Daratan Indonesia 49 Ribu Km Persegi Terancam Hilang, Teknologi Jawabannya
Yang tinggal di pesisir mungkin belum menyadari betapa rapuhnya tanah yang mereka pijak setiap hari. Ibarat spons yang perlahan tergerus air, daratan Indonesia bisa lenyap tanpa disadari, dan ketika s...
Yang tinggal di pesisir mungkin belum menyadari betapa rapuhnya tanah yang mereka pijak setiap hari. Ibarat spons yang perlahan tergerus air, daratan Indonesia bisa lenyap tanpa disadari, dan ketika sudah hilang, tak bisa kembali. Isu ini bukan sekadar prediksi suram para ilmuwan; seorang tokoh publik, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), baru-baru ini mengangkatnya sebagai peringatan darurat. Ia menyoroti bahwa 49.206 kilometer persegi daratan Nusantara—area yang setara dengan lebih dari 40 kali luas Pulau Bali—berpotensi lenyap. Jika tidak direspons dengan serius, disrupsi ini akan mengubah peta kependudukan, mengancam infrastruktur vital, dan memicu krisis sosial-ekonomi yang masif. Dari perspektif teknologi, kita punya alat untuk mendeteksi dan bahkan mengantisipasi kepunahan daratan ini, namun implementasinya masih jauh dari ideal. Artikel ini akan membedah akar masalah, memanfaatkan inovasi machine learning untuk memantau perubahan, dan menjelajahi solusi deep tech yang bisa menjadi penyelamat jutaan warga pesisir.
Baca juga:
Comments (0)