Bisnis

Bupati Mamuju Tengah Serahkan Sertifikat Lahan untuk Sekolah Rakyat

Pemerintah Mamuju Tengah serahkan sertifikat lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Ini langkah penting dalam memperluas akses pendidikan.]]>

Bupati Mamuju Tengah Serahkan Sertifikat Lahan untuk Sekolah Rakyat

Bupati Mamuju Tengah Serahkan Sertifikat Lahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam upaya meningkatkan akses pendidikan di wilayah terpencil, Bupati Mamuju Tengah H. Andi Fahsar M. Padjalangi melakukan serah terima sertifikat tanah untuk pembangunan sekolah rakyat. Acara yang berlangsung di halaman kantor bupati pada Rabu (15/11/2023) ini dihadiri oleh perwakilan dari dinas terkait, tokoh masyarakat, serta para kepala desa se-Kabupaten Mamuju Tengah.

Langkah Strategis untuk Pendidikan Berkualitas

Bupati Mamuju Tengah menegaskan bahwa penyediaan lahan untuk pembangunan sekolah merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan berkualitas bagi masyarakat. "Pendidikan adalah fondasi utama untuk pembangunan jangka panjang. Dengan menyediakan sarana prasarana yang memadai, kita berharap dapat menurunkan angka buta huruf dan meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Mamuju Tengah," ujarnya dalam sambutannya.

Menurut bupati, program ini merupakan bagian dari komitm pemerintah daerah dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur pendidikan, khususnya di daerah terpencil yang selama ini mengalami kesulitan akses terhadap fasilitas pendidikan yang layak. "Kami berfokus pada tiga pilar utama: akses, kualitas, dan relevansi pendidikan. Dengan sertifikat tanah ini, kami berharap dapat mempercepat pembangunan sekolah yang tidak hanya memiliki gedung, tetapi juga dilengkapi dengan sarana pembelajaran yang memadai," jelasnya.

Program "Sekolah di Pintu Rumah"

Program ini merupakan inovasi pemerintah daerah yang diberi nama "Sekolah di Pintu Rumah". Konsepnya adalah membangun sekolah-sekolah kecil di setiap desa yang sebelumnya tidak memiliki akses pendidikan formal. Dengan adanya sertifikat tanah yang diserahkan, diharapkan pembangunan sekolah dapat segera dilaksanakan.

"Kami menargetkan dalam satu tahun ke depan, minimal 10 sekolah baru akan dibangun di desa-desa yang belum memiliki fasilitas pendidikan. Setiap sekolah akan memiliki minimal dua ruang kelas, perpustakaan mini, dan ruang guru. Kami juga akan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyediakan tenaga pengajar yang kompeten," terang Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju Tengah, Drs. H. Muhammad Yusuf.

Tanggapan Positif dari Masyarakat

Program ini mendapat respons positif dari masyarakat. Seorang tokoh masyarakat dari Kecamatan Tobadak, Muhammad Yusuf, mengapresiasi langkah yang diambil pemerintah daerah. "Sangat baik pemerintah memprioritaskan pendidikan. Anak-anak kami tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mencari sekolah. Dengan sekolah di dekat rumah, mereka bisa lebih fokus belajar dan tidak lagi putus sekolah karena jarak yang jauh," ujarnya.

Sementara itu, seorang guru honorer di salah satu desa terpencil, Siti Aminah, menyatakan harapannya agar program ini tidak berhenti di pembangunan fisik saja. "Kami berharap selain gedung, pemerintah juga memperhatikan kualitas pendidikan. Perlunya pelatihan untuk guru, serta penyediaan buku dan alat peraga yang memadai. Dengan begitu, pendidikan di daerah terpencil tidak kalah dengan daerah perkotaan," harapnya.

Target dan Rencana ke Depan

Menurut rencana, dalam tiga tahun ke depan, pemerintah daerah menargetkan telah membangun 50 sekolah rakyat di seluruh Kabupaten Mamuju Tengah. Angka ini disesuaikan dengan jumlah desa yang masih memiliki akses terbatas terhadap pendidikan formal.

"Selain pembangunan fisik, kami juga akan mengembangkan program pendukung seperti beasiswa untuk siswa berprestasi, pelatihan guru berkelanjutan, serta program pemberdayaan orang tua untuk terlibat dalam proses pembelajaran anak-anak. Kami percaya bahwa pendidikan yang berkualitas adalah hasil sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat," tegas Bupati Andi Fahsar.

Untuk memastik program berjalan efektif, pemerintah daerah akan membentuk tim khusus yang akan memantau pembangunan dan pelaksanaan program di tingkat desa. Tim ini akan melapor langsung kepada bupati setiap tiga bulan sekali.

Kesimpulan

Program serah terima sertifikat tanah untuk pembangunan sekolah rakyat merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mewujudkan hak setiap anak untuk mengakses pendidikan yang layak. Dengan infrastruktur yang memadai, diharapkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Mamuju Tengah dapat terus ditingkatkan, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User