekadar penonton,” imbuhnya.
Di tengah situasi ekonomi nasional yang masih dibayangi inflasi pangan dan gejolak global, organisasi kepemudaan seperti SEMMI diharapkan mampu melahirkan wirausahawan-wirausahawan muda dari kampus. Achmad Donny berkomitmen menjadikan bendahara bukan sekadar penjaga kas, tetapi juga motor penggerak ekonomi anggota.
[SOCIAL_TWEET]: Achmad Donny resmi dilantik sebagai Bendahara Umum PB SEMMI. Tiga program digitalisasi dan edukasi keuangan syariah langsung disiapkannya untuk memperkuat kemandirian finansial organisasi. Apakah ini era baru transparansi organisasi mahasiswa? #AchmadDonny #SEMMI #EkonomiSyariah[SOCIAL_TG]: 🔰 Achmad Donny, aktivis muda asal Surabaya, kini resmi menjabat Bendahara Umum @PB_SEMMI. Ia siap bawa transparansi keuangan berbasis teknologi dan edukasi #KeuanganSyariah ke ribuan mahasiswa Muslim di seluruh Indonesia. Simak profilnya!
Comments (0)